0

Geely Coolray yang Dijual di RI Buatan Malaysia?

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Geely Coolray, SUV kompak yang diproyeksikan untuk meluncur di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, telah menimbulkan pertanyaan mengenai asal-usul produksinya. Meskipun Geely memiliki fasilitas perakitan di Purwakarta, Jawa Barat, namun secara mengejutkan, unit Coolray yang akan diperkenalkan di pasar Indonesia dipastikan akan hadir dalam status impor utuh atau completely built-up (CBU). Hal ini diungkapkan secara tidak langsung oleh Constantinus Herlijoso, Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia, yang memberikan petunjuk menarik mengenai negara asal impornya.

Saat dikonfirmasi mengenai status impor dan negara asal Coolray, Constantinus Herlijoso memberikan jawaban yang terkesan diplomatis namun mengindikasikan adanya rencana impor. "Kendaraan ini sementara masih diimpor. Kita akan lihat bagaimana animo masyarakatnya bagaimana. Kalau impor dari mana, nanti lihat sendiri lah," ujar Constantinus Herlijoso saat ditemui di sela-sela kegiatan di Mandalika, Lombok. Pernyataan ini secara implisit menegaskan bahwa Coolray yang akan hadir di Indonesia bukanlah produk rakitan lokal pada tahap awal peluncurannya, melainkan akan didatangkan langsung dari negara lain.

Menariknya, Geely Coolray sejatinya adalah sebuah model global yang pertama kali dikembangkan dan diproduksi di China. Namun, kendaraan ini juga memiliki jejak produksi di luar Tiongkok, salah satunya adalah di Malaysia. Di Negeri Jiran, Geely Coolray dikenal dengan nama Proton X50, sebuah kolaborasi antara Geely dan produsen otomotif Malaysia, Proton. Adanya fakta ini menimbulkan spekulasi kuat bahwa unit Geely Coolray yang akan tiba di Indonesia kemungkinan besar merupakan produk rakitan dari pabrik di Malaysia, bukan dari fasilitas Geely di Indonesia atau langsung dari China.

Penguatan dugaan ini datang dari penemuan yang cukup signifikan. Pada salah satu unit yang diperlihatkan, tepatnya di sisi kanan jok pengemudi, tertera sebuah stiker Nomor Identifikasi Kendaraan (VIN) yang bertuliskan ‘Perusahaan Otomobil Nasional Sdn. Bhd.’. Frasa ‘Perusahaan Otomobil Nasional’ adalah nama resmi dari Proton, yang semakin memperkuat indikasi bahwa Coolray yang dipasarkan di Indonesia memang berasal dari pabrik Proton di Malaysia. Ini bukan hanya sekadar spekulasi, melainkan didukung oleh bukti fisik yang cukup meyakinkan.

Di pasar Malaysia, Geely Coolray, yang dikenal sebagai Proton X50, memang dibanderol dengan harga yang cukup premium. Harga resminya mencapai 89.800 ringgit, yang jika dikonversikan ke Rupiah setara dengan kisaran Rp 390 jutaan. Angka ini terbilang cukup tinggi untuk sebuah mobil yang masuk dalam kategori B-segment, segmen yang umumnya menawarkan harga yang lebih terjangkau. Harga premium ini kemungkinan mencerminkan spesifikasi, fitur, dan posisi pasar yang ditawarkan oleh model tersebut.

Geely Coolray yang Dijual di RI Buatan Malaysia?

Secara spesifikasi, Geely Coolray hadir dengan performa yang menjanjikan dan desain yang sporty. Model yang dihadirkan ke Indonesia diketahui merupakan varian tertinggi atau flagship. Mobil perkotaan ini mengusung tampilan yang agresif dan sporty, diperkuat dengan kombinasi warna yang dinamis, keberadaan spoiler belakang bertuliskan ‘S’, serta kaliper rem yang dicat merah. Detail-detail ini memberikan kesan mobil yang siap untuk performa tinggi dan menarik perhatian di jalan.

Dimensi Geely Coolray terbilang cukup kompak, membuatnya ideal untuk mobilitas perkotaan. Panjangnya mencapai 4.380 mm, lebarnya 1.795 mm, dan tingginya 1.608 mm. Jarak sumbu roda (wheelbase) adalah 2.600 mm, yang memberikan keseimbangan antara kelincahan dan ruang kabin yang memadai. Nuansa balap semakin terasa ketika memasuki kabin, terutama berkat kehadiran jok semi bucket yang dirancang untuk memeluk pengemudi, memberikan sensasi berkendara yang lebih terkoneksi dan aman, layaknya mobil performa.

Dari sisi performa, Geely Coolray dibekali dengan mesin yang cukup bertenaga untuk kelasnya. Mesin yang digunakan adalah unit 1.5 liter turbocharged yang mampu menghasilkan tenaga puncak 174 PS dan torsi maksimal sebesar 290 Nm. Tenaga buas ini disalurkan ke roda depan melalui transmisi otomatis 7-percepatan. Dengan konfigurasi mesin dan transmisi ini, Coolray diklaim mampu mencapai kecepatan maksimum hingga 200 km/jam, menunjukkan kapabilitas performa yang impresif.

