0

Safari Silaturahim di Semarang: Ketum PP AMRI Abdul Kholiq Serukan Penguatan Ukhuwah dan Konsolidasi Strategis Kader Rifa’iyah

Share

Ketua Umum Pengurus Pusat Angkatan Muda Rifa’iyah (PP AMRI), Abdul Kholiq, M.Pd., melakukan kunjungan kerja dalam agenda safari silaturahim ke Pengurus Daerah (PD) AMRI Kota Semarang pada Selasa malam, 14 April 2026. Pertemuan yang berlangsung khidmat di kediaman salah satu tokoh muda Rifa’iyah, rekan Hasyim, di kawasan Kebun Taman, Desa Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang ini menjadi momentum krusial untuk mempererat ikatan emosional dan menyelaraskan langkah perjuangan organisasi di tingkat akar rumput.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 21.00 WIB tersebut dihadiri oleh sekitar 40 peserta yang terdiri dari jajaran pengurus harian PD AMRI Kota Semarang, para tokoh masyarakat Rifa’iyah, serta kader-kader muda yang memiliki komitmen kuat terhadap visi organisasi. Kehadiran Ketua PD AMRI Kota Semarang, Isbah, M.Pd., bersama rekan Hasyim selaku tuan rumah yang juga dikenal sebagai pengusaha muda inspiratif di wilayah tersebut, menambah bobot diskusi dalam pertemuan yang penuh dengan nilai kekeluargaan tersebut.

Dalam arahannya, Abdul Kholiq menekankan bahwa esensi dari sebuah organisasi keagamaan dan kepemudaan seperti AMRI tidak hanya bertumpu pada formalitas administratif atau deretan program kerja semata. Lebih dari itu, kekuatan utama AMRI terletak pada soliditas ukhuwah atau persaudaraan yang tulus antarjamaah. Baginya, tanpa fondasi persaudaraan yang kuat, setiap program strategis yang disusun akan kehilangan ruhnya.

“Rifa’iyah adalah aset umat yang harus kita jaga bersama dengan sepenuh hati. Kunci utama dalam menjaga eksistensi dan marwah organisasi ini adalah dengan terus mempererat tali silaturahim. Kita harus memastikan bahwa kekompakan di antara pengurus dan kader tetap terjaga, karena dari kekompakan itulah kekuatan kolektif kita lahir untuk mengemban amanah dakwah yang lebih besar,” ujar Abdul Kholiq dalam sambutannya.

Safari Silaturahim di Semarang, Ketum PP AMRI Ajak Perkuat Ukhuwah Warga Rifa’iyah

Pertemuan tersebut juga menjadi ruang dialog untuk membedah berbagai tantangan kebangsaan dan tantangan dakwah yang dihadapi oleh pemuda Rifa’iyah di era disrupsi saat ini. Abdul Kholiq memaparkan sejumlah agenda strategis PP AMRI yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Program-program tersebut dirancang untuk mengonsolidasi kekuatan AMRI di seluruh penjuru Nusantara agar lebih terorganisir dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

Beberapa poin krusial yang disampaikan meliputi persiapan matang untuk agenda pelantikan pengurus PD AMRI Kota Semarang yang baru, sebagai langkah awal penguatan struktur organisasi di daerah. Selain itu, ia mengajak seluruh kader untuk menyukseskan gelaran Haul Akbar KH Ahmad Rifa’i ibn Muhammad yang akan dipusatkan di Masjid Kalisalak, Limpung, Batang. Masjid tersebut memiliki nilai historis yang tinggi sebagai pusat perjuangan sang ulama besar pendiri Rifa’iyah, sehingga kehadirannya bukan sekadar ritual, melainkan upaya untuk menyerap spirit perjuangan beliau bagi generasi muda saat ini.

Lebih jauh, Abdul Kholiq juga menyinggung pembentukan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rifa’iyah. Kehadiran LBH ini dinilai sangat mendesak sebagai bentuk khidmat organisasi dalam memberikan perlindungan hukum dan edukasi bagi warga Rifa’iyah yang menghadapi persoalan hukum. Selain itu, gagasan mengenai pembentukan "Liga AMRI Nusantara" turut diperkenalkan. Liga ini diproyeksikan menjadi wadah integratif untuk memperkuat ikatan emosional, pertukaran gagasan, dan kolaborasi ekonomi antarkader AMRI di berbagai wilayah di Indonesia.

Selain agenda organisasi, kunjungan ini juga menunjukkan sisi humanis dan empati yang tinggi dari kepemimpinan PP AMRI. Sebelum memulai kegiatan formal, Abdul Kholiq menyempatkan diri untuk bertakziah ke rumah keluarga rekan Chablillah guna menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya sang ayahanda, H. Estari. Tindakan ini mencerminkan nilai-nilai Rifa’iyah yang menjunjung tinggi rasa solidaritas dan duka cita bersama, bahwa setiap anggota adalah bagian dari satu tubuh yang saling merasakan sakit dan bahagia.

Dalam sesi diskusi, para peserta tampak antusias memberikan tanggapan. Isbah, M.Pd., selaku Ketua PD AMRI Kota Semarang, menyatakan kesiapannya untuk segera menindaklanjuti arahan dari PP AMRI. Ia menegaskan bahwa kader AMRI di Semarang siap menjadi garda terdepan dalam menjalankan program-program strategis tersebut, termasuk dalam hal penguatan ekonomi kader dan penegakan hukum melalui LBH yang akan dibentuk.

Safari Silaturahim di Semarang, Ketum PP AMRI Ajak Perkuat Ukhuwah Warga Rifa’iyah

Kegiatan silaturahim ini ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan organisasi dan keberkahan bagi seluruh warga Rifa’iyah. Momentum ini diharapkan bukan hanya sekadar pertemuan fisik, melainkan menjadi titik balik bagi AMRI Kota Semarang untuk semakin progresif, solid, dan responsif terhadap kebutuhan umat.

Dengan semangat yang diperbarui, warga Rifa’iyah di Semarang berkomitmen untuk terus menjaga marwah organisasi di tengah arus perubahan zaman. Ke depan, konsolidasi seperti ini akan terus digalakkan oleh PP AMRI ke berbagai daerah lainnya, guna memastikan bahwa setiap kader di pelosok negeri memiliki pemahaman yang sama, visi yang searah, dan komitmen yang tak tergoyahkan dalam mengemban amanah dakwah KH Ahmad Rifa’i.

Keberhasilan konsolidasi di tingkat daerah seperti yang terjadi di Kota Semarang ini menjadi sinyal positif bahwa Angkatan Muda Rifa’iyah sedang bertransformasi menjadi organisasi kepemudaan yang lebih modern, inklusif, namun tetap memegang teguh nilai-nilai tradisional yang telah diwariskan oleh para pendahulu. Dengan dukungan penuh dari seluruh elemen, mulai dari tokoh masyarakat, pengusaha muda, hingga kader di akar rumput, masa depan Rifa’iyah diyakini akan semakin gemilang dalam memberikan kontribusi bagi kemaslahatan bangsa dan negara.

Melalui semangat kebersamaan ini, diharapkan setiap warga Rifa’iyah mampu menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai moderasi dan ketaatan sesuai dengan ajaran yang telah digariskan. Pertemuan di Kebun Taman ini pun menjadi saksi bahwa persaudaraan yang dibangun di atas dasar keikhlasan akan mampu menghasilkan kekuatan yang mampu menembus batas-batas organisasi, menjadi energi penggerak bagi kemajuan dakwah Rifa’iyah di masa depan.