0

Pelantikan dan Muskerwil PW Rifa’iyah Jawa Tengah Digelar 26 April 2026, Ketum PP AMRI Sampaikan Ucapan Selamat

Share

Rifa’iyah.or.id – Agenda strategis berskala besar segera dihelat oleh Pimpinan Wilayah (PW) Rifa’iyah Provinsi Jawa Tengah. Momentum pengukuhan kepengurusan baru yang dirangkai dengan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) ini dijadwalkan berlangsung pada Ahad, 26 April 2026. Perhelatan ini bukan sekadar seremoni pelantikan, melainkan sebuah titik balik penting bagi konsolidasi organisasi dalam menghadapi tantangan dakwah dan pengabdian umat yang semakin dinamis di era modern. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut konkret dari hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) V PW Rifa’iyah Jawa Tengah, di mana para pemegang mandat organisasi telah menetapkan susunan pengurus baru, baik jajaran Ketua maupun Dewan Syuro yang akan menakhodai organisasi dalam periode mendatang.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Angkatan Muda Rifa’iyah (PP AMRI), Abdul Kholiq Syafi’i, secara terbuka menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya rangkaian acara ini. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa Jawa Tengah memiliki posisi yang sangat krusial dalam peta dakwah Rifa’iyah secara nasional. "Saya, Abdul Kholiq Syafi’i, selaku Ketua Umum PP AMRI, dengan bangga mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya pelantikan PW Rifa’iyah Jawa Tengah sekaligus Muskerwil. Semoga seluruh rangkaian acara berjalan lancar, penuh keberkahan, dan membawa kemaslahatan bagi seluruh warga Rifa’iyah," ungkapnya dengan penuh optimisme.

Bagi Abdul Kholiq, PW Rifa’iyah Jawa Tengah bukan sekadar organisasi wilayah biasa, melainkan barometer atau tolak ukur bagi perkembangan Rifa’iyah di provinsi lainnya. Keberhasilan Jawa Tengah dalam mengelola organisasi, mulai dari penguatan basis akar rumput, manajemen pendidikan, hingga efektivitas program dakwah, seringkali menjadi inspirasi bagi wilayah lain yang sedang berkembang. Oleh karena itu, momentum pelantikan ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi para pengurus baru untuk membawa organisasi melangkah lebih jauh, lebih profesional, dan lebih berdampak.

Pelantikan dan Muskerwil PW Rifa’iyah Jawa Tengah Digelar 26 April 2026, Ketum PP AMRI Sampaikan Ucapan Selamat

Pertumbuhan organisasi Rifa’iyah saat ini memang sedang menunjukkan tren yang sangat positif dan membanggakan. Hal ini terlihat dari meluasnya jangkauan organisasi ke berbagai penjuru nusantara. Jika sebelumnya pusat perhatian terfokus pada wilayah-wilayah tradisional, kini Rifa’iyah telah berhasil mengukuhkan kehadirannya di berbagai provinsi baru. Ekspansi organisasi ini meliputi wilayah-wilayah strategis seperti Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, hingga kawasan Indonesia Timur seperti Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara. Tak ketinggalan, eksistensi Rifa’iyah di Daerah Istimewa Yogyakarta juga semakin menguat. Dinamika perkembangan ini menuntut setiap Pimpinan Wilayah untuk lebih adaptif, inovatif, dan mampu merumuskan program kerja yang relevan dengan kebutuhan umat di daerahnya masing-masing.

Melalui Muskerwil yang digelar beriringan dengan pelantikan, PW Rifa’iyah Jawa Tengah dituntut untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang lebih tajam. Fokus utama dalam Muskerwil kali ini diharapkan mencakup penguatan tiga pilar utama Rifa’iyah, yakni dakwah, pendidikan, dan pengabdian sosial. Di bidang pendidikan, tantangan di tahun 2026 ke depan menuntut digitalisasi kurikulum dan peningkatan kualitas lembaga pendidikan Rifa’iyah agar mampu bersaing dengan lembaga pendidikan modern lainnya tanpa meninggalkan identitas keilmuan khas Rifa’iyah. Sementara itu, dalam aspek dakwah, pendekatan yang dilakukan harus lebih menyentuh generasi muda, memanfaatkan teknologi informasi sebagai media penyebaran syiar, namun tetap memegang teguh akidah dan prinsip perjuangan yang diwariskan oleh para pendahulu.

