BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Timnas Prancis berhasil mengakhiri rangkaian pemanasan mereka menjelang Piala Dunia 2026 dengan sebuah kemenangan meyakinkan melawan Timnas Irlandia Utara. Dalam laga uji coba yang berlangsung di Decathlon Arena Stare Pierre de Mauroy pada Selasa (9/6) dini hari WIB, Michael Olise tampil gemilang dengan mencetak hat-trick, membawa Prancis unggul 3-1. Gol tunggal tim tamu diciptakan oleh Patrick Kelly. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Prancis sebelum mereka bertolak ke Amerika Serikat untuk mengikuti turnamen akbar tersebut. Di pertandingan pembuka Piala Dunia 2026, Prancis dijadwalkan akan berhadapan dengan Senegal di New Jersey pada tanggal 17 Juni.
Pertandingan ini sebenarnya tidak langsung berjalan mulus bagi tim tuan rumah. Kylian Mbappe memiliki peluang emas untuk membuka keunggulan di awal laga. Berawal dari umpan terobosan brilian dari Michael Olise yang menempatkan Mbappe berhadapan langsung dengan kiper Irlandia Utara, Pierce Charles. Namun, sepakan keras Mbappe masih mampu dimentahkan oleh sang penjaga gawang. Tak lama berselang, Irlandia Utara langsung merespons dengan menciptakan peluang berbahaya mereka sendiri. Sebuah serangan balik cepat diakhiri dengan umpan panjang ke depan, yang kemudian disambut oleh sepakan Patrick Kelly dari sisi kanan kotak penalti. Bola tendangan Kelly mengarah ke tiang jauh namun melebar tipis dari sasaran.
Prancis kembali menyia-nyiakan peluang emas lainnya. Kali ini, Aurelien Tchouameni yang menerima operan matang di tepi kotak penalti. Ia segera meneruskan bola dengan tembakan keras ke arah gawang. Sayangnya, bola tendangan Tchouameni hanya menghantam tiang gawang, membuat skor tetap imbang tanpa gol. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang untuk Prancis. Pada menit ke-42, Michael Olise berhasil memecah kebuntuan dan membuka keunggulan bagi timnya. Berawal dari umpan panjang dari lini pertahanan yang diterima dengan baik oleh Desire Doue di sisi kiri kotak penalti. Ousmane Dembele kemudian melanjutkan umpan tersebut dengan sebuah tembakan yang sempat ditangkis oleh kiper. Bola liar hasil tepisan tersebut berhasil diselesaikan oleh Olise dengan tendangan mendatar yang tak mampu dihalau, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Prancis.
Keunggulan Prancis semakin bertambah sesaat setelah babak kedua dimulai. Michael Olise kembali mencatatkan namanya di papan skor, menggandakan keunggulan Prancis menjadi 2-0 pada menit ke-48. Sebuah crossing dari sayap kanan gagal diantisipasi dengan baik oleh Pierce Charles. Aurelien Tchouameni berhasil menyundul bola dari dalam kotak penalti, namun upayanya kembali diblok. Bola muntah jatuh ke kaki Olise, yang dengan sigap menyambutnya dengan tembakan kaki kiri yang keras, menembus jala gawang Irlandia Utara.
Namun, asa Irlandia Utara untuk bangkit kembali hadir pada menit ke-64. Patrick Kelly berhasil memperkecil ketertinggalan timnya menjadi 1-2. Tusukan berbahaya dari Shea Charles di sayap kiri diakhiri dengan sebuah umpan silang mendatar. Kelly yang berada di posisi yang tepat dengan mudah melakukan sontekan dari jarak dekat yang tak mungkin dijangkau oleh kiper Prancis, Mike Maignan. Gol ini memberikan suntikan semangat bagi tim tamu.
Akan tetapi, Prancis tidak membiarkan keunggulan mereka terancam lebih lama. Selang sebelas menit kemudian, Prancis berhasil kembali menjauhkan diri dan mengembalikan keunggulan dua gol. Michael Olise melengkapi malam indahnya dengan mencetak hat-trick, mengubah skor menjadi 3-1. Setelah menerima umpan pendek, Olise melakukan penetrasi dari sisi kanan kotak penalti dan melepaskan tembakan keras kaki kiri. Bola meluncur deras ke sudut atas gawang Irlandia Utara, sebuah gol yang spektakuler dan memastikan kemenangan Prancis.
