0

Sejarah Terukir! Bigetron Juara MPL ID S17, Menang Telak dari Onic.

Share

Jakarta – Gelar juara Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia (MPL ID) S17 kini resmi menjadi milik Bigetron by Vitality, menandai sebuah era baru dominasi di kancah esports Mobile Legends Tanah Air. Tim berjuluk "Robot Merah" ini berhasil mengukir sejarah setelah mengalahkan rival abadi mereka, Onic Esports, dalam duel Grand Final yang sangat dinantikan. Pertandingan puncak ini berlangsung di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, sebuah arena megah yang menjadi saksi bisu lahirnya juara baru. Bigetron by Vitality meraih kemenangan telak dengan skor akhir 4-1, sebuah performa yang menunjukkan superioritas strategi dan eksekusi mereka di hadapan puluhan ribu pasang mata yang memadati venue serta jutaan penonton daring.

Kemenangan Bigetron ini bukan sekadar raihan trofi semata, melainkan sebuah deklarasi kekuatan yang telah mereka bangun sepanjang musim. Sejak awal turnamen, Bigetron by Vitality telah menunjukkan potensi besar, namun di babak Grand Final lah mereka benar-benar meledak. Pertarungan melawan Onic Esports, tim yang dikenal dengan julukan "Sang Raja Langit" dan memiliki sejarah panjang dominasi, selalu menjadi sorotan utama. Ekspektasi publik sangat tinggi, mengingat rivalitas klasik antara kedua tim yang kerap menyajikan pertandingan-pertandingan sengit dan penuh drama. Namun, kali ini, Bigetron tampil dengan performa di atas rata-rata, seolah tak memberikan celah sedikit pun bagi Onic untuk mengembangkan permainannya.

Dominasi Bigetron terlihat jelas dari skor 4-1. Setiap game yang dimenangkan Bigetron menunjukkan penguasaan meta, draft hero yang cerdik, serta makro dan mikro play yang nyaris sempurna. Dari pemilihan hero yang out-of-the-box hingga teamfight krusial yang selalu berhasil dimenangkan, Bigetron by Vitality membuktikan bahwa mereka adalah tim terbaik musim ini. Meskipun Onic sempat mencuri satu game, hal itu tidak cukup untuk menggoyahkan mental dan fokus para pemain Bigetron. Mereka segera bangkit dan menutup pertandingan dengan performa yang meyakinkan, membuat sorak sorai pendukung Robot Merah menggema di seluruh Velodrome.

Selain mengamankan gelar juara MPL ID S17 yang prestisius, Bigetron by Vitality juga berhak atas bagian terbesar dari total hadiah uang tunai yang ditawarkan. Berdasarkan laporan dari Liquipedia, total hadiah uang tunai untuk kompetisi Mobile Legends musim ini mencapai angka fantastis, yaitu Rp 4.860.000.000 (empat miliar delapan ratus enam puluh juta rupiah). Sebagai jawara, Bigetron mengantongi apresiasi finansial mencapai Rp 1.000.000.000 (satu miliar rupiah), sebuah jumlah yang signifikan dan menjadi pengakuan atas kerja keras serta dedikasi mereka. Sementara itu, Onic Esports, sebagai runner-up, juga tidak pulang dengan tangan kosong, mereka berhak atas uang tunai senilai Rp 560.000.000 (lima ratus enam puluh juta rupiah).

Penghargaan individu juga turut diberikan, dengan gelar Final Most Valuable Player (MVP) yang secara mutlak didapatkan oleh Moreno, kapten Bigetron by Vitality. Moreno menunjukkan kepemimpinan yang luar biasa dan performa individu yang konsisten sepanjang Grand Final. Keputusan-keputusan krusialnya dalam pertandingan, kemampuan mekaniknya yang tinggi, serta kemampuannya untuk mengkoordinasikan tim di bawah tekanan, menjadikannya pilar utama kemenangan Bigetron. Gelar MVP ini menjadi bukti nyata kontribusi tak ternilai Moreno bagi timnya.

