0

Baterai Motor Listrik VinFast Bisa Disewa, Sebulan Cuma Rp 84 Ribu

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – VinFast Indonesia, pemain baru di pasar otomotif Tanah Air, secara resmi membuka keran pemesanan untuk tiga model motor listrik perdana mereka: EVO, Feliz II, dan Vapor. Kehadiran ketiga tunggangan ramah lingkungan ini disambut antusias oleh publik, terutama dengan inovasi yang ditawarkan VinFast untuk menekan harga beli awal. Salah satu strategi jitu VinFast adalah menawarkan skema pembelian motor listrik tanpa baterai, yang kemudian dapat disewa oleh konsumen melalui program langganan bulanan. Inisiatif ini membuka pintu bagi lebih banyak masyarakat untuk beralih ke mobilitas listrik tanpa terbebani biaya investasi awal baterai yang cenderung tinggi.

Vo Thi Cam Tu, Managing Director of VinFast E-motorcycles Overseas Market, menjelaskan bahwa keputusan untuk menjual motor listrik dengan dan tanpa baterai adalah bagian dari visi jangka panjang VinFast untuk membangun ekosistem mobilitas berkelanjutan di Indonesia. "Peluncuran tiga model e-scooter dengan sistem tukar baterai secara bersamaan mencerminkan keseriusan serta strategi jangka panjang VinFast dalam membangun ekosistem mobilitas berkelanjutan di Indonesia," ujar Vo Thi Cam Tu dalam sebuah rilis resmi yang diterima. Beliau menambahkan, VinFast tidak hanya berfokus pada penyediaan produk berkualitas, cerdas, dan mudah diakses, tetapi juga berkomitmen untuk berinvestasi secara menyeluruh dalam infrastruktur pendukung, seperti stasiun pengisian daya dan fasilitas tukar baterai. Tujuannya jelas: untuk mendorong dan memudahkan transisi menuju mobilitas hijau bagi konsumen di Indonesia. Dengan menyediakan opsi sewa baterai, VinFast berupaya menghilangkan salah satu hambatan utama adopsi motor listrik, yaitu biaya kepemilikan baterai yang signifikan.

Periode pemesanan awal untuk ketiga motor listrik VinFast ini berlangsung mulai tanggal 20 Mei hingga 20 Juni 2026, dan dapat dilakukan melalui laman resmi Vinfastauto.id. Menariknya, konsumen yang melakukan pemesanan selama periode ini akan mendapatkan keuntungan berupa potongan harga spesial senilai Rp1,6 juta. Untuk dapat melakukan pemesanan, konsumen diwajibkan untuk membayar biaya pemesanan sebesar Rp1 juta, yang bersifat non-refundable. Jadwal pengiriman unit pertama kepada konsumen di Indonesia sendiri telah ditetapkan mulai bulan Juni 2026, menandai dimulainya era baru mobilitas listrik VinFast di pasar domestik.

Beralih ke rincian harga, VinFast EVO ditawarkan dengan dua opsi pembelian. Bagi konsumen yang memilih skema langganan baterai, harga yang dibanderol adalah sekitar Rp18 jutaan. Sementara itu, bagi yang menginginkan kepemilikan penuh atas dua baterai, harga akan menjadi sekitar Rp26 jutaan. Model VinFast Feliz II memiliki harga sekitar Rp20 jutaan dengan skema langganan baterai, dan Rp27 jutaan jika memilih opsi kepemilikan dua baterai. Model teratas, VinFast Viper, dibanderol sekitar Rp24 jutaan untuk skema langganan baterai, dan Rp31 jutaan untuk opsi kepemilikan dua baterai.

Fokus utama dari berita ini adalah skema sewa baterai yang ditawarkan oleh VinFast. Bagi konsumen yang memilih untuk membeli motor listrik tanpa baterai dan kemudian menyewanya, biaya bulanan yang harus dikeluarkan sangat terjangkau, yaitu hanya Rp84 ribu per bulan. Biaya ini tentu saja akan membuat harga motor listrik VinFast menjadi jauh lebih terjangkau dibandingkan jika harus membeli unit beserta baterainya secara penuh. Selain biaya langganan bulanan, VinFast juga menetapkan biaya penukaran baterai yang sangat ekonomis, yakni hanya Rp6.000 per penukaran. Biaya ini mencakup proses penggantian baterai yang habis dengan baterai yang terisi penuh, memungkinkan pengguna untuk terus berkendara tanpa perlu menunggu lama untuk pengisian daya. Model bisnis ini tidak hanya mengurangi beban finansial awal konsumen, tetapi juga menghilangkan kekhawatiran mengenai masa pakai baterai dan teknologi pengisian daya yang terus berkembang.

