BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Nasib nahas masih terus menghantui Borussia Monchengladbach di Bundesliga musim 2026/2027. Tim yang diperkuat bek andalan Timnas Indonesia, Kevin Diks, kembali menelan pil pahit setelah takluk 1-2 dari Hoffenheim dalam laga yang digelar di kandang sendiri, Borussia Park, pada Minggu (18/10) malam WIB. Kekalahan ini semakin memperdalam luka Gladbach yang kini terperosok di dasar klasemen tanpa raihan poin dari enam pertandingan awal. Di sisi lain, kemenangan ini mengangkat Hoffenheim dari zona degradasi, menempatkan mereka di peringkat ke-14 dengan koleksi enam poin.
Meski timnya kembali gagal meraih poin, penampilan Kevin Diks patut mendapat apresiasi. Bek berdarah Indonesia ini menunjukkan performa impresif di lini pertahanan, menjadi salah satu pemain yang paling bersinar di kubu Gladbach. Tercatat, Diks melakukan 10 sapuan krusial, satu intersepsi mematikan, dua kali memenangkan perebutan bola (ball recovery), serta memenangi empat dari lima duel individu di atas lapangan. Tak hanya itu, Diks juga menunjukkan dominasinya di udara dengan memenangkan tujuh dari sembilan duel udara yang ia lakoni. Performa individualnya yang solid ini, sayangnya, tidak cukup untuk menginspirasi rekan-rekannya meraih hasil positif dan terhindar dari kekalahan keenam beruntun di liga.
Jalannya pertandingan sendiri berjalan cukup ketat, namun Hoffenheim berhasil membungkam publik tuan rumah terlebih dahulu melalui gol pembuka di babak pertama. Bambase Conte menjadi aktor utama yang berhasil menjebol gawang Borussia Monchengladbach. Gol ini tercipta berkat kerjasama apik lini serang Hoffenheim. Fisnik Asllani menjadi motor serangan dengan memberikan umpan terukur kepada Alexander Prass. Bola kemudian dialirkan kembali kepada Conte, yang tanpa ragu melepaskan tembakan mendatar dengan kaki kiri yang akurat, merobek jala gawang Gladbach. Skor 1-0 untuk keunggulan Hoffenheim pun tercipta.
Tertinggal satu gol, Borussia Monchengladbach berusaha bangkit dan mencari celah untuk menyamakan kedudukan. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil di awal babak kedua. Pada menit ke-49, Wael Mohya berhasil mengubah skor menjadi 1-1. Gol penyama kedudukan ini diawali oleh umpan ciamik dari Florian Neuhaus yang diterima Mohya di sisi kiri serangan. Dengan lincahnya, Mohya melakukan tusukan ke dalam pertahanan Hoffenheim, sebelum akhirnya melepaskan tembakan melengkung yang indah, menghujam sudut atas gawang tim tamu. Gol ini sempat membangkitkan asa para pendukung Gladbach.
Namun, euforia tuan rumah tidak berlangsung lama. Hanya berselang lima menit setelah gol penyama kedudukan, Hoffenheim kembali unggul. Alexander Prass kali ini giliran mencatatkan namanya di papan skor, membawa timnya memimpin 2-1. Gol kedua Hoffenheim ini diawali oleh umpan panjang dari Vladimir Coufal yang berhasil diterima dengan baik oleh Conte. Conte kemudian meneruskan bola kepada Adam Hlozek, yang selanjutnya memberikan umpan matang kepada Prass di dalam kotak penalti. Dengan tenang, Prass menyelesaikan peluang tersebut dengan sepakan kaki kiri yang kembali mengelabui penjagaan Nicolas di bawah mistar gawang Gladbach.
Hoffenheim hampir saja memperlebar keunggulan mereka sebelum pertandingan genap berjalan satu jam. Peluang emas datang dari sepakan Adam Hlozek yang dilepaskan dari luar kotak penalti. Namun, tembakannya berhasil ditepis oleh kiper Gladbach, Moritz Nicolas. Bola pantulannya sempat membentur mistar gawang, nyaris menjadi gol ketiga bagi Hoffenheim. Keberuntungan masih berpihak pada Gladbach pada momen tersebut.
Memasuki lima menit terakhir waktu normal, Borussia Monchengladbach mencoba mengerahkan sisa tenaga untuk mencari gol penyeimbang. Peluang terbaik datang melalui sebuah skema serangan balik cepat. Crossing mendatar Wael Mohya dari sisi kanan pertahanan Hoffenheim berhasil diterima dengan baik oleh Danfa. Bola yang sempat disapu oleh pemain bertahan Hoffenheim jatuh tepat di jalur Joe Scally. Tanpa pikir panjang, Scally langsung melepaskan sepakan first-time dari dalam kotak penalti. Namun, upaya kerasnya digagalkan oleh blok krusial dari Ozan Kabak yang berujung pada tendangan sudut bagi Gladbach.
Kekalahan ini semakin mempertegas krisis yang tengah melanda Borussia Monchengladbach. Performa yang inkonsisten dan rentetan hasil buruk membuat posisi mereka semakin tertekan di klasemen sementara Bundesliga. Para pemain harus segera menemukan solusi dan bangkit dari keterpurukan ini jika ingin menghindari jurang degradasi. Di sisi lain, Hoffenheim patut merayakan kemenangan ini sebagai suntikan moral yang berharga dalam upaya mereka memperbaiki posisi di klasemen.
Susunan Pemain:
BORUSSIA MOENCHENGLADBACH: Mortiz Nicolas (GK), Philipp Sander, Kevin Diks, Fabio Chiarodia (Danfa 79′), Joe Scally, Uno (Nguefack 79′), Florian Neuhaus (Hashioka 60′), Lukas Ulrich, Hugo Bolin (Robin Hack 78′), Wael Mohya, Lidberg (Shuto Machino 52′).
HOFFENHEIM: Oliver Baumann (GK), Mats Rots, Koki Machida, Robin Hranac, Vladimir Coufal, Bambase Conte, Leon Avdullahu, Alexander Prass, Adam Hlozek (Andrej Kramaric 78′), Fisnik Asllani (Adam Daghim 69′), Tim Lemperle (Ozan Kabak 78′).

Komentar (0)