0

Tatap Tur BWF 2026, Herry IP Targetkan Tiga Gelar Bergengsi untuk Ganda Putra Malaysia: Kejuaraan Dunia, Asian Games, dan All England

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Menyongsong musim kompetisi bulutangkis 2026 yang diprediksi akan semakin sengit dan penuh persaingan, Pelatih Ganda Putra Timnas Malaysia, Herry Iman Pierngadi, atau yang akrab disapa Herry IP, telah menetapkan tiga target prioritas utama yang ambisius. Tiga gelar bergengsi tersebut meliputi Kejuaraan Dunia, Asian Games, dan All England, yang semuanya memiliki sejarah dan prestise tersendiri dalam dunia bulutangkis internasional. Keberhasilan Herry IP dalam membina atlet-atlet ganda putra Malaysia selama tahun pertamanya memegang tampuk kepelatihan telah menunjukkan potensi besar yang dimiliki tim. Berbagai gelar juara berhasil diraih, mulai dari turnamen level Asia seperti Badminton Asia Championship, Thailand Open, Malaysia Masters, hingga Singapore Open, serta turnamen lain seperti Macau Open dan Syed Modi International. Pencapaian ini menjadi bukti nyata dedikasi dan keahlian Herry IP dalam meracik strategi dan membangkitkan performa para pemainnya.

Namun, bagi pelatih yang telah malang melintang selama 25 tahun di dunia bulutangkis dengan rekam jejak gemilang bersama Timnas Indonesia, pencapaian tersebut belum dianggap sebagai puncak kesuksesan. Latar belakangnya yang sukses membawa ganda putra Indonesia meraih berbagai gelar prestisius, termasuk gelar juara dunia dan medali Olimpiade, menjadi tolok ukur yang sangat tinggi. Oleh karena itu, memasuki tahun keduanya bersama ganda putra Malaysia, pelatih yang dijuluki "Naga Api" ini tidak ingin berpuas diri. Ia langsung mencanangkan tiga target prioritas yang menjadi fokus utamanya untuk tahun 2026.

Target pertama yang sangat diincar adalah Kejuaraan Dunia. Turnamen ini merupakan salah satu ajang paling prestisius dalam kalender BWF, di mana para pebulutangkis terbaik dari seluruh dunia berkumpul untuk memperebutkan gelar juara dunia. Herry IP mengungkapkan bahwa hasil yang diraih di Kejuaraan Dunia tahun ini belum sesuai dengan harapan tim, sehingga fokus utama musim 2026 akan diarahkan untuk meraih hasil maksimal di ajang ini. Kejuaraan Dunia 2026 dijadwalkan akan diselenggarakan di New Delhi, India, pada tanggal 17 hingga 23 Agustus. Keberhasilan di Kejuaraan Dunia akan menjadi pengakuan tertinggi bagi performa individu dan tim secara keseluruhan, serta menjadi tolok ukur kesiapan Malaysia di panggung dunia.

Target kedua yang tak kalah penting adalah Asian Games. Multievent olahraga terbesar di Asia ini memiliki makna tersendiri bagi negara-negara kontestan, termasuk Malaysia. Herry IP memiliki harapan besar agar para pemain ganda putra Malaysia dapat meraih medali emas di Asian Games 2026. Ganda putra Malaysia terakhir kali merasakan manisnya medali emas Asian Games pada tahun 2006, melalui pasangan legendaris Koo Kien Keat/Tan Boon Heong. Rentang waktu yang cukup panjang ini semakin memotivasi Herry IP untuk mengembalikan kejayaan tersebut. Ia menyadari bahwa meraih emas di Asian Games akan menjadi pencapaian bersejarah dan membanggakan bagi seluruh rakyat Malaysia. Asian Games 2026 akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, pada tanggal 19 September hingga 4 Oktober. Kompetisi di Asian Games biasanya sangat ketat, mengingat persaingan yang kuat dari negara-negara Asia Timur seperti Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan, serta negara-negara kuat lainnya di kawasan Asia Tenggara.

Target ketiga yang menjadi prioritas utama adalah All England Open Badminton Championships. Turnamen yang diselenggarakan di Birmingham, Inggris, ini merupakan salah satu turnamen tertua dan paling bergengsi di dunia bulutangkis. All England seringkali dianggap sebagai " Wimbledon-nya bulutangkis", dan memenangkan gelar di sini adalah impian setiap pebulutangkis profesional. Herry IP menargetkan gelar All England 2026 untuk kembali diraih oleh ganda putra Malaysia. All England 2026 akan digelar pada tanggal 3 hingga 8 Maret. Keberhasilan di turnamen ini akan menunjukkan bahwa ganda putra Malaysia mampu bersaing dan mengalahkan para pemain terbaik dunia di kompetisi yang paling bergengsi.

Rekam jejak Herry IP dalam membina atlet ganda putra sungguh luar biasa. Selama 25 tahun karirnya, ia terbukti mampu melahirkan talenta-talenta hebat yang mengharumkan nama bangsa. Ia berhasil melahirkan lima juara dunia, delapan pemenang All England, dan membimbing tiga dari empat peraih medali emas ganda putra Asian Games terakhir di Indonesia. Pengalaman dan kesuksesan inilah yang menjadi modal utama Herry IP dalam menghadapi tantangan bersama tim ganda putra Malaysia. Ia memiliki pemahaman mendalam tentang bagaimana membentuk pemain menjadi juara, bagaimana mengatasi tekanan kompetisi tingkat tinggi, dan bagaimana menyusun strategi yang tepat untuk mengalahkan lawan-lawannya.

Pernyataan Herry IP mengenai prioritas utamanya ini menunjukkan betapa seriusnya ia dalam membawa ganda putra Malaysia ke level tertinggi. "Ada tiga prioritas utama. Kejuaraan Dunia adalah salah satu target utama saya karena kami tidak mendapatkan hasil yang diinginkan tahun ini. Fokus saya adalah pada Kejuaraan Dunia, Asian Games, dan juga All England," ujar Herry seperti dikutip dari NST. Komitmen ini diharapkan dapat menular kepada para pemainnya, memberikan motivasi tambahan untuk berlatih lebih keras dan tampil maksimal di setiap pertandingan.

Untuk mencapai target-target ambisius ini, diperlukan persiapan yang matang dan terstruktur. Herry IP kemungkinan akan fokus pada peningkatan kekuatan fisik, teknik individu, kekompakan pasangan, dan strategi bermain yang adaptif. Pemilihan pemain yang tepat, program latihan yang intensif, serta manajemen kelelahan dan cedera akan menjadi kunci keberhasilan. Selain itu, mentalitas juara yang kuat juga perlu ditanamkan pada setiap pemain. Mengingat persaingan di sektor ganda putra dunia semakin merata, dengan hadirnya pasangan-pasangan kuat dari berbagai negara, tantangan bagi Herry IP dan timnya tentu tidak akan ringan. Namun, dengan pengalaman, dedikasi, dan target yang jelas, ganda putra Malaysia memiliki peluang besar untuk meraih kesuksesan di tahun 2026. Kesuksesan ini tidak hanya akan menjadi kebanggaan bagi para pemain dan federasi bulutangkis Malaysia, tetapi juga akan menjadi bukti nyata dari kehebatan tangan dingin pelatih Herry Iman Pierngadi.