BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Persaingan di puncak klasemen Serie A Italia semakin memanas, seiring Inter Milan kembali menunjukkan grafik performa yang tidak konsisten. Dalam upaya mereka untuk menjauh dari kejaran rival sekota, AC Milan, Nerazzurri justru kembali tertahan. Hasil imbang 1-1 melawan Fiorentina pada Senin (23/3/2026) dini hari WIB, menandai hasil yang kurang memuaskan bagi tim asuhan Simone Inzaghi. Ini adalah kali ketiga secara beruntun Inter Milan gagal meraih kemenangan di ajang Serie A sepanjang bulan Maret, sebuah periode yang krusial dalam perburuan gelar Scudetto.
Sebelumnya, rentetan hasil minor Inter Milan dimulai dengan kekalahan tipis 0-1 dari rival abadi mereka, AC Milan, dalam sebuah pertandingan yang sarat gengsi. Setelah itu, mereka hanya mampu bermain imbang melawan tim kuda hitam, Atalanta. Dan kini, giliran Fiorentina yang berhasil menahan laju Inter Milan, menambah catatan kelam performa mereka di bulan ini. Ketiga hasil tersebut, yang seharusnya menjadi momentum untuk mengukuhkan posisi di puncak, justru membuat jarak dengan para pesaingnya semakin menipis, membuka celah bagi tim lain untuk memanfaatkan momentum.
Dengan tambahan satu poin dari laga melawan Fiorentina, posisi Inter Milan di puncak klasemen Serie A kini mulai terasa genting. Total 69 poin yang mereka kumpulkan dari 30 pertandingan, meskipun masih memimpin, tidak lagi memberikan rasa nyaman yang absolut di singgasana. Setiap poin yang hilang kini terasa sangat berharga, dan setiap kesalahan bisa berakibat fatal dalam perebutan gelar yang sangat ketat ini. Tekanan semakin terasa ketika AC Milan, yang terus membayangi di peringkat kedua, menunjukkan performa yang lebih stabil dan siap mengintai setiap kesalahan yang dibuat oleh sang pemuncak klasemen.
AC Milan, dengan koleksi 63 poin dari jumlah pertandingan yang sama, terus menunjukkan determinasi tinggi untuk mengejar Inter Milan. Rossoneri, julukan AC Milan, seolah tak kenal lelah mengejar ketertinggalan, dan mereka siap memanfaatkan setiap peluang yang muncul jika Inter Milan kembali terpeleset. Jarak enam poin yang masih memisahkan kedua tim ini, meskipun terkesan cukup, bisa menyusut dengan cepat jika tren performa Inter Milan terus menurun, sementara AC Milan mampu menjaga momentum kemenangan mereka. Pertarungan antara kedua klub sekota ini diprediksi akan semakin sengit hingga akhir musim.
Sementara itu, di posisi ketiga klasemen, Napoli juga turut meramaikan persaingan papan atas. Partenopei, julukan Napoli, berhasil mengumpulkan 62 poin. Meskipun tertinggal tujuh poin dari AC Milan dan sembilan poin dari Inter Milan, Napoli tetap menjadi ancaman yang patut diperhitungkan. Performa mereka yang konsisten sepanjang musim membuat mereka tetap berada dalam perburuan gelar, dan mereka berpeluang untuk naik peringkat jika kedua tim di atasnya terus kehilangan poin. Persaingan tiga besar ini menambah dimensi ketegangan dalam perburuan Scudetto musim ini.
Di luar tiga besar, persaingan untuk memperebutkan posisi di zona Eropa juga tidak kalah sengit. Como, yang secara mengejutkan tampil impresif musim ini, menempati posisi keempat dengan 57 poin. Mereka menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar tim kejutan, tetapi memiliki potensi untuk bersaing di papan atas. Juventus, meskipun sempat mengalami pasang surut, berhasil bangkit dan menempati posisi kelima dengan raihan poin yang sama, 54 poin. Kehadiran tim-tim seperti Como dan Juventus menambah warna dalam dinamika klasemen Serie A.
AS Roma, yang berada di posisi keenam dengan 54 poin, juga menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam perebutan tiket Eropa. Mereka memiliki skuad yang mumpuni dan pengalaman yang cukup untuk bersaing di level tertinggi. Atalanta, yang menduduki peringkat ketujuh dengan 50 poin, dikenal sebagai tim yang selalu menyulitkan lawan dengan gaya bermain menyerang mereka. Lazio, yang berada di peringkat kedelapan dengan 43 poin, masih berusaha untuk memperbaiki posisinya di klasemen.