Lebih jauh, peran PW Rifa’iyah Jawa Tengah dalam menjaga marwah organisasi sangat vital. Muskerwil ini harus menjadi ruang diskusi yang sehat untuk menyatukan visi dan misi kepengurusan yang baru. Dalam berbagai kesempatan, para tokoh Rifa’iyah selalu mengingatkan pentingnya menjaga independensi organisasi. Pesan dari K.H. Afiff Afadhol yang menekankan agar Muskerwil menjadi sarana penyatuan visi dan menjauhkan organisasi dari kepentingan politik praktis menjadi pengingat bagi seluruh kader. Organisasi harus tetap fokus pada khidmatnya kepada umat, pendidikan masyarakat, dan pembinaan akidah, bukan justru terjebak dalam pusaran dinamika politik yang bersifat sementara. Dengan tetap teguh pada prinsip tersebut, Rifa’iyah akan tetap menjadi organisasi yang disegani dan dicintai oleh warga.

Kehadiran pengurus baru di Jawa Tengah diharapkan mampu membawa angin segar. Regenerasi kepemimpinan yang terjadi melalui Muswil V lalu harus dimaknai sebagai upaya penyegaran ide dan energi. Tantangan ke depan tidaklah mudah; perubahan pola pikir masyarakat, tantangan ekonomi, hingga persoalan moralitas generasi muda menjadi beban tanggung jawab yang harus dipikul oleh para pengurus yang akan dilantik. Namun, dengan sinergi antara Dewan Syuro yang memberikan arahan kebijaksanaan dan jajaran ketua yang eksekutif dalam menjalankan roda organisasi, PW Rifa’iyah Jawa Tengah diyakini mampu melewati setiap hambatan dengan gemilang.

Pelantikan dan Muskerwil PW Rifa’iyah Jawa Tengah Digelar 26 April 2026, Ketum PP AMRI Sampaikan Ucapan Selamat

Selain itu, pentingnya penguatan jaringan antar wilayah juga menjadi catatan penting dalam Muskerwil kali ini. Mengingat Rifa’iyah kini telah tersebar di banyak provinsi, Jawa Tengah sebagai "kakak tua" diharapkan dapat menjadi pusat jejaring, tempat berbagi pengalaman (best practice), dan wadah saling mendukung antar sesama wilayah. Kolaborasi antar-wilayah ini nantinya akan memperkuat posisi tawar Rifa’iyah dalam berkontribusi bagi pembangunan bangsa Indonesia secara luas.

Sebagai bentuk dukungan moral, video ucapan selamat dari Ketum PP AMRI, Abdul Kholiq Syafi’i, telah disebarluaskan, mencerminkan persatuan dan semangat kekeluargaan yang kental di dalam tubuh organisasi. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun tantangan yang dihadapi di tiap wilayah berbeda-beda, namun semangat juang dan visi besar untuk memajukan umat tetap satu. Pelantikan ini juga menjadi momentum untuk mengevaluasi apa yang telah dicapai selama ini dan memperbaiki apa yang masih kurang, demi masa depan Rifa’iyah yang lebih cerah.

Dengan semangat yang terus menyala, PW Rifa’iyah Jawa Tengah diharapkan dapat terus mempertahankan perannya sebagai motor penggerak utama. Kepemimpinan yang amanah, kerja keras yang terukur, serta keikhlasan dalam mengabdi akan menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan roda organisasi di periode 2026-2031 mendatang. Seluruh warga Rifa’iyah di Jawa Tengah menaruh harapan besar agar hasil dari Muskerwil ini tidak hanya menjadi tumpukan dokumen program kerja, melainkan benar-benar diimplementasikan di lapangan, menyentuh kebutuhan masyarakat, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di lingkungan sekitar.

Akhir kata, pelantikan yang akan digelar pada 26 April 2026 ini bukan sekadar akhir dari proses pemilihan, melainkan awal dari perjuangan yang sesungguhnya. Seluruh kader diharapkan untuk bahu-membahu mendukung kepengurusan baru agar dapat bekerja maksimal. Dengan memohon rida Allah SWT, semoga PW Rifa’iyah Jawa Tengah mampu mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya, menjadi pelita bagi umat, dan terus konsisten dalam memperjuangkan nilai-nilai luhur Rifa’iyah di bumi nusantara. Kebersamaan, kejujuran, dan keteguhan dalam memegang prinsip akan menjadi pondasi yang kokoh dalam mewujudkan organisasi yang mandiri, bermartabat, dan berwawasan luas demi kemaslahatan umat dan bangsa.