BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Musim 2026 diprediksi akan menjadi gelaran Kejuaraan Dunia Moto2 yang ke-78, sebuah kompetisi prestisius yang telah melahirkan banyak bintang balap motor kelas dunia. Dengan jadwal yang padat, mencakup 22 seri balapan yang tersebar di berbagai sirkuit ikonik, para penggemar balap motor akan disuguhkan aksi menegangkan sepanjang tahun. Total 14 tim akan bersaing memperebutkan gelar juara, menurunkan 28 pebalap terbaik yang mewakili berbagai negara dan latar belakang. Yang membanggakan, Indonesia kembali menempatkan salah satu talenta terbaiknya di kelas ini, yakni Mario Suryo Aji, yang akan kembali berlaga bersama Idemitsu Honda Team Asia. Bagi Mario, musim 2026 ini menandai musim ketiganya di kelas Moto2, sekaligus musim keenamnya berkiprah di ajang Grand Prix, sebuah bukti konsistensi dan dedikasinya di dunia balap motor internasional. Pengalaman dan jam terbang yang terus terakumulasi diharapkan akan semakin mematangkan performanya di lintasan.
Kehadiran Mario Suryo Aji di Moto2 bukan hanya sekadar partisipasi, tetapi juga sebuah simbol kebangkitan pebalap Indonesia di kancah global. Dukungan penuh dari PT Astra Honda Motor Indonesia menjadi faktor krusial yang memungkinkan Mario untuk terus berkompetisi di level tertinggi. Perjalanannya di Moto2 dimulai sejak tahun 2024, dan setiap musimnya ia terus menunjukkan progres yang signifikan, belajar dari setiap balapan, dan beradaptasi dengan tuntutan teknis serta fisik yang semakin tinggi di kelas ini. Musim 2026 diharapkan menjadi titik balik bagi Mario untuk meraih hasil yang lebih memuaskan, bahkan menantang podium.
Selain Mario, Moto2 edisi 2026 juga akan diramaikan oleh wajah-wajah baru yang menjanjikan. Beberapa rookie yang patut mendapat perhatian adalah juara dunia Moto3 2025, Jose Antonio Rueda, dan runner-up di kelas yang sama, Angel Piqueras. Keduanya dipromosikan ke Moto2 setelah menunjukkan performa luar biasa di Moto3, mengukuhkan status mereka sebagai talenta muda yang akan mewarnai masa depan balap motor. Jose Antonio Rueda akan membela tim Red Bull KTM Ajo, sebuah tim yang dikenal dengan program pengembangan pebalapnya yang kuat. Sementara itu, Angel Piqueras akan bergabung dengan QJMotor-Frinsa-MSi, tim yang juga memiliki ambisi besar untuk bersaing di papan atas. Kehadiran para rookie ini diprediksi akan semakin meningkatkan intensitas persaingan di Moto2, menantang para pebalap yang sudah lebih berpengalaman.
Untuk memberikan gambaran lengkap mengenai peta persaingan di Moto2 tahun 2026, detikSport telah menyajikan daftar lengkap para pembalap yang akan berlaga, berdasarkan informasi resmi dari situs MotoGP. Daftar ini mencakup 28 nama pebalap dari berbagai negara, masing-masing dengan tim yang mereka bela. Mari kita ulas lebih dalam profil para pebalap dan tim yang akan bertarung memperebutkan poin di setiap seri:
Tim dan Pebalap Moto2 2026:
-
Idemitsu Honda Team Asia: Tim ini kembali diperkuat oleh duo pebalap Asia yang menjanjikan. Mario Suryo Aji dari Indonesia akan melanjutkan perjalanannya di Moto2, didampingi oleh Taiyo Furusato dari Jepang. Keduanya diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal bagi tim dan membawa nama baik negara masing-masing. Kolaborasi antara Mario dan Furusato, yang memiliki latar belakang dan gaya balap yang berbeda, berpotensi menciptakan dinamika menarik di dalam tim.
-
Red Bull KTM Ajo: Tim papan atas ini akan mengandalkan kombinasi talenta muda dan pengalaman. Jose Antonio Rueda, juara dunia Moto3 2025, akan menjalani debutnya di Moto2 bersama tim ini. Ia akan berduet dengan Collin Veijer, pebalap Belanda yang telah menunjukkan potensi besar di kelas ini. Kehadiran Rueda di tim yang sangat kompetitif ini tentu akan memberinya peluang besar untuk belajar dan berkembang pesat.
-
QJMotor-Frinsa-MSi: Tim ini akan menjadi rumah bagi dua rookie potensial. Angel Piqueras, runner-up Moto3 2025, akan memulai karirnya di Moto2 bersama tim ini. Ia akan berbagi garasi dengan Irvan Ortola, pebalap muda Spanyol lainnya yang juga siap memberikan kejutan. Kombinasi rookie ini menunjukkan ambisi tim untuk membangun masa depan yang cerah.
