BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – PT Jetour Sales Indonesia secara resmi memperkenalkan mobil hybrid pertamanya di pasar otomotif Tanah Air, yaitu Jetour T1 i-DM. SUV bergaya boxy ini menjadi model terbaru dari Jetour yang mengadopsi teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), yang oleh Jetour disebut sebagai Intelligent Dual Mode (i-DM). Peluncuran T1 i-DM ini menandai sebuah langkah strategis Jetour dalam upaya memperluas lini produk elektrifikasinya di Indonesia, seiring dengan tren global yang semakin mengarah pada kendaraan ramah lingkungan. Sebelumnya, Jetour lebih dikenal melalui lini SUV konvensionalnya yang menawarkan desain modern dengan harga yang kompetitif.
Secara global, Jetour T1 telah membuktikan popularitasnya dengan mencatatkan penjualan impresif mencapai 169.000 unit di berbagai belahan dunia, mulai dari Timur Tengah, Amerika Selatan, hingga Asia. Kehadiran varian T1 i-DM di Indonesia diharapkan mampu memperkuat posisi Jetour di segmen SUV hybrid yang kini semakin ramai dan diminati oleh konsumen Indonesia. Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch. Ranggy Radiansyah, dalam keterangannya di Tangerang, Rabu (3/6/2026), menyoroti tingginya minat masyarakat terhadap elektrifikasi. Namun, ia juga mengakui adanya kekhawatiran yang masih menyelimuti sebagian konsumen terkait aspek jarak tempuh, ketersediaan infrastruktur pengisian daya, serta fleksibilitas penggunaan kendaraan elektrifikasi dalam aktivitas sehari-hari.
"Saat ini, pasar otomotif Indonesia tengah berada dalam fase transisi menuju elektrifikasi penuh. Konsumen membutuhkan kendaraan yang tidak hanya efisien dan nyaman digunakan, tetapi juga mampu memberikan pengalaman berkendara yang optimal serta tetap fleksibel untuk perjalanan jarak jauh," ujar Ranggy. Ia menambahkan bahwa teknologi i-DM yang diusung oleh Jetour T1 menjadi titik awal pengembangan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut. Jetour menghadirkan teknologi hybrid dengan cara kerja yang adaptif terhadap berbagai kondisi perjalanan, sehingga pengguna tidak perlu repot menyesuaikan diri dengan teknologi yang ada. Sebaliknya, teknologi inilah yang akan menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan preferensi pengguna. Pendekatan ini diharapkan dapat mempermudah adopsi kendaraan hybrid di kalangan masyarakat luas.
Dari sisi desain, Jetour T1 hadir dengan karakter SUV yang tegas dan berotot, menonjolkan estetika boxy yang khas. Tampilannya sekilas mengingatkan pada Jetour T2, namun dengan perbedaan mencolok pada absennya ban serep yang terpasang di bagian belakang, memberikan kesan yang lebih simpel namun tetap gagah dan proporsional. Desain ini memberikan nuansa petualangan yang kuat, namun tetap mempertahankan kepraktisan untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan.
Kesan modern pada Jetour T1 diperkuat oleh garis bodi yang mengotak, penggunaan overfender yang besar, serta detail lampu-lampu bergaya futuristis. Kombinasi elemen desain ini menjadikan Jetour T1 sebagai pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan kendaraan dengan gaya petualang yang kuat, namun tetap nyaman dan fungsional untuk mobilitas harian di perkotaan. SUV ini dirancang untuk menarik segmen konsumen yang aktif dan dinamis, yang menghargai kombinasi antara performa, gaya, dan kepraktisan.

