0

Rebecca Klopper Berkarier Sejak Bocah, Sedih Kehilangan Masa Muda dan Menemukan Cinta dalam Industri Hiburan

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Artis muda berbakat, Rebecca Klopper, mengungkapkan sisi lain dari perjalanan kariernya yang dimulai sejak usia belia. Memulai debutnya di dunia hiburan pada usia 12 tahun, Rebecca merasakan adanya kehilangan momen-momen penting dalam masa remajanya yang seharusnya dihabiskan dengan pengalaman layaknya anak SMA pada umumnya. Namun, di balik kesedihan tersebut, ia juga menemukan kebahagiaan dan kecintaan yang mendalam terhadap industri yang telah membesarkannya.

Rebecca Klopper Berkarier Sejak Bocah, Sedih Kehilangan Masa Muda

Rebecca Klopper, yang kini telah menjelma menjadi salah satu artis muda yang diperhitungkan di Tanah Air, berbagi pengalaman pribadinya mengenai dampak berkarier sejak dini. Dalam sebuah kesempatan yang diunggah di kanal YouTube TS Media pada Minggu (8/2/2026), Rebecca dengan jujur mengaku sempat merasakan kesedihan mendalam karena harus mengorbankan masa muda yang ideal. "Awalnya kayak lumayan sedih, gak ngerasain cabut sekolah, gitu-gitulah anak SMA. Aku homeschooling," ujarnya, merujuk pada pilihan pendidikannya yang harus disesuaikan dengan jadwal syuting yang padat. Pengalaman tersebut tentu berbeda dengan teman-temannya yang bisa menikmati masa-masa SMA dengan kegiatan ekstrakurikuler, nongkrong sepulang sekolah, atau sekadar menghabiskan waktu bersama teman-teman tanpa beban profesional.

Perjalanan karier Rebecca dimulai ketika usianya masih sangat muda, sebuah keputusan yang diambil oleh sang ibunda. "Aku mulai umur 12 waktu itu dicemplungin mama," tuturnya. Pada awalnya, keputusan ini mungkin terasa berat, namun seiring berjalannya waktu, Rebecca menemukan cara untuk beradaptasi dan bahkan menemukan sisi positifnya. "Aku berdamainya aku syuting sama-sama dengan orang yang sama kayak support group," ungkapnya. Lingkungan syuting yang ia anggap sebagai "support group" ini membantunya merasa tidak sendirian dalam menjalani kehidupan yang berbeda dari teman-teman seusianya. Ia menemukan kenyamanan dan dukungan dari para kru dan sesama aktor yang menjadi bagian dari "keluarga" di lokasi syuting.

Rebecca Klopper Berkarier Sejak Bocah, Sedih Kehilangan Masa Muda

Proses "berdamai" dengan pilihan hidupnya ini tidak terjadi dalam semalam. Rebecca mengakui bahwa ada fase di mana ia sempat tidak menyukai kenyataan bahwa ia harus memulai karier profesional di usia yang begitu muda. "Terus ternyata seru ya, terus jadi cinta sama industrinya," tambahnya. Pengalaman demi pengalaman yang ia lalui di dunia akting, mulai dari memahami karakter, berinteraksi dengan sutradara, hingga belajar tentang dunia produksi, perlahan menumbuhkan rasa cinta dan dedikasi terhadap profesinya. Ia menyadari bahwa di balik setiap peran yang ia mainkan, ada proses kreatif yang mendalam dan tantangan yang membuatnya terus berkembang.

Lebih lanjut, Rebecca juga mengungkapkan bahwa jika ia tidak terjun ke dunia hiburan, ia memiliki cita-cita lain yang tak kalah mulia. "Rebecca Klopper mengatakan kalau gak jadi artis, dirinya berkeinginan menjadi guru," ungkap berita tersebut, mengindikasikan bahwa di dalam dirinya tersimpan keinginan untuk berbagi ilmu dan mendidik generasi muda. Cita-cita ini menunjukkan sisi lain dari Rebecca yang peduli pada pendidikan dan pengembangan diri. Keinginan menjadi guru mungkin mencerminkan nilai-nilai positif yang ditanamkan padanya, serta kesadaran akan pentingnya ilmu pengetahuan.

Rebecca Klopper Berkarier Sejak Bocah, Sedih Kehilangan Masa Muda

Meskipun telah menemukan kecintaannya pada industri hiburan dan beradaptasi dengan kehidupannya yang unik, kesedihan karena kehilangan sebagian masa muda tetap menjadi bagian dari pengalamannya. Pengalaman ini menjadi pelajaran berharga bagi Rebecca dan mungkin juga bagi banyak orang yang memulai karier di usia muda. Ia belajar untuk melihat kedua sisi mata uang: tantangan dan pengorbanan, namun juga kesempatan dan pencapaian yang luar biasa.

Perjalanan Rebecca Klopper adalah bukti bahwa kesuksesan seringkali datang dengan harga yang harus dibayar. Ia telah membuktikan bahwa dengan ketekunan, adaptasi, dan kemampuan untuk menemukan hal positif dalam setiap situasi, seseorang dapat tumbuh dan berkembang, bahkan ketika harus melewati jalan yang tidak biasa. Kisahnya ini juga memberikan perspektif yang lebih dalam tentang kehidupan para figur publik yang seringkali hanya terlihat gemerlapnya, tanpa menyadari perjuangan dan pengorbanan di baliknya. Rebecca Klopper, dengan segala pengalaman pahit manisnya, kini terus melangkah maju, mengukir namanya di industri hiburan Indonesia dengan karya-karya yang semakin matang. Ia menjadi inspirasi bagi banyak anak muda yang memiliki mimpi dan ambisi besar, mengingatkan bahwa setiap perjalanan memiliki keunikannya sendiri, dan menemukan kedamaian serta cinta dalam prosesnya adalah kunci utama.