BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, Bambang Soesatyo, yang akrab disapa Bamsoet, memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap penyelenggaraan Java Drag Record Series 2026 Piala KPH Purbodiningrat. Kejuaraan bergengsi ini, yang sukses digelar di Lanud Gading, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tidak hanya menjadi panggung kompetisi otomotif yang memukau, tetapi juga terbukti sebagai katalisator penting bagi pembinaan talenta muda, inovasi teknologi otomotif, dan sekaligus menjadi lokomotif penggerak ekonomi masyarakat di berbagai tingkatan. Bamsoet menekankan bahwa semakin banyaknya kejuaraan berkualitas yang diselenggarakan, semakin besar pula peluang Indonesia untuk melahirkan generasi pembalap unggul yang mampu bersaing tidak hanya di kancah nasional, tetapi juga di panggung internasional.
Kejuaraan Java Drag Record Series 2026 ini, yang berhasil menarik partisipasi ratusan starter dari berbagai penjuru Jawa bahkan luar Jawa, menjadi bukti nyata betapa pesatnya perkembangan olahraga otomotif di tanah air, khususnya pada cabang drag race. Lebih dari sekadar ajang adu cepat, gelaran ini secara efektif telah bertransformasi menjadi platform pembinaan prestasi yang substansial. Dampak positifnya meluas hingga ke sektor ekonomi lokal, tercermin dari lonjakan kunjungan para pembalap, mekanik andal, komunitas otomotif yang solid, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang kian bergairah, hingga geliat sektor pariwisata yang semakin ramai. Keberhasilan penyelenggaraan ini semakin memperkokoh posisi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai salah satu pusat gravitasi utama bagi penyelenggaraan olahraga otomotif berskala nasional. Bamsoet, dalam pidato pembukaannya yang penuh semangat, menyatakan, "Java Drag Record Series 2026 Piala KPH Purbodiningrat merupakan ruang pembinaan talenta muda, tempat lahirnya inovasi teknologi otomotif, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Semakin banyak kejuaraan berkualitas digelar, semakin besar peluang Indonesia melahirkan pembalap-pembalap yang mampu bersaing di level nasional maupun internasional." Pernyataan tersebut disampaikan pada hari Minggu, 19 Juli 2026, bertepatan dengan momen pembukaan acara yang ia resmikan bersama Ketua IMI DIY, KPH Purbodiningrat, di Lapangan Angkatan Udara Bantul Yogyakarta.
Perjalanan perkembangan olahraga otomotif nasional dalam beberapa tahun terakhir, menurut Bamsoet, menunjukkan sebuah tren yang sangat positif dan menjanjikan. Drag race, secara spesifik, telah berhasil merebut hati banyak kalangan dan kini menempati posisi sebagai salah satu cabang olahraga otomotif dengan basis komunitas yang paling besar. Daya tariknya yang relatif mudah diakses oleh berbagai lapisan masyarakat menjadi salah satu faktor kunci keberhasilannya. Lebih jauh lagi, fenomena ini secara simultan turut mendorong pertumbuhan industri pendukung yang signifikan. Mulai dari menjamurnya bengkel-bengkel performa yang menawarkan layanan modifikasi dan peningkatan performa kendaraan, maraknya produsen komponen otomotif yang berinovasi untuk memenuhi kebutuhan pasar, berkembangnya industri modifikasi kendaraan yang semakin kreatif, hingga pesatnya pertumbuhan industri apparel balap yang menawarkan perlengkapan khusus bagi para pembalap. Tak ketinggalan pula, geliat industri konten digital otomotif yang semakin semarak dalam menyajikan informasi, ulasan, dan hiburan seputar dunia otomotif. Setiap kali sebuah kejuaraan berkualitas seperti ini diselenggarakan, efek berganda terhadap perekonomian daerah pun tak terelakkan, menciptakan multiplier effect yang positif bagi berbagai sektor.
"Kejuaraan seperti ini membuktikan bahwa olahraga otomotif mampu menjadi ekosistem yang baik ketika dikelola secara profesional," ujar Bamsoet, menegaskan kembali signifikansi acara ini. Ia melanjutkan, "Pembalap memperoleh wadah untuk mengasah kemampuan, mekanik mengembangkan inovasi, sponsor memperoleh ruang promosi, masyarakat sekitar juga menikmati manfaat ekonomi dari meningkatnya aktivitas selama perlombaan berlangsung." Sebagai Ketua DPR RI ke-20, Bamsoet memiliki pandangan yang luas mengenai potensi besar yang dimiliki Indonesia dalam ranah otomotif, tidak hanya di tingkat regional tetapi juga global. Posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan industri kendaraan bermotor yang kuat dan komunitas otomotif yang terbesar di Asia Tenggara memberikan landasan yang kokoh untuk terus mengembangkan ekosistem otomotif yang lebih matang dan profesional.
Bamsoet menambahkan bahwa Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk menjadi kekuatan otomotif yang dominan di kawasan Asia Tenggara. Industri kendaraan bermotor nasional terus menjadi salah satu kontributor vital bagi sektor manufaktur negara, sementara komunitas otomotif Indonesia, dengan jumlah anggotanya yang sangat besar, merupakan salah satu yang terbesar di seluruh Asia Tenggara. Kondisi ini, menurut Bamsoet, menjadi dasar yang sangat kuat untuk terus menggencarkan penyelenggaraan kejuaraan-kejuaraan otomotif yang berjenjang. Dengan demikian, pembinaan atlet dapat berlangsung secara berkelanjutan dan terstruktur, mulai dari tingkat daerah hingga mencapai panggung nasional. Upaya ini penting untuk memastikan bahwa bakat-bakat potensial dapat terasah dengan baik dan memiliki jalur karier yang jelas dalam dunia balap.
"Generasi muda yang memiliki minat pada olahraga balap harus diberikan arena yang legal, aman, dan terukur," tegas Bamsoet, menyuarakan kepeduliannya terhadap para pembalap muda. Ia menekankan bahwa dengan semakin banyaknya kompetisi resmi yang diselenggarakan, potensi balap liar yang kerap menimbulkan keresahan masyarakat dapat ditekan secara signifikan. Para pembalap memiliki tempat yang aman dan terorganisir untuk menyalurkan hasrat dan bakat mereka, sekaligus membangun karier dan prestasi secara profesional. Ini adalah langkah krusial untuk menciptakan lingkungan otomotif yang tertib, aman, dan bermanfaat bagi semua pihak. Keberhasilan Java Drag Record Series 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa komitmen terhadap penyelenggaraan event yang berkualitas dan profesional akan membawa dampak positif yang berlipat ganda, baik bagi perkembangan olahraga otomotif itu sendiri, maupun bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi daerah. Gelaran ini tidak hanya tentang kecepatan di lintasan, tetapi juga tentang membangun masa depan yang lebih baik bagi dunia otomotif Indonesia.