Aspek keselamatan menjadi salah satu poin penting yang ditawarkan oleh Geely Coolray. Pabrikan membekalinya dengan teknologi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang komprehensif. Sistem ADAS ini mencakup berbagai fitur keselamatan aktif, seperti cruise control, automatic emergency braking (AEB) untuk pengereman darurat otomatis, lane departure warning (LDW) untuk peringatan keluar jalur, forward collision warning (FCW) untuk peringatan tabrakan depan, lane keeping assist (LKA) untuk menjaga kendaraan tetap di jalurnya, intelligent high beam control untuk pengaturan lampu jauh cerdas, traffic sign recognition (TSR) untuk pengenalan rambu lalu lintas, speed limit assist untuk pengaturan batas kecepatan, traffic jam assist untuk membantu saat berkendara di kemacetan, dan integrated cruise assist untuk fungsi cruise control terintegrasi. Kelengkapan fitur ADAS ini memberikan rasa aman ekstra bagi pengemudi dan penumpang.

Selain fitur keselamatan, Geely Coolray juga menawarkan berbagai fitur hiburan dan kenyamanan yang modern. Sistem hiburan di dalam kabin didukung oleh berbagai teknologi terkini, termasuk sistem smart keyless entry untuk akses tanpa kunci, kluster instrumen digital berukuran 8.8 inci yang memberikan informasi berkendara secara jelas, serta layar sentuh hiburan berukuran besar 14.6 inci yang menjadi pusat kendali berbagai fungsi. Fitur konektivitas seperti Apple CarPlay dan Android Auto juga hadir untuk memudahkan integrasi smartphone. Selain itu, fitur wireless charging juga tersedia untuk kemudahan pengisian daya perangkat elektronik tanpa kabel. Berbagai fitur hiburan dan kenyamanan ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman berkendara dan membuat perjalanan menjadi lebih menyenangkan.

Keputusan Geely untuk mendatangkan Coolray dalam status CBU dari Malaysia, kemungkinan besar, didasarkan pada berbagai pertimbangan strategis. Salah satunya mungkin adalah untuk mempercepat waktu peluncuran di pasar Indonesia sembari menunggu kesiapan fasilitas perakitan lokal untuk model ini. Selain itu, penggunaan unit rakitan Malaysia bisa jadi merupakan upaya untuk menjaga konsistensi kualitas dan spesifikasi yang telah teruji di pasar lain. Namun, status impor ini juga berpotensi mempengaruhi harga akhir yang akan diterima konsumen di Indonesia, mengingat adanya biaya logistik, bea masuk, dan faktor lainnya yang biasanya menyertai produk impor.

Geely Coolray yang Dijual di RI Buatan Malaysia?

Meskipun terkesan bungkam mengenai negara pengimpor, bukti fisik stiker VIN yang menunjukkan ‘Perusahaan Otomobil Nasional Sdn. Bhd.’ sangat kuat mengarah pada Malaysia sebagai negara asal Geely Coolray yang akan dijual di Indonesia. Ini menjadi poin menarik yang patut dicermati oleh para calon konsumen dan pemerhati otomotif di Tanah Air. Peluncuran di GIIAS 2026 nanti diharapkan akan memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai harga, varian yang tersedia, serta strategi jangka panjang Geely di pasar Indonesia, termasuk potensi lokal assembly di masa mendatang.

Perlu dicatat bahwa kolaborasi antara Geely dan Proton bukan hal baru. Geely memiliki saham mayoritas di Proton, yang memungkinkan transfer teknologi dan platform kendaraan antar kedua merek. Proton X50, yang merupakan saudara kembar dari Geely Coolray, telah sukses di pasar Malaysia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Kehadiran Coolray di Indonesia sebagai CBU dari Malaysia bisa jadi merupakan langkah awal untuk mengukur respons pasar terhadap produk Geely yang lebih modern dan sporty. Jika animo masyarakat tinggi, bukan tidak mungkin Geely akan mempertimbangkan untuk memproduksi Coolray secara lokal di fasilitas mereka di Purwakarta di masa mendatang.

Spekulasi mengenai asal negara impor ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana harga Geely Coolray akan diposisikan di pasar Indonesia. Mengingat statusnya sebagai produk CBU dan banderolnya di Malaysia yang tergolong premium, konsumen Indonesia bisa jadi harus merogoh kocek lebih dalam dibandingkan jika mobil tersebut dirakit lokal. Namun, dengan spesifikasi yang ditawarkan, termasuk mesin turbo yang bertenaga dan kelengkapan fitur ADAS, Geely Coolray berpotensi menjadi pesaing kuat di segmen SUV kompak yang semakin ramai.

Kehadiran Geely Coolray di GIIAS 2026 akan menjadi momen penting untuk melihat bagaimana strategi Geely Auto Indonesia dalam memperkenalkan produk baru mereka. Informasi lebih detail mengenai harga, varian, dan rencana produksi lokal diharapkan akan diungkapkan pada ajang pameran tersebut. Dengan segala keunggulannya, baik dari segi performa, desain, maupun teknologi, Geely Coolray memiliki potensi untuk menarik perhatian konsumen Indonesia yang mencari SUV kompak dengan karakter sporty dan fitur modern. Namun, faktor harga dan ketersediaan suku cadang nantinya akan menjadi pertimbangan krusial bagi konsumen dalam mengambil keputusan pembelian.