0

Alasan Wendi Cagur Transplantasi Rambut: Bukan Gaya Tapi Faktor Kesehatan!

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Pelawak ternama Wendi Cagur akhirnya angkat bicara mengenai keputusannya menjalani prosedur transplantasi rambut. Berbeda dengan anggapan yang mungkin beredar di kalangan masyarakat, Wendi menegaskan bahwa keputusannya ini bukanlah semata-mata untuk menunjang penampilan atau sekadar mengikuti tren gaya hidup, melainkan didasari oleh pertimbangan kesehatan yang mendalam. Pengakuannya ini diungkapkan dalam sebuah wawancara yang tayang di kanal YouTube Insertlive, pada Rabu, 25 Februari 2026.

Alasan Wendi Cagur Transplantasi Rambut: Bukan Gaya Tapi Faktor Kesehatan!

Wendi Cagur membeberkan bahwa selama kurang lebih lima tahun terakhir, ia telah hidup dengan kondisi kepala plontos. Namun, di balik penampilan ikoniknya tersebut, tersimpan cerita yang jarang diketahui publik. Ia mengungkapkan rutinitas yang cukup menyiksa, yaitu harus mencukur rambutnya setiap tiga hari sekali. Proses pencukuran ini pun tidak dilakukan dengan satu alat saja, melainkan menggunakan dua alat berbeda. Alat pertama berfungsi untuk menghaluskan, sementara alat kedua bertugas untuk menghilangkan sisa rambut. Kebiasaan ini, yang dilakukan secara konsisten selama bertahun-tahun, ternyata memberikan dampak negatif pada kulit kepalanya.

"Selama 5 tahun ini gue kan botak, nah yang orang gak tahu adalah gue tiap 3 hari sekali tuh gue harus cukur rambut gue pakai 2 alat cukur, dari yang pertama kayak menghaluskan, terus yang ngabisin," ujar Wendi. Ia melanjutkan, "Lama-lama kulit kepala tuh iritasi dan berasa sakit dan perih." Kondisi ini semakin diperparah dengan lingkungan kerja yang seringkali memaksanya berada di lokasi syuting dengan suhu udara yang dingin. Paparan dingin yang terus-menerus pada area kepala yang terbuka, menurut Wendi, mulai menimbulkan ketidaknyamanan seiring bertambahnya usia. "Belum lagi lokasi syuting yang dingin, posisi kepala terbuka gini lama-lama gue yang sudah berumur ini aduh kayaknya kalau punya rambut enak kali ya, gak terus-terusan pakai topi," tambahnya.

Alasan Wendi Cagur Transplantasi Rambut: Bukan Gaya Tapi Faktor Kesehatan!

Oleh karena itu, Wendi menegaskan kembali bahwa motivasi utamanya melakukan transplantasi rambut adalah murni karena faktor kesehatan. Ia ingin menghilangkan rasa sakit, perih, dan iritasi yang selama ini dialami pada kulit kepalanya, serta mengurangi ketergantungan pada penggunaan topi sebagai pelindung. "Sebenarnya alasannya faktor kesehatan, bukan untuk gaya-gayaan pengin look gini, look gitu, gak," tegasnya.

Lebih lanjut, Wendi menceritakan bahwa setelah menjalani prosedur transplantasi rambut, ia dihadapkan pada serangkaian pantangan yang cukup ketat. Hal ini merupakan bagian dari proses penyembuhan dan perawatan agar hasil transplantasi dapat optimal. Beberapa pantangan yang harus ia patuhi antara lain menghindari nikotin dan kafein. "Itu nyiksa banget. Kayak nikotin gak boleh, kafein gak boleh," tuturnya.

Alasan Wendi Cagur Transplantasi Rambut: Bukan Gaya Tapi Faktor Kesehatan!

Selain itu, Wendi juga tidak diperbolehkan menggunakan penutup kepala selama satu bulan penuh. Tujuannya adalah untuk memantau perkembangan rambut hasil transplantasi secara langsung dan memastikan tidak ada kendala. "gue gak boleh pakai penutup kepala selama satu bulan untuk mengetahui perkembangan rambut gue," jelasnya. Keputusan ini, meskipun terasa berat, ia ambil demi mendapatkan hasil yang terbaik. "Tapi ya sudah mau gak mau gue harus jalanin untuk kayak sekarang," katanya pasrah namun optimis.

Pantangan lain yang harus dihadapi Wendi adalah terkait pemilihan pakaian. Ia tidak diizinkan mengenakan kaus dan harus menggantinya dengan kemeja. Perubahan ini pun ia akui cukup menguji kesabarannya dalam beradaptasi dengan gaya hidup baru pasca-transplantasi. "Terus juga gue gak bisa pakai kaus, harus pakai kemeja. Lumayan menguji kesabaran," ungkapnya.

Alasan Wendi Cagur Transplantasi Rambut: Bukan Gaya Tapi Faktor Kesehatan!

Dalam wawancara tersebut, Wendi juga tidak menampik bahwa prosedur transplantasi rambut ini membutuhkan investasi finansial yang tidak sedikit. Ia memberikan gambaran mengenai biaya yang ia keluarkan. "Karena untuk transplantasi satu rambut kisaran Rp 30 ribu," ungkapnya. Wendi menyebutkan bahwa total rambut yang ia transplantasi adalah sebanyak 5.096 helai. Angka ini belum termasuk biaya tambahan untuk obat-obatan dan perawatan lanjutan seperti PRP (Platelet-Rich Plasma). Perawatan PRP ini penting untuk menjaga kualitas rambut dan akarnya agar tetap bagus selama setahun ke depan. "Gue ada 5.096 yang ditransplantasi. Belum obat-obatannya, PRP-nya untuk menjaga kualitas rambut dan akarnya bagus selama setahun," paparnya.

Keputusan Wendi Cagur untuk menjalani transplantasi rambut ini menunjukkan bahwa di balik penampilan publik figur, terdapat berbagai alasan personal yang seringkali tidak diketahui oleh khalayak luas. Fokus pada kesehatan, kenyamanan, dan kualitas hidup menjadi prioritas utama bagi Wendi, melebihi sekadar keinginan untuk tampil beda secara estetika. Dengan penjelasan yang gamblang ini, diharapkan masyarakat dapat memahami motivasi di balik tindakan yang diambil oleh pelawak yang identik dengan gaya kocaknya tersebut.