BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Aktris senior Diah Permatasari terus memukau publik dengan penampilannya yang bugar dan awet muda, meski kini telah menginjak usia 55 tahun. Bintang sinetron legendaris "Si Manis Jembatan Ancol" ini secara tegas menegaskan bahwa kecantikan yang dimilikinya merupakan hasil dari proses alami, tanpa perlu melalui prosedur medis ekstrem yang dapat mengubah bentuk wajahnya secara drastis. Diah Permatasari mengungkapkan bahwa ia tidak memiliki anggaran khusus setiap bulannya untuk perawatan kecantikan di klinik-klinik mahal. Perawatan wajah yang ia jalani pun bersifat situasional, hanya melakukan facial jika kulitnya benar-benar terasa membutuhkan. "Aku tidak ada budget khusus. Kalau memang sudah butuh facial baru berangkat, kalau tidak ya tidak. Aku juga tidak mengikuti tren tarik benang atau operasi plastik," ungkap Diah Permatasari saat ditemui di Studio Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, pada hari Minggu, 31 Mei 2026.
Keputusan Diah Permatasari untuk memprioritaskan kecantikan alami juga didukung penuh oleh sang suami. Ia merasa bahwa selama penampilannya masih dianggap baik secara alami, sebagai seorang ibu dari dua orang anak, ia tidak perlu mengambil langkah medis yang berpotensi mengubah bentuk wajahnya secara signifikan. "Selama suamiku bilang masih oke, ya sudah. Masih natural," ujarnya dengan senyum. Keyakinan Diah Permatasari terhadap keindahan alami bukan tanpa alasan. Ia percaya bahwa kunci utama dari penampilannya yang tetap prima adalah pengelolaan kesehatan mental yang baik dan gaya hidup sehat secara keseluruhan. Ia sangat menekankan pentingnya menjaga perasaan agar selalu merasa bahagia, serta konsisten dalam berolahraga sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi kesehatan dan vitalitas tubuhnya. "Selalu berusaha untuk happy, olahraga, dan jadi diri sendiri. Anak-anak ini juga yang bikin aku selalu merasa muda dan bahagia," terangnya, membagikan filosofi hidupnya yang sederhana namun penuh makna.
Kebiasaan positif yang dipegang teguh oleh Diah Permatasari ini ternyata juga menular kepada anak-anaknya. Marco, putra bungsunya, mengungkapkan bahwa ibunya seringkali melibatkan mereka dalam berbagai aktivitas sehari-hari yang menyehatkan. "Iya, kita kadang sering nge-gym bareng sampai makan bareng," beber Marco, menunjukkan bagaimana nilai-nilai kesehatan dan kebersamaan tertanam dalam keluarga mereka. Komitmen Diah Permatasari terhadap penampilan alami dan gaya hidup sehat ini menjadi inspirasi bagi banyak wanita, membuktikan bahwa kecantikan sejati tidak harus dicapai melalui intervensi medis yang drastis, melainkan melalui perawatan diri yang konsisten, kebahagiaan batin, dan dukungan keluarga.
Lebih jauh, Diah Permatasari juga berbagi pandangannya mengenai persepsi masyarakat terhadap kecantikan di usia senja. Ia menyadari bahwa di era modern ini, banyak wanita tergoda untuk mengikuti tren kecantikan instan, seperti operasi plastik dan tarik benang, demi mengejar penampilan yang terlihat lebih muda. Namun, ia memilih jalan yang berbeda, yaitu merangkul perubahan alami yang datang seiring bertambahnya usia. Baginya, garis halus di wajah atau perubahan kecil lainnya adalah bukti dari perjalanan hidup yang telah dilalui, sebuah cerita yang patut dihargai. "Setiap orang punya pilihan, dan pilihan saya adalah tetap menjadi diri sendiri. Saya tidak ingin mengubah ciptaan Tuhan secara drastis," tegasnya.
