BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Barcelona, yang baru saja mengukuhkan diri sebagai juara LaLiga musim 2025/26, harus menelan pil pahit dalam pertandingan perdana mereka pasca perayaan gelar. Bertandang ke markas Deportivo Alaves di Estadio Mendizorrotza pada Kamis (14/5/2026) dini hari WIB, tim Catalan secara mengejutkan takluk dengan skor tipis 0-1. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Barcelona, yang berambisi untuk mengakhiri musim dengan catatan sempurna dan merayakan gelar juara dengan kemenangan. Pelatih Hansi Flick, yang telah resmi mengamankan trofi LaLiga, memutuskan untuk melakukan sejumlah rotasi pada susunan pemain starting XI, memberikan kesempatan bagi pemain muda dan yang jarang mendapatkan menit bermain. Langkah ini, meskipun bertujuan untuk memberi pengalaman dan menjaga kebugaran pemain kunci, ternyata berujung pada performa yang kurang optimal di lini serang.
Salah satu perubahan signifikan terlihat di lini pertahanan, di mana jebolan akademi La Masia, Alvaro Cortes, mendapatkan debutnya sebagai bek tengah. Kepercayaan ini menjadi momen penting bagi pemain muda tersebut untuk membuktikan diri di panggung tertinggi. Di posisi penjaga gawang, Wojciech Szczesny dipercaya tampil menggantikan Joan Garcia, sebuah keputusan yang mungkin diambil untuk menguji ketangguhan sang kiper dalam pertandingan resmi. Meskipun demikian, perubahan ini tampaknya belum mampu memberikan stabilitas yang diharapkan, terutama dalam menghadapi serangan balik cepat dari tim tuan rumah.
Di tengah dominasi Barcelona dalam penguasaan bola, Alaves berhasil mencuri keunggulan tepat sebelum jeda babak pertama. Pada menit ke-45+1, Ibrahim Diabate berhasil menaklukkan Wojciech Szczesny dengan sebuah tendangan jarak dekat yang akurat. Gol ini tercipta berawal dari sebuah skema sepak pojok yang dieksekusi dengan baik oleh tim tuan rumah. Bola yang berhasil dihalau oleh Marcus Rashford, justru kembali disundul oleh Antonio Blanco. Bola liar tersebut jatuh tepat di kaki Diabate, yang tanpa ragu melepaskan tendangan voli keras dari depan gawang Barcelona, merobek jala gawang Szczesny. Gol tunggal ini menjadi penentu hasil pertandingan dan memberikan suntikan moral luar biasa bagi Alaves.
Kekalahan ini memiliki arti yang sangat besar bagi Deportivo Alaves. Tiga poin penuh yang berhasil mereka raih dari Barcelona menjadi krusial dalam upaya mereka untuk melepaskan diri dari jeratan zona degradasi. Dengan tambahan tiga angka tersebut, Alaves berhasil merangkak naik dari posisi berbahaya dan kini menempati peringkat ke-15 klasemen sementara Liga Spanyol dengan mengoleksi 40 poin. Keberhasilan ini memberikan harapan baru bagi tim asuhan Luis Garcia Plaza untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Spanyol musim depan.
Sementara itu, bagi Barcelona, kekalahan ini membuat rekor poin mereka tidak akan mencapai angka 100. Hingga pekan ke-36, tim Catalan telah mengumpulkan 91 poin dari 36 pertandingan. Dengan hanya menyisakan dua pertandingan lagi, mustahil bagi mereka untuk menyamai atau melampaui rekor poin sempurna yang mungkin mereka cita-citakan. Meskipun gelar juara sudah di tangan, kekalahan ini tentu menyisakan sedikit rasa pahit dan menjadi bahan evaluasi bagi Hansi Flick dan timnya.
Jalannya pertandingan sendiri menunjukkan dominasi Barcelona sejak menit-menit awal. Marcus Rashford menjadi ancaman utama di lini depan, namun dua peluang emas yang didapatkannya belum mampu dikonversi menjadi gol. Hingga memasuki menit ke-30, Barcelona mendominasi jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 75%. Namun, dominasi tersebut belum berbanding lurus dengan efektivitas di sepertiga akhir lapangan. Serangan-serangan mereka terasa kurang tajam dan mudah dipatahkan oleh lini pertahanan Alaves yang tampil disiplin.
Meskipun lebih banyak bertahan, Alaves juga sempat menciptakan peluang berbahaya melalui Nahuel Tenaglia. Pemain Alaves ini berhasil menembus pertahanan Barcelona dan melepaskan tembakan keras dengan kaki kanannya. Beruntung bagi Barcelona, Wojciech Szczesny masih sigap menahan laju bola. Namun, momen tersebut menjadi pertanda bahwa Alaves memiliki potensi untuk memberikan kejutan.
Setelah tertinggal di akhir babak pertama, Barcelona mencoba meningkatkan intensitas serangan di awal babak kedua. Namun, mereka masih kesulitan untuk menciptakan peluang bersih yang benar-benar mengancam gawang Alaves. Alih-alih mencetak gol penyama kedudukan, justru Alaves yang nyaris menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-72. Gelandang Alaves, Guridi, melepaskan sebuah tendangan spekatkuler dari luar kotak penalti, namun bola masih membentur tiang gawang Szczesny. Sebuah kesempatan emas yang terbuang sia-sia.
Barcelona yang terus berupaya menekan di sisa pertandingan, tidak mampu memberikan ancaman berarti bagi gawang Alaves. Tidak ada gol tambahan yang tercipta di paruh kedua. Kekalahan 0-1 ini menandai kali pertama Barcelona menelan kekalahan di LaLiga sejak bulan Februari, sebuah catatan yang cukup mengecewakan setelah rentetan hasil positif yang mereka raih.
Berikut adalah susunan pemain lengkap dari kedua tim:
Deportivo Alaves: Sivera; Perez, Tenaglia, Koski, Parada (Protesoni 80′); Rebbach; Guridi, Blanco, Denis; Martinez, Diabate (Manas 64′).
Barcelona: Szczesny; Kounde, Cubarsi (Espart 62′), Cortes, Balde (Cancelo 79′); Casado (Pedri 62′), Bernal; Roony (Torres 62′), Olmo, Rashford; Lewandowski.

