BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Artis Oki Setiana Dewi baru-baru ini membagikan kabar bahagia sekaligus penuh haru mengenai anak keempatnya, Sulaiman Ali Abdullah, yang telah menjalani proses khitan. Keputusan ini tentu tidak datang dengan mudah, mengingat Sulaiman mengidap Sindrom Prader-Willi (SPW), sebuah kelainan genetik kompleks yang memengaruhi berbagai aspek perkembangan anak. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya pada Rabu, 22 Juli 2026, Oki mengungkapkan perasaan lega dan syukur atas kelancaran proses khitan yang dijalani putranya yang menjelang usia enam tahun.

"Alhamdulillah @sulaimanaliabdullah sudah sunat. Tentu kondisi Sulaiman tidak seperti anak lainnya. Setelah berkonsultasi ke beberapa dokter, Sulaiman diizinkan sunat di usia yang menjelang 6 tahun ini," tulis Oki, menyertai foto-foto yang memperlihatkan momen Sulaiman didampingi olehnya. Keputusan ini merupakan hasil pertimbangan matang dan konsultasi mendalam dengan para profesional medis. Memahami tantangan yang dihadapi anak dengan kondisi khusus, Oki dan suaminya, Ory Vitrio, telah mempersiapkan diri dan Sulaiman untuk momen penting ini.
Oki Setiana Dewi terlihat begitu perhatian mendampingi Sulaiman selama proses khitan. Dalam salah satu foto, ia tampak dengan penuh kasih mendorong kursi roda yang diduduki Sulaiman, menunjukkan dukungan dan kehadiran penuhnya. Momen seperti ini menjadi pengingat akan perjuangan para orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus, di mana setiap langkah perkembangan anak memerlukan perhatian ekstra dan kesabaran yang luar biasa.

"Apa perasaan Umma? Satu persatu dijalani hingga sekarang bisa fokus ke pengobatan berikutnya. Alhamdulillah," ungkap Oki, menggambarkan pergulatan emosional yang ia rasakan. Kata "satu persatu dijalani" menyiratkan serangkaian tantangan kesehatan dan perkembangan yang telah dilalui Sulaiman sejak lahir. Khitan ini menjadi salah satu tonggak penting yang berhasil dilalui, membuka jalan untuk fokus pada tahapan pengobatan dan terapi selanjutnya. Perasaan lega yang terucap bukan hanya karena selesainya prosedur medis, tetapi juga karena keyakinan bahwa setiap langkah yang diambil adalah bagian dari rencana besar untuk memberikan yang terbaik bagi Sulaiman.
Sindrom Prader-Willi sendiri adalah kondisi genetik langka yang ditandai dengan berbagai masalah, termasuk hipotonia (kekurangan otot), kesulitan makan pada bayi, masalah pertumbuhan, gangguan perilaku, dan seringkali disertai dengan tantangan intelektual. Anak-anak dengan SPW seringkali memerlukan perawatan medis yang komprehensif dan dukungan seumur hidup. Oleh karena itu, setiap prosedur medis, sekecil apapun, harus dipertimbangkan dengan sangat hati-hati dan dipandu oleh saran medis. Keputusan untuk mengkhitan Sulaiman menunjukkan bahwa tim medis telah menilai bahwa manfaat dari khitan, baik dari sisi kesehatan maupun agama, lebih besar daripada risiko yang mungkin timbul, dengan tetap memperhatikan kondisi spesifik Sulaiman.

Oki Setiana Dewi, yang dikenal sebagai pendakwah dan selebriti, selalu terbuka dalam berbagi perjalanan hidupnya, termasuk perjuangan dalam membesarkan anak-anaknya, terutama Sulaiman. Sikapnya yang transparan ini tidak hanya memberikan informasi kepada publik, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan dukungan bagi banyak keluarga lain yang menghadapi tantangan serupa. Ia menunjukkan bahwa di balik citra publik yang tegar, ada seorang ibu yang penuh kasih, berjuang demi kesehatan dan kebahagiaan buah hatinya.
Setelah proses khitan berjalan lancar, perhatian Oki beralih pada pemulihan Sulaiman dan kesiapan untuk langkah selanjutnya. Ia tidak lupa untuk memohon doa dari publik. "Doakan Sulaiman ya. Cepet sehat Sulaiman," pintanya dengan tulus. Permohonan doa ini mencerminkan keyakinan akan kekuatan spiritual dan dukungan komunitas. Doa dari banyak orang seringkali menjadi kekuatan moral yang sangat berarti bagi keluarga yang sedang menghadapi masa sulit.

Perasaan Oki Setiana Dewi pasca-khitan Sulaiman dapat digambarkan sebagai campuran antara kelegaan mendalam, kebahagiaan atas pencapaian kecil namun signifikan, serta harapan besar untuk masa depan putranya. Ia telah berhasil menavigasi salah satu fase penting dalam perawatan Sulaiman, dan kini ia siap untuk melanjutkan perjalanan panjang dalam memberikan pengobatan dan kasih sayang terbaik. Keberanian dan ketabahannya dalam menghadapi tantangan hidup patut diapresiasi, menjadikan dirinya panutan bagi banyak orang, terutama dalam hal komitmen orang tua terhadap anak-anak mereka, terlepas dari kondisi apapun yang mereka hadapi.
Kisah Sulaiman dan Oki Setiana Dewi ini menjadi pengingat bahwa setiap anak berharga dan berhak mendapatkan kesempatan untuk tumbuh kembang optimal. Dukungan keluarga, tim medis, dan komunitas adalah pilar penting dalam perjalanan ini. Dengan semangat pantang menyerah dan cinta yang tak terhingga, Oki Setiana Dewi terus berjuang demi masa depan Sulaiman, menjadikan setiap langkah kecil sebagai kemenangan besar yang patut disyukuri. Kebahagiaan yang terpancar dari wajah Oki, meskipun tersirat dalam kata-kata, adalah bukti nyata dari kekuatan cinta seorang ibu dan kelegaan setelah melewati sebuah ujian. Harapan untuk kesembuhan Sulaiman menjadi doa yang terus mengalir, didukung oleh kebaikan dan empati dari banyak pihak.

