Mon 7 Sep 2026 International edition

Ulasan Gadgets dan Teknologi Terkini

Rifaiyah

PD Rifa’iyah Pati Gelar Musda Ke-7 dan Pelantikan PD AMRI 2026–2031: Memperkuat Kaderisasi dan Sinergi Organisasi

Pimpinan Daerah (PD) Rifa’iyah Kabupaten Pati sukses menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) ke-7 yang berlangsung khidmat di Gedung TPQ Nurul Furqon, Desa Tambahagung, Kecamatan Tambakromo, Pati, pada Minggu, 6 September 2026. Agenda strategis ini menjadi tonggak sejarah baru bagi organisasi Rifa’iyah di wilayah Pati, karena tidak hanya menentukan arah kepemimpinan lima tahun ke depan, tetapi juga menjadi momentum pelantikan pengurus Pimpinan Daerah Angkatan Muda Rifa’iyah (PD AMRI) Kabupaten Pati masa khidmat 2026–2031.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB ini diawali dengan suasana religius melalui pembacaan tahlil dan doa bersama. Prosesi spiritual ini dipimpin oleh K. Hamidun, yang ditujukan untuk mengenang serta mendoakan para guru, ulama, dan tokoh pendiri Rifa’iyah yang telah berpulang ke rahmatullah. Langkah ini merupakan tradisi organisasi sebagai bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi generasi penerus akan perjuangan dakwah para pendahulu dalam menebarkan ajaran Islam yang moderat dan berlandaskan pada pemikiran KH Ahmad Rifa’i.

Setelah rangkaian pembukaan dan sambutan dari ketua panitia pelaksana, acara berlanjut pada inti kegiatan, yakni prosesi pelantikan pengurus PD AMRI Kabupaten Pati periode 2026–2031. Karena Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) AMRI, Abdul Kholiq Syafi’i, berhalangan hadir secara fisik, prosesi pelantikan didelegasikan kepada Ustadz Ahmad Zahid Ali, S.T. Pelantikan ini didasarkan pada Surat Keputusan (SK) PP AMRI Nomor A.084/SK.01/PP.AMRI/IX.2026, yang ditetapkan di Batang pada 4 September 2026. SK tersebut secara resmi ditandatangani oleh Ketua Umum Abdul Kholiq, S.Pd., M.Pd., dan Sekretaris Jenderal Muhammad Nawasyarif, S.Pd.

Struktur kepengurusan PD AMRI Pati yang baru ini dirancang untuk lebih responsif terhadap tantangan zaman. Pada jajaran pelindung, terdapat sosok-sosok senior dan ulama yang menjadi pilar kebijakan, di antaranya K. Hamidun, K. Syihabuddin, KH. Ahmad Rifa’i, KH. Ali Masruri, KH. Thoha Ja’far, serta KH. Ihya’uddin. Kehadiran para tokoh ini diharapkan mampu memberikan arahan spiritual dan organisatoris bagi para pengurus muda agar tetap berada dalam koridor ajaran Rifa’iyah yang lurus.

PD Rifa’iyah Pati Gelar Musda Ke-7 dan Pelantikan PD AMRI 2026–2031

Sementara itu, Majelis Penasehat Daerah diketuai oleh Isma’il, S.P., S.H., dengan Firman Syahroni, S.Hum., sebagai sekretaris. Mereka didukung oleh anggota-anggota yang kompeten seperti M. Fathur Rohman, H. Nusrotuddin, Ahmad Zahid Ali, S.T., M. Nur Faizin, S.Pd., M. Rofi’an, dan Mulyono. Formasi ini dirancang untuk menjadi penyeimbang sekaligus pemberi masukan strategis bagi Badan Pengurus Harian dalam menjalankan roda organisasi.

Di garda depan, Badan Pengurus Harian dipimpin oleh M. Badruddin, S.Ag., sebagai Ketua. Dalam menjalankan tugas kepemimpinannya, ia didampingi oleh trio Wakil Ketua, yakni M. Rifda Jaza Al Aufa (Wakil Ketua I), M. Lutfi Nadzif, S.Pd.I. (Wakil Ketua II), dan Ulin Nuha (Wakil Ketua III). Untuk urusan administrasi, posisi Sekretaris diamanahkan kepada Yusril Ihza Mahendra dengan Harun Al Basith sebagai wakilnya. Adapun manajemen keuangan organisasi dikelola oleh M. Tahlis Aba Alwi sebagai Bendahara, dibantu Fahruddin, A.Md., Kep., sebagai Wakil Bendahara.

