Lini produk wearable audio Xiaomi di Indonesia kembali menghadirkan inovasi terbarunya dengan meluncurkan Xiaomi Buds 6. Perangkat True Wireless Stereo (TWS) ini datang dengan janji pengalaman audio yang intim namun tetap mengedepankan kenyamanan maksimal berkat desain semi in-ear yang diusungnya. Dengan harga yang diposisikan di bawah Rp 2 juta, Xiaomi Buds 6 tidak hanya mengunggulkan setelan audio dari Harman Golden Ear Team yang diakui secara global, tetapi juga menawarkan fitur peredam bising aktif (ANC) yang mengejutkan untuk sebuah TWS berdesain semi-tertutup. Pertanyaan besar yang mengemuka adalah, apakah Xiaomi Buds 6 mampu meneruskan tradisi Xiaomi dalam menyajikan "value for money" yang luar biasa, sebagaimana yang kita kenal dari lini ponsel mereka? Mari kita telusuri lebih dalam dalam ulasan lengkap berikut.
Desain yang Ergonomis dan Estetis
Xiaomi Buds 6 tetap mempertahankan filosofi desain yang ditemukan pada generasi sebelumnya, baik pada charging case maupun earbud-nya. Charging case hadir dalam bentuk persegi pipih yang elegan, mengingatkan pada desain case AirPods, namun Xiaomi menambahkan sentuhan personal dengan warna dan tekstur dual-tone yang memberikan kesan mewah dan premium. Varian Titan Grey yang mampir ke redaksi kami, misalnya, memancarkan aura sofisticated yang menarik perhatian. Di bagian depan case, terdapat lampu indikator yang memberikan informasi sisa level baterai dengan jelas. Sementara itu, di bagian bawah, kita akan menemukan port USB-C untuk pengisian daya serta sebuah tombol kecil multifungsi yang tidak hanya berfungsi untuk memulai proses pairing, tetapi juga sebagai jalan pintas untuk merekam audio secara instan menggunakan TWS.
Beralih ke earbud, tampilannya sangat mirip dengan AirPods generasi terbaru, menampilkan kepala membulat yang ergonomis dan tangkai atau stem yang relatif pendek. Di sisi tangkai yang menghadap ke depan, tersemat panel sentuh responsif yang memungkinkan pengguna mengontrol berbagai fungsi TWS. Keunikan utama Xiaomi Buds 6 terletak pada desain semi in-ear-nya, yang berarti tidak ada ear tip silikon yang masuk langsung ke dalam lubang telinga. Bagi sebagian besar pengguna, desain ini kerap dianggap jauh lebih nyaman dibandingkan earbuds in-ear konvensional, yang terkadang bisa menyebabkan telinga terasa lelah atau tidak nyaman jika dipakai dalam waktu yang lama. Xiaomi secara spesifik mengklaim bahwa desain Buds 6 telah dioptimalkan agar lebih ergonomis, memastikan kenyamanan dan kesesuaian yang pas di telinga setiap penggunanya.
Dengan bobot masing-masing earbud hanya sekitar 4,4 gram, Xiaomi Buds 6 benar-benar terasa sangat ringan di telinga, bahkan nyaris tidak terasa sedang mengenakan apa-apa. Pengalaman mendengarkan musik atau podcast hingga berjam-jam lamanya tidak lagi menjadi beban, karena telinga tidak akan mudah merasa capek. Mengingat desain semi in-ear ini hanya mengandalkan kontur telinga untuk bertahan di posisinya, kami terkesan dengan stabilitas TWS ini. Buds 6 terasa mantap dan tidak mudah goyah di telinga, bahkan saat digunakan berjalan cukup cepat atau melakukan aktivitas olahraga ringan yang tidak terlalu intens. Selain itu, perangkat ini telah mendapatkan rating IP54, yang menjamin ketahanan terhadap percikan air dan debu. Ini menjadikannya pilihan yang aman untuk menemani aktivitas di luar ruangan, meskipun disarankan untuk tidak melakukan aktivitas fisik yang terlalu ekstrem agar earbud tidak mudah terlepas dari telinga.
Fitur Canggih dan Antarmuka Pengguna yang Intuitif

Konektivitas Xiaomi Buds 6 sangatlah modern, mendukung perangkat Android maupun iOS melalui koneksi Bluetooth 5.4. Proses pemasangannya sangat mudah dan cepat, hanya membutuhkan beberapa detik saja melalui aplikasi pendamping Xiaomi Earbuds. Aplikasi ini, meskipun terbilang minimalis dalam antarmukanya, menyediakan fungsionalitas esensial yang sangat berguna. Pengguna dapat dengan leluasa mengaktifkan atau menonaktifkan fitur peredam bising aktif (ANC) serta mengatur equalizer sesuai preferensi audio pribadi mereka. Aplikasi ini juga menawarkan opsi untuk menyesuaikan gestur kontrol TWS, yang akan kita bahas lebih detail di bagian selanjutnya.
Untuk personalisasi kualitas audio, Xiaomi Buds 6 menawarkan beberapa fitur menarik. Fitur Immersive Sound dirancang untuk menciptakan pengalaman audio yang lebih mendalam dan luas, sementara fitur head tracking memungkinkan suara bergerak sesuai dengan gerakan kepala pengguna, memberikan sensasi audio spasial yang realistis. Aplikasi Xiaomi Earbuds menyediakan enam profil audio yang telah disesuaikan, termasuk Harman AudioEFX dan Harman Master, yang dikenal mampu menghasilkan karakter suara yang natural dan kaya. Jika keenam profil tersebut belum memenuhi selera, pengguna masih memiliki kebebasan untuk menyesuaikan profil audio secara manual menggunakan equalizer yang tersedia, memungkinkan kustomisasi yang sangat detail.