Susunan pemain kedua tim dalam pertandingan ini adalah sebagai berikut:
Timnas Prancis: Maignan, Kounde (Malo Gusto 46′), Upamecano, Saliba (Lacroix 46′), Theo Hernandez (Digne 62′), Tchouameni (Kone 83′), Rabiot (Kante 90′), Olise (Akliouche 83′), Dembele (Cherki 62′), Doue (Barcola 62′), Mbappe.
Timnas Irlandia Utara: Pierce Charles, Brown, McConville, Hume, Devenny, McCann (Galbraith 63′), Shea Charles, Spencer, Patrick Kelly (O’Neill 79′), Isaac Price (McDonnell 79′), Jamie Donley (Magennis 79′).
Kemenangan ini menunjukkan kedalaman skuad Prancis dan performa individu yang impresif, terutama dari Michael Olise. Dengan momentum positif ini, Les Bleus diharapkan dapat tampil maksimal di Piala Dunia 2026. Olise, yang menjadi bintang lapangan malam itu, membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pemain sayap berbahaya di Eropa. Tiga gol yang dicetaknya tidak hanya memastikan kemenangan Prancis, tetapi juga menjadi catatan penting dalam perjalanan karirnya di level internasional. Performa pertahanan Prancis juga patut dicatat, meskipun kebobolan satu gol, mereka mampu mengendalikan sebagian besar jalannya pertandingan dan membatasi peluang tim tamu. Absennya beberapa pemain kunci di kedua tim mungkin juga sedikit mempengaruhi dinamika permainan, namun secara keseluruhan, pertandingan ini memberikan gambaran yang cukup jelas tentang kekuatan Prancis menjelang turnamen terbesar sepak bola dunia.
Prancis, sebagai salah satu tim unggulan di Piala Dunia, memiliki ekspektasi tinggi untuk meraih gelar juara. Kemenangan melawan Irlandia Utara ini, meskipun hanya laga uji coba, memberikan sinyal positif kepada para penggemar dan para rival. Michael Olise, yang baru saja menunjukkan performa sensasional, berpotensi menjadi pemain kunci bagi Prancis di turnamen nanti. Kemampuannya dalam mencetak gol dari berbagai posisi, serta visi permainannya, akan menjadi aset berharga bagi Didier Deschamps. Gol hat-trick ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri Olise, tetapi juga menunjukkan bahwa Prancis memiliki banyak opsi serangan yang mematikan. Kombinasi antara pemain berpengalaman seperti Mbappe dan pemain yang sedang naik daun seperti Olise, menciptakan tim yang sangat tangguh.
Pertandingan ini juga memberikan pelajaran berharga bagi Timnas Irlandia Utara. Meskipun kalah, mereka berhasil menunjukkan perlawanan dan mencetak satu gol ke gawang Prancis yang kuat. Patrick Kelly dan Shea Charles menjadi dua nama yang menonjol dalam tim Irlandia Utara, menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi untuk berkembang lebih lanjut. Pengalaman bermain melawan tim sekelas Prancis tentu akan menjadi bekal yang sangat berharga bagi mereka di masa depan.
Jelang Piala Dunia 2026, Prancis akan terus berupaya menyempurnakan strategi dan taktik mereka. Laga uji coba seperti ini sangat penting untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dan untuk memberikan kesempatan kepada para pemain untuk membangun chemistry. Kemenangan ini, ditambah dengan performa individu yang luar biasa dari Michael Olise, memberikan optimisme yang besar bagi Prancis dan para pendukungnya. Perjalanan menuju Piala Dunia masih panjang, namun dengan fondasi yang kuat seperti yang ditunjukkan dalam pertandingan ini, Prancis memiliki peluang yang sangat baik untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia. Kemenangan ini juga menegaskan status Prancis sebagai salah satu kekuatan sepak bola terkemuka di dunia, siap untuk menghadapi tantangan di panggung internasional.