Di sektor dapur pacu, Jetour T1 i-DM dibekali dengan mesin berkapasitas 1.500 cc yang dipadukan dengan transmisi hybrid dedicated hybrid transmission (DHT) dan baterai jenis Lithium Ferro Phosphate (LFP). Kombinasi teknologi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar secara signifikan, tetapi juga untuk menghasilkan performa yang lebih responsif dan bertenaga. Mesin konvensional pada T1 i-DM mampu menghasilkan tenaga puncak sebesar 136 PS pada putaran mesin 5.200 rpm, dengan torsi maksimal mencapai 220 Nm pada 2.500 rpm. Sementara itu, motor listriknya diklaim mampu menyuplai tenaga sebesar 204 PS dengan torsi puncak mencapai 310 Nm, memberikan dorongan instan yang dibutuhkan saat akselerasi maupun saat berkendara dalam kondisi lalu lintas yang padat.
Salah satu keunggulan utama yang ditawarkan oleh Jetour T1 i-DM adalah klaim jarak tempuhnya yang sangat impresif. Dengan tangki bahan bakar yang terisi penuh dan baterai yang terisi daya, mobil ini diklaim mampu menjelajah hingga 1.200 kilometer. Jarak tempuh yang luar biasa ini menjadikan T1 i-DM sebagai pilihan yang sangat cocok bagi konsumen yang sering melakukan perjalanan jarak jauh, tanpa perlu khawatir akan seringnya melakukan pengisian bahan bakar maupun daya baterai. Fleksibilitas ini sangat krusial bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi atau yang tinggal di daerah dengan infrastruktur pengisian daya yang belum merata. Jarak tempuh yang panjang ini juga mengurangi range anxiety yang sering menjadi kekhawatiran bagi pengguna kendaraan elektrifikasi.
Selain varian hybrid i-DM, Jetour juga menawarkan Jetour T1 dalam varian mesin bensin turbo dengan teknologi Gasoline Direct Injection (TGDI). Varian mesin konvensional ini juga memiliki kapasitas 1.500 cc, namun dengan konfigurasi yang berbeda. Mesin bensin turbo ini mampu menghasilkan tenaga yang lebih besar, yaitu 170 PS pada putaran mesin 5.500 rpm, serta torsi maksimal sebesar 270 Nm yang tersedia dalam rentang putaran mesin 2.000 hingga 3.500 rpm. Varian ini menjadi pilihan bagi konsumen yang masih menginginkan performa bensin konvensional dengan efisiensi yang lebih baik berkat teknologi turbo dan TGDI.
Untuk banderol harganya, Jetour T1 i-DM dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp 558 juta. Sementara itu, varian Jetour T1 dengan mesin konvensional dijual dengan harga yang lebih terjangkau, yaitu Rp 408 juta. Menariknya, Jetour memberikan penawaran harga spesial untuk 500 konsumen pertama yang melakukan pembelian. Dalam program khusus ini, Jetour T1 i-DM ditawarkan dengan harga Rp 538 juta, atau selisih Rp 20 juta lebih murah dari harga normal. Sedangkan untuk Jetour T1 versi konvensional, harga spesialnya adalah Rp 388 juta, yang juga menawarkan penghematan sebesar Rp 20 juta. Penawaran harga spesial ini diharapkan dapat mendorong minat konsumen untuk segera melakukan pemesanan dan menjadi bagian dari pengguna awal Jetour T1 di Indonesia, baik dalam varian hybrid maupun konvensional.
Peluncuran Jetour T1 i-DM ini menegaskan komitmen Jetour untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar otomotif Indonesia yang terus berkembang, khususnya dalam hal elektrifikasi. Dengan menawarkan kombinasi desain yang menarik, teknologi hybrid yang canggih, performa yang memadai, serta jarak tempuh yang luar biasa, Jetour T1 i-DM diposisikan sebagai pesaing kuat di segmen SUV hybrid yang semakin kompetitif. Keberadaan Jetour T1 i-DM juga menjadi sinyal positif bagi konsumen Indonesia yang mencari alternatif kendaraan yang lebih ramah lingkungan tanpa mengorbankan fungsionalitas dan fleksibilitas penggunaan. Perlu dicatat bahwa tanggal peluncuran yang disebutkan dalam berita adalah 3 Juni 2026, yang merupakan informasi hipotetis untuk tujuan penulisan berita yang diperkaya.

