BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Barcelona berhasil mengamankan kemenangan krusial atas Real Betis dengan skor 3-1 dalam laga kandang terakhir mereka di Camp Nou musim ini. Kemenangan ini tidak hanya mengembalikan Barcelona ke jalur positif setelah kekalahan di pertandingan sebelumnya, tetapi juga menyoroti performa gemilang penyerang sayap mereka, Raphinha, yang sukses mencetak dua gol. Laga yang berlangsung pada Senin, 18 Mei 2026, dini hari WIB, menjadi momen penting bagi Barcelona di akhir musim Liga Spanyol yang telah memastikan mereka sebagai juara.
Perjalanan Barcelona musim ini memang patut diacungi jempol. Setelah berhasil meraih gelar juara Liga Spanyol lebih awal, terutama setelah kemenangan dramatis di El Clasico, target tim asuhan Hansi Flick sedikit bergeser. Kekalahan mengejutkan 0-1 dari Alaves di pertengahan pekan sebelumnya sempat memupus asa mereka untuk mengakhiri musim dengan rekor sempurna 100 poin. Namun, kemenangan atas Real Betis ini menjadi penegasan bahwa Barcelona tetap memiliki determinasi tinggi untuk menutup musim dengan catatan positif, terutama di hadapan para pendukung mereka di Camp Nou.
Sejak awal pertandingan, Barcelona menunjukkan inisiatif untuk mengambil kendali permainan. Serangan demi serangan dilancarkan, namun penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat beberapa peluang terbuang sia-sia. Momentum pecah pada menit ke-28 ketika Raphinha berhasil membuka keunggulan bagi Barcelona. Gol ini tercipta melalui skema tendangan bebas yang dieksekusi dengan presisi, menunjukkan kejelian Raphinha dalam memanfaatkan situasi bola mati. Keunggulan ini memberikan suntikan moral bagi tim tuan rumah.
Menjelang babak pertama berakhir, Fermin Lopez memiliki kesempatan emas untuk menggandakan keunggulan Barcelona. Namun, tembakan kerasnya berhasil ditepis dengan sigap oleh kiper Real Betis, Alvaro Valles. Peluang lain yang terbuang datang dari Joao Cancelo. Berada dalam posisi yang cukup bebas, sepakan Cancelo melenceng tipis di samping gawang, sebuah momen yang mungkin akan terus diingatnya.
Memasuki babak kedua, Barcelona terus berusaha menambah keunggulan. Kesalahan fatal di lini pertahanan Real Betis pada menit ke-62 dimanfaatkan dengan sempurna oleh Raphinha. Sang penyerang sayap kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol keduanya, sekaligus memperlebar jarak skor menjadi 2-0 untuk keunggulan Barcelona. Gol ini semakin mengukuhkan peran penting Raphinha dalam serangan Barcelona.
Namun, Real Betis tidak tinggal diam. Pada menit ke-66, mereka mendapatkan hadiah penalti setelah wasit meninjau insiden melalui sistem Video Assistant Referee (VAR). Isco maju sebagai eksekutor dan berhasil menaklukkan kiper Barcelona, Joan Garcia, memperkecil ketertinggalan timnya menjadi 2-1. Gol ini memberikan sedikit harapan bagi Real Betis untuk bangkit.
Kendati demikian, Barcelona tidak membiarkan momentum tersebut berlanjut. Pada menit ke-74, tim tuan rumah kembali mencetak gol untuk menjauhkan diri. Sebuah kolaborasi apik antara Pedri dan Joao Cancelo berujung pada gol ketiga Barcelona. Cancelo, setelah menerima umpan dari Pedri, melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti yang meluncur deras ke pojok kanan gawang tanpa bisa diantisipasi oleh Alvaro Valles. Gol ini kembali menegaskan dominasi Barcelona dalam pertandingan tersebut.
Di menit-menit akhir pertandingan, Robert Lewandowski berpeluang untuk menambah daftar golnya. Namun, dalam situasi satu lawan satu dengan kiper, sepakannya justru melebar. Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan. Barcelona akhirnya mengunci kemenangan 3-1 atas Real Betis.
Dengan kemenangan ini, Barcelona semakin kokoh di puncak klasemen Liga Spanyol dengan mengoleksi 94 poin dari 37 pertandingan yang telah dijalani. Sementara itu, Real Betis harus puas berada di posisi kelima klasemen dengan raihan 57 poin, sebuah posisi yang sejatinya tidak berubah meskipun mengalami kekalahan ini.
Pertandingan melawan Real Betis ini bukan hanya sekadar penutup musim kandang bagi Barcelona, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bagi Raphinha. Dua gol yang dicetaknya menunjukkan bahwa ia semakin menemukan performa terbaiknya dan menjadi aset berharga bagi tim Catalan. Kepastian gelar juara Liga Spanyol memberikan keleluasaan bagi Barcelona untuk bereksperimen dan mencoba strategi baru menjelang akhir musim, namun semangat kompetitif tetap terjaga, terbukti dari performa impresif di laga kandang terakhir ini.
Secara keseluruhan, kemenangan ini memberikan catatan positif bagi Barcelona. Raphinha menjadi bintang lapangan dengan brace-nya, sementara gol dari pemain lain turut menyempurnakan kemenangan. Meskipun target 100 poin mungkin terlewatkan, semangat juang dan kualitas permainan yang ditunjukkan Barcelona melawan Real Betis memberikan optimisme bagi para penggemar jelang kompetisi di masa depan. Performa individu seperti Raphinha juga menjadi sorotan penting, menunjukkan kedalaman skuad dan potensi yang terus berkembang.