-
Reds Fantic Racing: Tim ini akan menampilkan kombinasi pebalap yang solid. Barry Baltus akan kembali membalap untuk tim ini, membawa pengalamannya di Moto2. Ia akan diduetkan dengan Tony Arbolino, pebalap Italia yang telah memiliki rekam jejak impresif di kelas ini. Arbolino, dengan pengalamannya yang lebih matang, diharapkan dapat menjadi mentor bagi Baltus dan membawa tim meraih hasil terbaik.
-
Forward Factory Team: Tim ini akan menurunkan dua pebalap asal Spanyol yang memiliki potensi untuk bersaing. Jorge Navarro dan Alex Escrig akan menjadi andalan tim ini. Keduanya memiliki pengalaman di kelas Moto2 dan diharapkan dapat memberikan performa yang konsisten sepanjang musim.
-
OnlyFans American Racing Team: Tim ini akan kembali diperkuat oleh dua pebalap yang telah dikenal di Moto2. Joe Roberts dari Amerika Serikat dan Filip Salac dari Czechia akan menjadi duo andalan tim ini. Keduanya memiliki kemampuan untuk tampil kompetitif dan berpotensi meraih podium.
-
SpeedRS Team: Tim ini akan diperkuat oleh dua pebalap Eropa. Celestino Vietti dari Italia, yang memiliki pengalaman di MotoGP, akan menjadi salah satu andalan tim ini. Ia akan berpasangan dengan Luca Lunetta, pebalap muda Italia lainnya yang siap menunjukkan potensinya.
-
Italtrans Racing Team: Tim ini akan menurunkan kombinasi pebalap yang menarik. Daniel Munoz dari Spanyol akan menjadi salah satu pebalap utama tim ini. Ia akan berpasangan dengan Adrian Huertas, pebalap Spanyol lainnya yang juga memiliki potensi besar.
-
Liqui Moly Dynavolt Intact GP: Tim ini akan diperkuat oleh dua pebalap yang memiliki gaya balap agresif. Manuel Gonzalez dari Spanyol dan Senna Agius dari Australia akan menjadi duo andalan tim ini. Keduanya diharapkan dapat memberikan pertarungan sengit di setiap balapan.
-
Italjet Gresini Moto2: Tim ini akan kembali diperkuat oleh Sergio Garcia, pebalap Spanyol yang selalu menjadi ancaman di setiap balapan. Ia akan berpasangan dengan Alonso Lopez, pebalap Spanyol lainnya yang juga memiliki kemampuan untuk bersaing di papan atas.
-
BLUCRU Pramac Yamaha Moto2: Tim ini akan menurunkan dua pebalap muda Spanyol yang penuh talenta. Izan Guevara, yang telah menunjukkan performa impresif di kelas bawah, akan menjadi salah satu andalan tim ini. Ia akan berpasangan dengan Alberto Fernandez, pebalap muda Spanyol lainnya yang siap bersinar.
-
Momoven Idrofoglia RW Racing Team: Tim ini akan diperkuat oleh Zonta Van Den Goorbergh dari Belanda, yang telah menunjukkan perkembangan positif di Moto2. Ia akan berpasangan dengan Ayumu Sasaki dari Jepang, yang juga memiliki pengalaman di ajang balap internasional.
-
CFMOTO Asp Team: Tim ini akan menurunkan dua pebalap muda yang sangat berbakat. Daniel Holgado dari Spanyol, yang telah menunjukkan performa luar biasa di kelas Moto3, akan menjalani debutnya di Moto2. Ia akan berpasangan dengan David Alonso dari Kolombia, pebalap yang juga memiliki potensi besar.
-
ELF Marc VDS Racing Team: Tim ini akan kembali diperkuat oleh dua pebalap yang selalu menjadi kandidat juara. Aron Canet dari Spanyol, yang telah beberapa kali menjadi kandidat juara, akan kembali membela tim ini. Ia akan berpasangan dengan Deniz Oncu dari Turki, pebalap yang dikenal dengan gaya balapnya yang agresif.
Dengan daftar pebalap yang begitu beragam dan bertalenta, musim Moto2 2026 diprediksi akan menjadi salah satu musim paling menarik dan kompetitif dalam sejarah. Persaingan diprediksi akan semakin ketat, dengan banyak pebalap yang memiliki ambisi untuk meraih kemenangan dan menjadi juara dunia. Dukungan dari tim yang kuat, serta kerja keras para pebalap, akan menjadi kunci keberhasilan mereka di lintasan. Penggemar balap motor di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, tentu sudah tidak sabar menantikan aksi para jagoan mereka di setiap seri.