Kekuatan organisasi ini semakin kokoh dengan adanya berbagai biro yang disesuaikan dengan kebutuhan dakwah modern. Pembagian biro ini mencakup aspek internal, eksternal, dan keagamaan. Biro Kaderisasi dan Pengembangan Sumber Daya memegang peranan krusial untuk mencetak kader-kader militan. Di sektor pendidikan, terdapat Biro Pendidikan, Dakwah, dan Pemberdayaan Santri dan Pelajar yang fokus pada penguatan nilai-nilai edukasi di lingkungan madrasah. Tidak ketinggalan, Biro Pemberdayaan Ekonomi dan Kewirausahaan dibentuk untuk menciptakan kemandirian finansial bagi organisasi dan anggotanya.

Pada bidang eksternal, PD AMRI Pati menempatkan Biro Hubungan Organisasi Kepemudaan & Pemerintah, Biro Media dan Informasi, serta Biro Advokasi dan Lingkungan Hukum. Sinergi dengan instansi pemerintah dan pemanfaatan media digital menjadi fokus utama agar pesan-pesan dakwah Rifa’iyah dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Di bidang keagamaan, Biro Dakwah & Kajian Islam serta Biro Komunikasi, Hubungan Madrasah & Pesantren bertugas menjaga kemurnian ajaran dan merajut komunikasi antarlembaga pendidikan Rifa’iyah. Selain itu, terdapat pula Badan Koordinator Daerah (Bakorda) Barisan Amri Nusantara (Baranusa) yang dikepalai oleh Hasan Basri, dengan unit khusus seperti Protokoler & Provos yang dipimpin Hendrik Nuga Fitria, serta Unit Baranusa Lalu Lintas yang dipimpin Agus Maksum.

Setelah pembacaan susunan pengurus, seluruh anggota yang dilantik melakukan ikrar janji setia di hadapan para hadirin. Ikrar ini dipandu secara khidmat oleh Ketua PW Rifa’iyah Jawa Tengah, KH. Isrofi Mahfudz. Dalam pidatonya, KH. Isrofi menekankan pentingnya menjaga integritas, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada umat melalui organisasi. Beliau berharap kepengurusan yang baru dilantik dapat menjadi motor penggerak perubahan positif bagi masyarakat Pati, khususnya di kalangan generasi muda Rifa’iyah.

PD Rifa’iyah Pati Gelar Musda Ke-7 dan Pelantikan PD AMRI 2026–2031

Usai pelantikan, agenda berlanjut ke Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) yang bertempat di musholla kompleks TPQ Nurul Furqon. Forum ini menjadi ruang krusial bagi seluruh pengurus untuk merumuskan program kerja jangka pendek, menengah, dan panjang. Fokus utama pembahasan meliputi penguatan basis kader di tingkat kecamatan, optimalisasi media sosial untuk dakwah, hingga pemberdayaan ekonomi umat melalui UMKM berbasis komunitas Rifa’iyah.

Puncak dari rangkaian kegiatan Musda ke-7 adalah pemilihan pimpinan organisasi. Dalam proses musyawarah yang berjalan demokratis dan kekeluargaan, K. Moh Syihabuddin al Hafidz terpilih sebagai Dewan Syuro Rifa’iyah Kabupaten Pati. Sementara itu, untuk posisi Ketua Pimpinan Daerah Rifa’iyah Kabupaten Pati periode 2026–2031, forum sepakat menunjuk KH. Ahmad Rifai untuk memimpin organisasi lima tahun ke depan. Keputusan ini disambut baik oleh seluruh peserta Musda, yang menaruh harapan besar agar di bawah kepemimpinan baru ini, Rifa’iyah Pati semakin solid, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Musda ke-7 ini bukan sekadar pergantian tampuk pimpinan, melainkan langkah besar dalam konsolidasi organisasi. Dengan memadukan pengalaman para sesepuh (Dewan Syuro) dan energi kreatif dari kaum muda (PD AMRI), Rifa’iyah Pati diharapkan mampu menghadapi tantangan dakwah yang semakin kompleks di era digital. Sinergi antara kebijakan strategis di tingkat PD dan eksekusi taktis di tingkat AMRI akan menjadi kunci keberhasilan dalam merealisasikan program-program yang telah dicanangkan dalam Mukerda.

Di akhir acara, para peserta Musda menyampaikan optimisme tinggi. Mereka berkomitmen untuk membawa Rifa’iyah Kabupaten Pati sebagai organisasi yang tidak hanya mapan secara keilmuan agama, tetapi juga unggul dalam pemberdayaan sosial dan kemandirian ekonomi. Semangat "Rifa’iyah Berkemajuan" tampak jelas terpancar dari antusiasme seluruh hadirin yang hadir dari berbagai penjuru Kabupaten Pati. Agenda besar ini ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama, menandai dimulainya babak baru perjuangan Rifa’iyah Pati untuk periode 2026–2031. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan tertib, mencerminkan kedewasaan organisasi dalam berdemokrasi dan berorganisasi.

Related stories

More from Rifaiyah

View all →

Most viewed across the site