Lebih jauh lagi, VinFast membekali ketiga model motor listriknya dengan motor BLDC in-wheel yang memiliki kekuatan maksimum 5.200W. Teknologi ini dirancang untuk memberikan performa optimal, khususnya untuk mobilitas perkotaan yang dinamis. VinFast Viper dan Feliz II mampu mencapai kecepatan maksimum hingga 90 km/jam, menjadikannya pilihan yang handal untuk perjalanan jarak menengah dan cepat. Sementara itu, VinFast Evo memiliki kecepatan maksimum hingga 80 km/jam, yang tetap memadai untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari di dalam kota.

Baterai Motor Listrik VinFast Bisa Disewa, Sebulan Cuma Rp 84 Ribu

Desain ketiga motor listrik ini juga patut diapresiasi. Keduanya dirancang dengan dua slot baterai yang ditempatkan secara strategis di bawah jok. Penempatan ini tidak hanya memaksimalkan ruang penyimpanan yang tersedia di bawah jok, tetapi juga memudahkan proses pemasangan dan penukaran baterai. Pengguna dapat dengan mudah mengakses slot baterai untuk melakukan penukaran atau pengisian daya.

Dari segi sumber daya, seluruh model motor listrik VinFast menggunakan dua unit baterai jenis LFP (Lithium Ferro Phosphate). Masing-masing baterai memiliki kapasitas 1,5 kWh, sehingga total kapasitas baterai yang dapat digunakan adalah 3 kWh. Dengan dua baterai yang terisi penuh, Vinfast Evo diklaim mampu menempuh jarak hingga 150 km dalam kondisi berkendara standar. Sementara itu, VinFast Viper dan Feliz II memiliki jangkauan yang sedikit lebih pendek, yaitu hingga 145 km dengan kondisi yang sama. Jarak tempuh ini tentu saja sudah sangat memadai untuk aktivitas mobilitas harian, bahkan untuk perjalanan bolak-balik ke tempat kerja atau aktivitas lainnya tanpa perlu sering mengisi daya.

Skema sewa baterai ini merupakan langkah strategis VinFast untuk mengatasi salah satu tantangan terbesar dalam adopsi kendaraan listrik: biaya awal yang tinggi. Dengan memisahkan harga motor dari harga baterai dan menawarkan opsi sewa, VinFast membuka peluang lebih luas bagi konsumen untuk memiliki kendaraan listrik. Model bisnis ini juga sejalan dengan tren global dalam industri mobilitas berkelanjutan, di mana berbagai perusahaan mulai menawarkan solusi inovatif untuk mempermudah akses terhadap kendaraan listrik.

Selain itu, dengan biaya langganan bulanan yang terjangkau, VinFast berpotensi menarik segmen pasar yang lebih luas, termasuk para profesional muda, pelajar, dan rumah tangga yang mencari solusi transportasi yang efisien, ramah lingkungan, dan hemat biaya. Biaya Rp84 ribu per bulan untuk sewa baterai jauh lebih kompetitif dibandingkan biaya bahan bakar untuk motor konvensional, terutama dengan fluktuasi harga BBM yang sering terjadi. Ditambah lagi, biaya penukaran baterai yang sangat murah semakin memperkuat daya tarik ekonomis dari skema ini.

VinFast juga berencana untuk membangun jaringan stasiun penukaran baterai yang luas di berbagai titik strategis di Indonesia. Hal ini akan memastikan bahwa konsumen dapat dengan mudah menukar baterai mereka kapan pun dan di mana pun dibutuhkan. Ketersediaan infrastruktur yang memadai akan menjadi kunci keberhasilan VinFast dalam membangun kepercayaan konsumen dan mendorong adopsi motor listrik mereka secara massal.

Kehadiran VinFast dengan model bisnis inovatif ini diharapkan dapat memacu persaingan di pasar motor listrik Indonesia, sekaligus mendorong pemain lain untuk turut menawarkan solusi yang lebih terjangkau dan mudah diakses. Dengan demikian, transisi menuju mobilitas hijau di Indonesia dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Konsumen akan mendapatkan lebih banyak pilihan, kualitas produk yang lebih baik, dan tentu saja, harga yang lebih bersaing.

Secara keseluruhan, strategi VinFast untuk menawarkan motor listrik dengan opsi sewa baterai merupakan terobosan yang signifikan. Dengan harga langganan bulanan yang sangat terjangkau, yaitu Rp84 ribu, dan biaya penukaran baterai hanya Rp6.000, VinFast membuka pintu bagi lebih banyak masyarakat Indonesia untuk merasakan manfaat mobilitas listrik tanpa harus mengeluarkan biaya investasi awal yang besar. Inovasi ini, ditambah dengan kualitas produk yang ditawarkan, menempatkan VinFast sebagai salah satu pemain yang patut diperhitungkan di pasar motor listrik Indonesia.