Bologna, yang menempati posisi kesembilan dengan 42 poin, dan Sassuolo di peringkat kesepuluh dengan 39 poin, juga terus berjuang untuk mengamankan posisi yang lebih baik. Persaingan di paruh atas klasemen menunjukkan betapa ketatnya persaingan di Serie A musim ini, di mana setiap poin sangat berarti untuk menentukan nasib tim di akhir musim.
Udinese, yang juga mengoleksi 39 poin, berada di posisi kesebelas, selisih gol membedakan mereka dengan Sassuolo. Parma, yang menduduki peringkat kedua belas dengan 34 poin, dan Genoa di posisi ketigabelas dengan 33 poin, berusaha untuk menjauh dari zona degradasi. Torino, di posisi keempat belas dengan 33 poin, juga berada dalam tekanan untuk memperbaiki posisinya.
Cagliari, yang berada di peringkat kelima belas dengan 30 poin, masih berjuang untuk keluar dari zona merah. Fiorentina, yang baru saja ditahan imbang oleh Inter Milan, kini menduduki peringkat keenambelas dengan 29 poin. Performa mereka yang naik turun menjadi perhatian tersendiri bagi para penggemar.
Di zona degradasi, Cremonese, yang berada di peringkat ketujuh belas dengan 27 poin, dan Lecce di peringkat kedelapan belas dengan jumlah poin yang sama, menghadapi tantangan berat untuk bertahan di Serie A. Hellas Verona, yang menempati posisi kesembilan belas dengan 18 poin, dan Pisa di dasar klasemen dengan 18 poin, harus bekerja keras untuk membalikkan keadaan. Jarak poin yang cukup jauh dari zona aman membuat mereka harus segera berbenah jika ingin menghindari jurang degradasi.
Klasemen Serie A yang semakin ketat ini menunjukkan bahwa perebutan Scudetto dan tiket ke kompetisi Eropa akan berlangsung hingga pekan terakhir. Inter Milan harus segera menemukan kembali performa terbaik mereka jika tidak ingin kehilangan keunggulan yang telah mereka bangun. Sementara itu, AC Milan dan Napoli siap memanfaatkan setiap celah yang ada. Musim ini, Serie A Italia kembali menyajikan drama yang penuh kejutan dan ketegangan, membuat para penggemar sepak bola di seluruh dunia menantikan setiap pertandingan dengan antusiasme tinggi. Hasil imbang Inter Milan ini tidak hanya berdampak pada posisi mereka di klasemen, tetapi juga menambah bahan bakar pada narasi perebutan gelar yang semakin memanas di Italia.
Klasemen Lengkap Serie A Italia (Setelah Pertandingan Tanggal 23 Maret 2026):
| Pos | Klub | Main | Menang | Seri | Kalah | GM | GK | +/- | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Inter | 30 | 22 | 3 | 5 | 66 | 24 | +42 | 69 |
| 2 | AC Milan | 30 | 18 | 9 | 3 | 47 | 23 | +24 | 63 |
| 3 | Napoli | 30 | 19 | 5 | 6 | 46 | 30 | +16 | 62 |
| 4 | Como | 30 | 16 | 9 | 5 | 53 | 22 | +31 | 57 |
| 5 | Juventus | 30 | 15 | 9 | 6 | 52 | 29 | +23 | 54 |
| 6 | Roma | 30 | 17 | 3 | 10 | 40 | 23 | +17 | 54 |
| 7 | Atalanta | 30 | 13 | 11 | 6 | 41 | 27 | +14 | 50 |
| 8 | Lazio | 30 | 11 | 10 | 9 | 31 | 28 | +3 | 43 |
| 9 | Bologna | 30 | 12 | 6 | 12 | 38 | 36 | +2 | 42 |
| 10 | Sassuolo | 30 | 11 | 6 | 13 | 36 | 40 | -4 | 39 |
| 11 | Udinese | 30 | 11 | 6 | 13 | 35 | 42 | -7 | 39 |
| 12 | Parma | 30 | 8 | 10 | 12 | 21 | 38 | -17 | 34 |
| 13 | Genoa | 30 | 8 | 9 | 13 | 36 | 42 | -6 | 33 |
| 14 | Torino | 30 | 9 | 6 | 15 | 34 | 53 | -19 | 33 |
| 15 | Cagliari | 30 | 7 | 9 | 14 | 31 | 42 | -11 | 30 |
| 16 | Fiorentina | 30 | 6 | 11 | 13 | 35 | 44 | -9 | 29 |
| 17 | Cremonese | 30 | 6 | 9 | 15 | 25 | 44 | -19 | 27 |
| 18 | Lecce | 30 | 7 | 6 | 17 | 21 | 40 | -19 | 27 |
| 19 | Hellas Verona | 30 | 3 | 9 | 18 | 22 | 52 | -30 | 18 |
| 20 | Pisa | 30 | 2 | 12 | 16 | 23 | 54 | -31 | 18 |
(krs/rin)

