BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Pujian nyeleneh namun penuh makna dilontarkan oleh mantan striker legendaris Argentina, Sergio Aguero, terkait penampilan gemilang Lionel Messi di Piala Dunia 2026. Aguero, yang kini lebih banyak berkecimpung di dunia hiburan dan media, tidak ragu menyamakan La Pulga dengan seorang bintang porno yang mampu "menggagahi" semua lawannya di lapangan hijau. Metafora yang cukup provokatif ini tentu saja datang dengan nada humor khas Aguero, namun di baliknya tersimpan kekaguman mendalam terhadap performa Messi yang tetap luar biasa di usianya yang tidak lagi muda. Timnas Argentina, berkat kepemimpinan dan kejeniusan sang kapten, telah berhasil melaju ke partai puncak Piala Dunia 2026, di mana mereka akan berhadapan dengan Spanyol dalam sebuah laga akbar perebutan gelar juara di New Jersey, Senin (20/7) dini hari WIB.
Perjalanan Argentina menuju final Piala Dunia 2026 ini tidak lepas dari peran krusial Lionel Messi. Pemain berusia 39 tahun itu telah menjadi aktor utama di balik setiap kesuksesan Albiceleste, membuktikan bahwa usia hanyalah angka ketika bakat dan dedikasi berpadu. Sejak fase grup, Messi telah mengukir statistik yang mencengangkan, dengan menyumbangkan total 8 gol dan 4 assist. Angka-angka ini bukan sekadar statistik kosong, melainkan bukti nyata kontribusinya yang signifikan dalam setiap pertandingan.
Gelontoran gol dan assist yang diciptakan Messi terbukti mampu menyelamatkan Argentina dari situasi sulit yang berulang kali mereka hadapi. Salah satu momen paling dramatis terjadi di babak 16 besar, di mana Argentina harus bangkit dari ketertinggalan untuk meraih kemenangan comeback atas Mesir. Di pertandingan tersebut, sentuhan magis Messi menjadi pembeda, membuka jalan bagi rekan-rekannya untuk mencetak gol dan membalikkan keadaan. Puncaknya, di babak semifinal, dua assist brilian dari Messi menjadi kunci kemenangan krusial Argentina atas Inggris, memastikan tiket ke final. Assist-assist tersebut menunjukkan visi bermain Messi yang luar biasa, kemampuannya membaca permainan, dan eksekusinya yang tanpa cela, bahkan di bawah tekanan tinggi.
Tak hanya berperan sebagai playmaker ulung, Messi juga membuktikan dirinya sebagai mesin gol yang tak terhentikan. Di usianya yang sudah matang, ia masih mampu bersaing memperebutkan gelar Sepatu Emas di akhir turnamen. Saat ini, Messi sementara berada di puncak daftar pencetak gol terbanyak dengan 8 gol. Ia bersaing ketat dengan para bintang muda yang sedang naik daun, seperti Kylian Mbappe yang juga mengoleksi 8 gol, Erling Haaland dengan 7 gol, dan Jude Bellingham dengan 6 gol. Keberhasilan Messi bersaing di level ini menunjukkan bahwa kualitas dan naluri mencetak golnya tidak pernah luntur, bahkan mungkin semakin terasah seiring pengalaman.
Performa impresif Messi di Piala Dunia 2026, terutama di usianya yang sudah tidak muda lagi, mendapatkan apresiasi yang sangat tinggi dari Sergio Aguero. Aguero, yang merupakan sahabat karib Messi dan sesama legenda Argentina, dengan lantang mengakui Messi sebagai pemain terbaik sepanjang masa (Greatest of All Time – GOAT). Ia mengungkapkan rasa takjubnya melihat Messi masih mampu bermain di level tertinggi, sementara dirinya dan rekan-rekan seangkatannya yang lain sudah berada di belakang layar, menjadi komentator atau pengamat.
"Pada usia 39 tahun ia bermain seperti berusia 20 tahun. Sementara kami [yang seumuran] ada di sini di belakang kamera," ujar Aguero, seperti dilansir dari media ternama Marca. Pernyataan ini menggambarkan jurang pemisah antara performa Messi yang luar biasa dengan realitas fisiknya yang seharusnya sudah menurun. Aguero seolah ingin mengatakan bahwa Messi telah melampaui batas-batas kewajaran usia dalam dunia sepak bola.
Lebih lanjut, Aguero menegaskan bahwa akan sangat sulit, bahkan mungkin mustahil, bagi generasi mendatang untuk menemukan pemain sekelas Messi. Ia sangat yakin bahwa warisan Messi akan abadi dan sulit untuk disamai. "Tidak akan ada yang pernah menyamainya, bertahun-tahun akan berlalu dan tidak akan ada lagi yang seperti dia. Baik kita maupun anak-anak kita tidak akan pernah melihat yang seperti dirinya," tambahnya dengan nada penuh keyakinan. Aguero menggambarkan keunikan Messi sebagai anugerah langka yang mungkin hanya muncul sekali dalam sejarah sepak bola.
Dan kemudian, muncullah metafora yang paling mengejutkan namun juga paling menggambarkan kekaguman Aguero. Dengan nada humor yang khas, ia melontarkan pernyataan, "Messi adalah bintang porno di lapangan. Dia meniduri semua orang." Pernyataan ini, meskipun terdengar vulgar, memiliki makna yang sangat kuat dalam konteks sepak bola. Aguero ingin menggambarkan bagaimana Messi dengan mudahnya menguasai permainan, melewati lawan-lawannya dengan skill yang superior, dan membuat mereka tak berdaya. Dalam bahasa sehari-hari, "meniduri" dalam konteks ini berarti mendominasi, mempermainkan, dan mengalahkan dengan telak. Aguero menggunakan bahasa yang provokatif untuk menekankan betapa superiornya Messi di lapangan, seolah-olah ia memiliki kekuatan magis yang membuat lawan-lawannya tidak berdaya.
Metafora ini juga bisa diartikan sebagai kemampuan Messi untuk "mengambil" apa yang diinginkannya di lapangan, baik itu gol, assist, maupun kemenangan, dengan cara yang sangat efektif dan seringkali mengejutkan. Ia seperti seorang penakluk yang dengan mudahnya meruntuhkan pertahanan lawan, mencetak gol, dan membawa timnya meraih kemenangan. Kejeniusan Messi, dikombinasikan dengan ketenangan dan ketajaman di depan gawang, membuatnya menjadi ancaman konstan bagi setiap tim yang berhadapan dengannya.
Sergio Aguero, dengan pengalamannya sebagai mantan pemain yang pernah merasakan langsung keganasan Messi di lapangan saat berlatih bersama timnas Argentina, tentu memahami betul betapa sulitnya menghentikan La Pulga. Ia telah menyaksikan dari dekat bagaimana Messi bisa mengubah jalannya pertandingan seorang diri. Oleh karena itu, pujiannya, meskipun disampaikan dengan cara yang tidak konvensional, adalah pengakuan tulus atas kehebatan seorang Lionel Messi.
Piala Dunia 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa Lionel Messi, meskipun usianya semakin bertambah, masih berada di puncak performanya. Ia tidak hanya menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya di timnas Argentina, tetapi juga bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia. Perjalanannya menuju final ini adalah kisah tentang dedikasi, kerja keras, dan kejeniusan yang tak lekang oleh waktu. Dan pujian nyeleneh dari Sergio Aguero, meskipun kontroversial, berhasil menangkap esensi dari dominasi dan kehebatan Lionel Messi di atas lapangan hijau. Messi, sang bintang porno di lapangan, sekali lagi membuktikan bahwa ia adalah pemain yang tak tertandingi.