Perjalanan MPL ID S17 sendiri telah berlangsung cukup panjang dan penuh intrik, dimulai dari Reguler Season pada 27 Maret hingga 24 Mei 2026, dilanjutkan dengan babak Playoff pada 10-14 Juni 2026. Selama Reguler Season, persaingan sangat ketat, dengan setiap tim berjuang untuk mendapatkan posisi terbaik agar bisa melaju ke Playoff.

Struktur hadiah uang tunai di MPL ID S17 juga dirancang untuk mengapresiasi setiap kemenangan yang diraih tim sepanjang Reguler Season. Setiap tim yang berhasil menang dengan skor 2-0, 2-1, atau bahkan yang kalah dengan skor tipis 1-2, mendapatkan porsi hadiah uang tunai yang berbeda. Ini menciptakan insentif bagi setiap tim untuk memberikan performa terbaik di setiap pertandingan, tidak hanya untuk poin klasemen tetapi juga untuk keuntungan finansial langsung. Selain itu, ada juga apresiasi Team Participation per Week senilai Rp 14.000.000, yang memastikan bahwa setiap tim yang berpartisipasi mendapatkan dukungan finansial mingguan, membantu operasional dan pengembangan tim. Sistem hadiah yang komprehensif ini menunjukkan komitmen MPL ID untuk mendukung ekosistem esports yang berkelanjutan dan profesional.

Namun, selain hadiah uang tunai yang menggiurkan, Bigetron by Vitality dan Onic Esports sebagai dua finalis MPL ID S17 berhasil mengamankan sesuatu yang jauh lebih besar: tiket menuju Mobile Legends: Bang Bang Mid Season Cup (MSC) 2026. Turnamen ini bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan rangkaian penting dari Esports World Cup (EWC) 2026, sebuah mega turnamen global yang disokong oleh Esports World Cup Foundation.

MSC 2026 akan menjadi panggung di mana Bigetron dan Onic akan membawa nama baik Indonesia untuk berhadapan dengan tim-tim terbaik Mobile Legends dari seluruh penjuru dunia. Kejuaraan dunia ini dijadwalkan akan digelar di Paris Expo Porte de Versailles, Paris, Prancis, sebuah lokasi ikonik yang akan menambah kemegahan acara. MSC 2026 akan diawali dengan babak Wild Card dan diakhiri dengan Grand Final yang mendebarkan, berlangsung mulai 1 Juli hingga 1 Agustus 2026.

Skala MSC 2026 jauh melampaui kompetisi regional. Total hadiah yang ditawarkan untuk MSC 2026 mencapai angka USD 3.000.000 (tiga juta dolar Amerika Serikat), atau setara dengan sekitar Rp 53.300.000.000 (lima puluh tiga miliar tiga ratus juta rupiah) dengan kurs saat ini. Angka ini menunjukkan betapa bergengsinya turnamen ini dan betapa besarnya peluang bagi Bigetron dan Onic untuk tidak hanya meraih kejayaan internasional tetapi juga apresiasi finansial yang luar biasa.

Bagi Bigetron by Vitality, kemenangan di MPL ID S17 adalah puncak dari penantian panjang dan kerja keras. Ini adalah momen untuk merayakan, namun juga saat untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang lebih besar di Paris. Mereka akan menghadapi gaya bermain yang berbeda, strategi yang lebih kompleks, dan tekanan yang jauh lebih intens di panggung dunia. Sementara itu, bagi Onic Esports, meskipun kekalahan di Grand Final MPL ID S17 terasa pahit, mereka memiliki kesempatan untuk membalas dendam dan membuktikan diri di kancah internasional. Pengalaman sebagai runner-up akan menjadi pelajaran berharga yang akan mereka bawa ke MSC 2026.

Partisipasi Bigetron dan Onic di MSC 2026 bukan hanya tentang dua tim, melainkan representasi dari kekuatan esports Mobile Legends Indonesia di mata dunia. Jutaan penggemar akan menantikan penampilan mereka, berharap kedua tim dapat membawa pulang trofi juara dunia ke Tanah Air. Kemenangan Bigetron di MPL ID S17 telah mengukir sejarah, dan kini mata dunia akan tertuju pada mereka saat mereka melangkah ke panggung global di Paris, siap untuk menciptakan sejarah baru di Esports World Cup 2026.

(hps/hps)