0

Hasil Myanmar vs Malaysia: Harimau Malaya Bangkit dan Raih Kemenangan Comeback 2-1 di Piala AFF 2026

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Dalam laga pembuka Grup B Piala AFF 2026 yang penuh drama dan ketegangan, Tim Nasional Malaysia, yang dijuluki Harimau Malaya, berhasil mencatatkan kemenangan impresif dengan skor 2-1 atas tuan rumah Myanmar. Pertandingan yang digelar di Thuwunna Stadium, Yangon, pada Sabtu, 25 Juli 2026, sore WIB, ini menjadi saksi kebangkitan Malaysia setelah sempat tertinggal lebih dahulu. Kemenangan ini tentu menjadi modal berharga bagi skuad asuhan pelatih kepala untuk melakoni sisa pertandingan di fase grup.

Pertandingan dimulai dengan tempo cepat dari kedua tim, namun justru Myanmar yang berhasil mencuri keunggulan lebih dulu. Pada menit kesembilan, publik tuan rumah bersorak ketika Myat Kaung Khant dengan sigap memanfaatkan kemelut di depan gawang Malaysia. Bola muntah hasil pantulan yang tak terduga berhasil disambar dengan tendangan keras yang tak mampu diantisipasi oleh kiper Malaysia, membawa Myanmar unggul 1-0. Gol cepat ini memberikan suntikan moral bagi tim berjuluk Singa Asia tersebut dan membebani pertahanan Harimau Malaya.

Malaysia, yang tidak ingin mengawali turnamen dengan kekalahan, berusaha keras untuk merespons gol pembuka Myanmar. Berbagai serangan dibangun, namun pertahanan kokoh Myanmar dan sedikit keberuntungan membuat peluang mereka belum berbuah hasil. Pada menit ke-28, Harimau Malaya nyaris menyamakan kedudukan melalui skema serangan yang apik. Paulo Josue, salah satu pemain kunci Malaysia, berhasil melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti sambil terjatuh, namun sayang seribu sayang, bola hanya menghantam mistar gawang. Momen ini menjadi salah satu peluang emas yang terbuang sia-sia bagi tim tamu.

Memasuki menit-menit akhir babak pertama, tensi pertandingan sedikit meningkat. Sebuah insiden terjadi pada menit ke-42 ketika Paulo Josue kembali menjadi pusat perhatian. Ia dijatuhkan oleh bek Myanmar, Soe Moe Kyaw, di dalam kotak penalti. Para pemain Malaysia memprotes keputusan wasit yang dianggap tidak memberikan hadiah tendangan penalti. Namun, wasit tetap pada keputusannya, mengabaikan klaim dari tim tamu. Ketegangan sempat sedikit terasa di lapangan, namun para pemain berhasil menahan diri.

Myanmar hampir saja menggandakan keunggulan mereka sebelum jeda turun minum. Sebuah tembakan keras dari Win Naing Tun berhasil menghujam tiang gawang Malaysia. Peluang emas ini kembali luput, dan skor 1-0 untuk keunggulan Myanmar bertahan hingga peluit babak pertama dibunyikan. Para pemain Malaysia harus merenungkan babak pertama yang kurang efektif dalam penyelesaian akhir, meskipun beberapa kali mampu menciptakan peluang berbahaya.

Memasuki babak kedua, pelatih Malaysia tampaknya telah memberikan instruksi yang tepat kepada anak asuhnya. Harimau Malaya tampil dengan semangat baru dan intensitas serangan yang lebih tinggi. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit-menit awal paruh kedua. Berawal dari skema sepak pojok yang dieksekusi dengan cermat, bola berhasil disundul masuk oleh Paulo Josue, sang kapten, yang berdiri di posisi strategis. Gol penyeimbang ini mengubah kedudukan menjadi 1-1 dan memberikan kepercayaan diri yang besar bagi Malaysia.

Peluang untuk berbalik unggul datang pada menit ke-54 ketika wasit menunjuk titik putih. Mohamadou Sumareh, pemain lincah Malaysia, berhasil melewati kawalan bek Myanmar dan kemudian dijatuhkan oleh kapten tim tuan rumah, Nanda Kyaw, di dalam area terlarang. Keputusan penalti ini disambut baik oleh kubu Malaysia.

Paulo Josue, yang telah membuktikan ketajamannya, maju sebagai algojo. Dengan tenang dan penuh keyakinan, ia berhasil mengeksekusi tendangan penalti dengan sempurna. Bola meluncur deras ke sudut gawang yang tak mampu dijangkau oleh kiper Myanmar. Gol ini tidak hanya membawa Malaysia unggul 2-1, tetapi juga menjadi bukti mental baja para pemain Harimau Malaya yang mampu bangkit dari ketertinggalan.

Tertinggal satu gol, Myanmar berusaha keras untuk mengejar ketertinggalan di sisa waktu pertandingan. Mereka mencoba meningkatkan tempo permainan dan melancarkan serangan ke pertahanan Malaysia. Namun, lini pertahanan Malaysia yang digalang oleh para pemain bertahan yang disiplin berhasil menahan gempuran demi gempuran. Beberapa peluang yang sempat diciptakan oleh Myanmar tidak mampu dikonversi menjadi gol.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Malaysia tetap bertahan. Kemenangan comeback ini tidak hanya memberikan tiga poin penting bagi Harimau Malaya di awal turnamen, tetapi juga menunjukkan karakter dan semangat juang yang luar biasa dari tim. Para pemain Malaysia merayakan kemenangan ini dengan penuh sukacita, menyadari bahwa perjuangan mereka di Piala AFF 2026 baru saja dimulai dengan hasil yang sangat memuaskan.

Susunan Pemain:

  • Myanmar: Zin Nyi Nyi Aung; Nanda Kyaw, Hein Phyo Win, Soe Moe Kyaw, Hein Zeyar Lin; Myat Kaung Khant, Kyaw Min Oo, Than Paing; Maung Maung Lwin, Hein Htet Aung, Win Naing Tun.
  • Malaysia: Azri Ghani; Ruventhiran, Ubaidullah Fazili, Alif Ahmad, Rodney Celvin; Pavithran Gunalan, Endrick, Sergio Aguero, Mohamadou Sumareh; Syafiq Ahmad, Paulo Josue.

Kemenangan ini tentu akan menjadi suntikan motivasi yang luar biasa bagi Timnas Malaysia dalam mengarungi sisa pertandingan di Grup B Piala AFF 2026. Perjuangan mereka di turnamen ini patut untuk dinantikan oleh para pecinta sepak bola tanah air dan Asia Tenggara. Dengan semangat juang yang telah ditunjukkan, Harimau Malaya berpotensi untuk memberikan kejutan di turnamen ini. (bay/aff)