0

Ananda Mikola Pimpin Mandalika Grand Prix Association, Siap Pacu Ekosistem Motorsport Indonesia

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Legenda balap nasional yang kiprahnya tak pernah padam, Ananda Mikola, kini mengemban amanah baru sebagai Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA). Penunjukan ini bukan sekadar pergantian pucuk pimpinan, melainkan sebuah langkah strategis yang diharapkan mampu mengakselerasi pengembangan ekosistem motorsport di Indonesia secara menyeluruh. MGPA, sebagai anak perusahaan dari InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), yang memiliki tanggung jawab besar dalam pengelolaan dan operasional Pertamina Mandalika International Circuit, secara resmi mengumumkan Ananda Mikola sebagai nahkoda baru mereka. Keputusan ini disambut dengan antusiasme tinggi, mengingat rekam jejak Ananda yang panjang dan prestisius di dunia balap, baik sebagai pembalap maupun dalam peran kepemimpinan di berbagai organisasi otomotif.

"Saya sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada saya. Ini bukan sekadar jabatan, ini adalah panggilan untuk berkarya nyata bagi ekosistem motorsport Indonesia," ujar Ananda Mikola dalam sebuah pernyataan tertulis yang dirilis pada Rabu (13/5/2026). Pernyataan ini menegaskan komitmen Ananda untuk tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga untuk memberikan kontribusi yang berarti dalam memajukan olahraga balap di tanah air. Baginya, posisi ini adalah sebuah kesempatan emas untuk mewujudkan visi besar demi kejayaan motorsport Indonesia di kancah nasional maupun internasional.

Ananda Mikola, yang lahir di Jakarta pada tanggal 27 April 1980, bukanlah nama asing dalam jagat motorsport Indonesia. Ia tumbuh dalam lingkungan yang kental dengan aroma balap, mewarisi darah pebalap legendaris nasional, Tinton Suprapto, sang ayah. Sejak usia dini, lintasan balap telah menjadi rumah kedua bagi Ananda, membentuk passion dan dedikasinya yang mendalam terhadap dunia otomotif. Latar belakang keluarga yang kuat di bidang motorsport ini secara alami membawanya untuk meniti karier profesional di dunia balap.

Karier balap Ananda Mikola dimulai pada tahun 1993, tepatnya di ajang Grup N Indonesia. Dalam waktu singkat, bakat luar biasa yang dimilikinya mulai bersinar. Hanya dalam kurun waktu dua tahun, Ananda berhasil membuktikan dominasinya dengan meraih gelar juara kompetisi tersebut secara berturut-turut pada tahun 1994 dan 1995. Prestasi ini menjadi pijakan awal yang kokoh bagi kariernya. Belum genap berusia 16 tahun, Ananda sudah mampu mengukir sejarah dengan menjuarai Formula Asia, sebuah pencapaian yang mengagumkan di usianya yang masih sangat muda.

Perjalanan karier Ananda tidak berhenti di tingkat nasional. Ia kemudian memutuskan untuk merambah kancah internasional, menguji kemampuannya di berbagai sirkuit bergengsi. Antara tahun 1997-1998, Ananda berkompetisi di Italian Formula 3, sebuah ajang yang dikenal sangat kompetitif dan menjadi batu loncatan bagi banyak pembalap ternama dunia. Pengalamannya semakin terasah ketika ia melanjutkan langkahnya ke Formula 3000 Italia dan Eropa pada periode 1999-2001. Keberanian dan determinasi Ananda membawanya untuk terus naik level, berlaga di World Series Lights pada tahun 2003. Puncak karier balap roda empatnya diraih pada tahun 2005, ketika ia berhasil menjuarai Asia Formula 3 bersama A1 Team Indonesia. Kemenangan ini tidak hanya membanggakan bagi Ananda secara pribadi, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di pentas balap internasional, sebuah prestasi yang patut dibanggakan oleh seluruh bangsa.

Namun, Ananda Mikola tidak hanya dikenal sebagai seorang pembalap yang tangguh di lintasan. Dedikasinya terhadap dunia motorsport melampaui arena balap itu sendiri. Ia juga aktif mengambil peran penting dalam berbagai aspek kepemimpinan strategis di ekosistem motorsport nasional. Sebelum dipercaya memimpin MGPA, Ananda telah memiliki rekam jejak kepemimpinan yang impresif. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Sirkuit Sentul, sebuah ikon sirkuit balap di Indonesia. Selain itu, Ananda juga memegang peranan kunci sebagai Ketua Pelaksana (Organizing Committee) dalam gelaran akbar Jakarta E-Prix Formula E 2023, sebuah ajang balap mobil listrik kelas dunia yang sukses diselenggarakan di ibu kota Indonesia. Pengalaman ini memberikannya pemahaman mendalam tentang manajemen acara berskala internasional dan kompleksitas penyelenggaraan balap modern.

Saat ini, Ananda juga masih aktif menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Olahraga Prestasi di PP Ikatan Motor Indonesia (IMI). Dalam kapasitas ini, ia memiliki tanggung jawab yang sangat besar, membawahi 11 bidang olahraga otomotif nasional. Perannya sangat krusial dalam upaya pembinaan pembalap-pembalap muda Indonesia, memberikan mereka wadah dan dukungan untuk mengembangkan bakat mereka hingga mencapai level profesional. Lebih dari itu, Ananda terus mendorong agar Indonesia dapat semakin kokoh posisinya sebagai tuan rumah berbagai ajang motorsport di kancah Asia, bahkan dunia. Visi jangka panjangnya adalah menjadikan Indonesia sebagai episentrum motorsport yang disegani.

Menyambut amanah baru sebagai Direktur Utama MGPA, Ananda Mikola menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan. Ia juga menegaskan tekadnya yang kuat untuk membawa MGPA menuju babak baru yang lebih gemilang dan penuh prestasi. "Mandalika adalah aset bangsa yang luar biasa, dan saya berkomitmen untuk merangkul talenta-talenta lokal terbaik, membangun generasi pembalap berikutnya, sekaligus membawa sorotan dunia ke Mandalika sebagai kebanggaan Indonesia di mata internasional," ujarnya dengan penuh semangat. Pernyataan ini mencerminkan visi Ananda yang tidak hanya berfokus pada operasional sirkuit, tetapi juga pada pemberdayaan sumber daya manusia lokal dan peningkatan citra Indonesia di kancah global melalui pariwisata olahraga.

Dengan bergabungnya Ananda Mikola sebagai Direktur Utama MGPA, diharapkan akan terjadi penguatan sinergi yang signifikan antara industri motorsport nasional yang terus berkembang dan pentas motorsport internasional yang dinamis. Kehadiran Ananda diharapkan dapat memacu lahirnya generasi baru pembalap-pembalap muda Indonesia yang berprestasi, yang kelak dapat mengharumkan nama bangsa di ajang balap bergengsi dunia. Lebih jauh lagi, penunjukan ini diharapkan dapat semakin memposisikan Mandalika bukan hanya sebagai sirkuit balap, tetapi sebagai destinasi motorsport kebanggaan dunia, yang mampu menarik perhatian dan kunjungan dari berbagai penjuru. Dengan kepemimpinan Ananda yang sarat pengalaman dan visi yang jelas, masa depan motorsport Indonesia di Sirkuit Mandalika terlihat semakin cerah dan penuh potensi.