0

Milan Vs Inter: Gol Dramatis Estupinan Bawa Rossoneri Raih Kemenangan Bergengsi di Derby Milan

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Derby Milan edisi kali ini menyuguhkan tontonan menegangkan yang berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk AC Milan atas rival abadinya, Inter Milan. Gol tunggal yang menentukan kemenangan Rossoneri dicetak oleh sang bek kiri, Pervis Estupinan, pada menit ke-35 pertandingan yang digelar di Stadion San Siro pada Senin, 9 Maret 2026. Kemenangan krusial ini tidak hanya memberikan kebanggaan tersendiri bagi para penggemar Milan, tetapi juga memangkas jarak poin dengan Inter di puncak klasemen Serie A, menambah bumbu persaingan perebutan Scudetto musim ini.

Pertandingan yang diprediksi bakal berlangsung sengit sejak awal benar-benar tersaji. AC Milan, yang bertindak sebagai tuan rumah, langsung mengambil inisiatif serangan. Permainan pressing tinggi yang diterapkan oleh anak asuh Stefano Pioli di menit-menit awal nyaris membuahkan hasil. Pada menit ke-3, Christian Pulisic berhasil mencuri bola dari Yann Sommer, lalu segera mengoperkannya kepada Luka Modric. Sayangnya, tembakan keras Modric dari luar kotak penalti masih melebar tipis di sisi gawang Inter.

Meski sempat tertekan, Inter Milan perlahan berhasil keluar dari tekanan AC Milan. Laga pun berubah menjadi tontonan yang sangat ketat, di mana kedua tim saling bertukar serangan dan demonstrasi taktik. "Si Ular," julukan Inter, mencoba bangkit dan memberikan ancaman balik. Pada menit ke-34, Henrikh Mkhitaryan menunjukkan kualitas individunya dengan menusuk ke jantung pertahanan Milan. Namun, sepakan mendatar yang dilepaskannya masih berhasil diblok dengan sigap oleh kiper Milan, Mike Maignan.

Momen krusial akhirnya tiba pada menit ke-35. Sebuah kombinasi apik antara Youssouf Fofana dan Rafael Leao di lini tengah Milan berhasil membongkar pertahanan Inter. Fofana kemudian melepaskan umpan terobosan mematikan ke sisi kiri pertahanan lawan. Pervis Estupinan, yang berlari dari belakang tanpa kawalan, menyambut umpan tersebut dengan dingin dan menceploskan bola ke gawang Sommer. Gol tunggal ini disambut gegap gempita oleh para pendukung Milan di stadion. Skor 1-0 untuk keunggulan Rossoneri bertahan hingga peluit babak pertama dibunyikan.

Memasuki babak kedua, Inter Milan tampil lebih menekan. Tim asuhan Simone Inzaghi berupaya keras untuk menyamakan kedudukan. Piotr Zielinski mendapatkan kesempatan emas dari sudut sempit pada menit-menit awal paruh kedua. Namun, Maignan kembali menunjukkan kelasnya dengan melakukan penyelamatan gemilang. Federico Dimarco juga membuang peluang emas pada menit ke-54. Berawal dari Nicolo Barella yang melakukan tusukan dari sisi kiri, ia berhasil memberikan umpan kepada Mkhitaryan. Mkhitaryan kemudian menyodorkan bola kepada Dimarco yang sudah berada di posisi yang menjanjikan. Sayangnya, sepakan Dimarco masih melambung di atas mistar gawang.

Denzel Dumfries sempat mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan keras setelah mendapatkan bola liar. Namun, bola masih mengarah tepat ke pelukan Maignan. Inter Milan terus mendominasi penguasaan bola di babak kedua. Mereka seolah mengurung lini belakang AC Milan, memburu gol penyama kedudukan. Meskipun begitu, lini pertahanan Rossoneri yang digalang oleh Tomori dan De Winter tampil solid dan disiplin. Mereka berhasil meredam berbagai serangan yang dilancarkan oleh para pemain Nerazzurri, membuat Inter kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar berbahaya.

Di menit-menit akhir pertandingan, Inter Milan sempat menggetarkan jala gawang Milan. Sepak pojok yang dieksekusi oleh Dimarco disambut sundulan oleh Carlos Augusto. Namun, kegembiraan para pemain Inter seketika sirna ketika wasit meniup peluitnya, menandakan bahwa tendangan sudut tersebut harus diulang karena adanya pelanggaran sebelum bola ditendang. Keputusan ini mengakhiri harapan Inter untuk menyamakan kedudukan. AC Milan pun berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 hingga akhir pertandingan.

Kemenangan ini membawa AC Milan mengoleksi 60 poin dan kini hanya tertinggal tujuh poin dari Inter Milan yang masih kokoh di puncak klasemen Serie A dengan 67 poin. Jarak yang terpangkas ini membuka kembali peluang Milan untuk bersaing memperebutkan gelar juara liga musim ini, membuat persaingan di papan atas Serie A semakin memanas.

Susunan Pemain:

AC Milan:
Mike Maignan (GK), Fikayo Tomori, Jan Winter, Strahinja Pavlovic, Alexis Saelemaekers, Youssouf Fofana, Luka Modric, Adrien Rabiot, Pervis Estupinan, Rafael Leao, Christian Pulisic.

Inter Milan:
Yann Sommer (GK), Jan Bisseck, Alessandro Akanji, Alessandro Bastoni, Luis Henrique, Nicolo Barella, Piotr Zielinski, Henrikh Mkhitaryan, Federico Dimarco, Lorenzo Esposito, Marcus Bonny.

(pur/ran)