Pendekatan Diah Permatasari terhadap kecantikan juga mencakup aspek perawatan kulit yang lebih mendasar. Selain facial sesekali, ia mengaku rutin membersihkan wajah dan menggunakan pelembap yang sesuai dengan jenis kulitnya. Ia juga sangat memperhatikan asupan nutrisi, mengonsumsi banyak buah-buahan dan sayuran, serta minum air putih yang cukup. Hal ini, menurutnya, sangat berpengaruh pada kesehatan kulit dari dalam. "Kulit yang sehat berasal dari tubuh yang sehat. Jadi, apa yang kita makan itu penting sekali," jelasnya.
Dalam konteks gaya hidup sehat, Diah Permatasari tidak hanya berfokus pada olahraga fisik, tetapi juga pada keseimbangan emosional. Ia mengakui bahwa menjaga pikiran tetap positif dan terhindar dari stres berlebihan adalah kunci utama untuk menjaga keceriaan dan energi. "Kalau kita bahagia, itu terpancar dari luar. Lingkungan yang positif, teman-teman yang baik, dan tentu saja, dukungan keluarga, itu semua membantu," katanya. Ia juga seringkali menemukan kebahagiaan dalam aktivitas sederhana, seperti berkumpul dengan keluarga, menonton film, atau sekadar menikmati secangkir teh di sore hari.
Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan perubahan pandangannya di masa depan, Diah Permatasari tetap teguh pada prinsipnya. Ia berujar bahwa selama ia merasa nyaman dan percaya diri dengan penampilannya, ia tidak akan tergoda untuk melakukan prosedur yang berisiko. "Mungkin nanti, kalau ada sesuatu yang benar-benar mengganggu dan tidak bisa diatasi dengan cara alami, saya akan memikirkannya. Tapi untuk saat ini, saya sangat bahagia dengan apa yang saya miliki," ungkapnya. Ia juga berharap agar lebih banyak wanita dapat menemukan kepercayaan diri mereka sendiri dan tidak merasa tertekan untuk mengikuti standar kecantikan yang seringkali tidak realistis.
Lebih lanjut, Diah Permatasari menyadari bahwa usia 55 tahun adalah fase kehidupan yang penuh dengan pengalaman dan kebijaksanaan. Ia melihat masa ini sebagai kesempatan untuk lebih menikmati hidup dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Ia aktif dalam beberapa kegiatan sosial dan seringkali menjadi narasumber untuk berbagi pengalaman hidupnya, terutama kepada kaum muda. "Saya ingin menunjukkan bahwa usia hanyalah angka. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjalani hidup ini dengan penuh semangat dan rasa syukur," katanya.
Kehidupan pribadi Diah Permatasari yang harmonis dengan suami dan anak-anaknya juga menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga penampilannya yang awet muda. Hubungan yang erat dan saling mendukung menciptakan lingkungan yang positif dan penuh cinta, yang secara tidak langsung berkontribusi pada kesejahteraan emosional dan fisik. "Keluarga adalah segalanya. Mereka adalah sumber kekuatan dan kebahagiaan saya," ucapnya dengan tulus. Ia selalu berusaha meluangkan waktu berkualitas bersama anak-anaknya, meskipun kesibukannya sebagai aktris.
Sebagai penutup, Diah Permatasari berpesan kepada para penggemarnya dan masyarakat luas agar selalu mencintai diri sendiri dan merawat tubuh serta pikiran dengan baik. Ia meyakini bahwa kecantikan sejati berasal dari dalam diri, yang tercermin dari kebaikan hati, kepositifan, dan kesehatan secara keseluruhan. "Jadilah diri sendiri, cintai dirimu, dan jalani hidup dengan bahagia. Itu adalah resep awet muda yang paling ampuh," pungkasnya. Dengan prinsip yang kuat dan gaya hidup yang seimbang, Diah Permatasari terus membuktikan bahwa usia bukanlah halangan untuk tetap tampil memukau dan menginspirasi.