Salah satu fitur yang menonjol dan cukup unik adalah kemampuan perekaman audio. Fitur ini dapat diakses dengan mudah melalui tombol pada case, sentuhan pada tangkai earbud, atau langsung dari aplikasi Xiaomi Earbuds. Tidak hanya mampu merekam percakapan langsung, fitur ini juga bisa merekam percakapan telepon, menjadikannya alat yang praktis untuk mencatat ide atau detail penting. Masing-masing earbud bahkan dapat menyimpan rekaman audio hingga 90 menit, menambah kepraktisan penggunaan. Selain itu, Xiaomi Buds 6 juga mendukung fitur In-ear Detection yang secara otomatis akan menjeda musik saat earbud dilepas dari telinga, serta Dual Connection yang memungkinkan TWS ini terhubung ke dua perangkat sekaligus, misalnya ponsel dan laptop, untuk transisi audio yang mulus.
Kekhawatiran akan kehilangan Xiaomi Buds 6 juga diminimalisir berkat dukungan fitur pelacakan yang komprehensif. Perangkat ini dapat ditemukan menggunakan aplikasi Xiaomi Earbuds, dan yang lebih mengesankan, ia juga mendukung platform Apple Find My dan Google Find Hub, memperluas jangkauan pelacakannya. Earbud yang dilacak akan mengeluarkan suara alarm untuk memandu pengguna menemukannya. Namun, penting untuk dicatat bahwa fitur pelacakan di aplikasi Xiaomi Earbuds hanya efektif jika salah satu atau kedua earbud yang hilang karena tercecer. Jika case beserta earbud di dalamnya yang hilang, perangkat tidak lagi terhubung dengan aplikasi Xiaomi Earbuds sehingga tidak dapat dilacak melalui aplikasi tersebut. Kabar baiknya, platform Apple Find My memiliki kemampuan untuk melacak lokasi case, baik dalam keadaan kosong maupun berisi earbud, memberikan lapisan keamanan ekstra bagi pengguna ekosistem Apple.
Kontrol Intuitif dengan Sedikit Tantangan
Xiaomi Buds 6 dilengkapi dengan panel sentuh yang terletak di tangkai earbud, memungkinkan pengguna mengontrol audio yang sedang diputar dengan mudah. Panel sentuh ini sangat responsif terhadap berbagai gestur seperti menekan, menekan dan menahan, atau menggeser (swipe). Yang menarik, setiap gestur ini dapat diatur dan disesuaikan sesuka hati melalui aplikasi Xiaomi Earbuds, memberikan fleksibilitas kontrol yang tinggi.
Panel sentuh ini tidak hanya terbatas pada kontrol audio dan peredam bising. Fungsinya meluas untuk memanggil asisten suara, mengambil foto dari jarak jauh, merekam audio, dan bahkan mengaktifkan subtitle AI, menunjukkan multifungsi yang luar biasa. Ketika panel sentuh ditekan atau di-swipe, Xiaomi Buds 6 akan mengeluarkan indikator berupa suara klik yang sangat pelan dan tidak mengganggu musik yang sedang diputar, memberikan feedback taktil yang memuaskan.

Namun, desain semi in-ear Xiaomi Buds 6, meskipun nyaman, membawa sedikit tantangan terkait kontrol. TWS ini terasa cukup sensitif terhadap sentuhan dan goyangan. Jika pengguna tidak hati-hati saat menekan tombol untuk menjeda atau memutar lagu berikutnya, posisi earbud yang tadinya sudah pas bisa jadi bergeser, sehingga perlu diatur ulang untuk mendapatkan posisi yang optimal dan kenyamanan kembali. Ini mungkin memerlukan sedikit adaptasi bagi pengguna yang terbiasa dengan earbud in-ear yang lebih stabil saat disentuh.
Kualitas Audio yang Memukau dan ANC yang Fungsional
Di sektor audio, Xiaomi Buds 6 mengandalkan dynamic driver berukuran 11 mm yang diperkuat dengan triple magnetic circuit. Sistem canggih ini diklaim mampu meningkatkan sensitivitas frekuensi rendah hingga 40% dan menghadirkan rentang frekuensi yang luas, dari 16 Hz hingga 40 kHz, menjanjikan reproduksi suara yang detail dan kaya. TWS ini juga membanggakan setelan audio Harman AudioEFX yang diklaim mampu menghasilkan suara yang lebih alami dan otentik. Dukungan Snapdragon Sound dan Hi-Res Audio Wireless lebih lanjut memastikan pengguna dapat menikmati kualitas audio lossless hingga resolusi 24-bit/48kHz, sebuah fitur premium yang jarang ditemukan di segmen harga ini.
detikINET menguji kualitas audio Xiaomi Buds 6 dengan streaming musik lossless dari Apple Music pada volume 50%, dengan profil audio "Balanced sound" yang dipilih dari aplikasi Xiaomi Earbuds. Setelah mendengarkan ratusan lagu dari berbagai genre, dapat disimpulkan bahwa Xiaomi Buds 6 memiliki profil audio yang cukup seimbang, namun dengan sedikit penekanan pada frekuensi bass. Karakter suara ini sangat cocok untuk penggemar musik elektronik, R&B, hingga genre rock yang membutuhkan dentuman bass yang kuat dan detail instrumen yang jelas. Secara pribadi, kami lebih menyukai mendengarkan lagu dengan profil audio Harman AudioEFX, yang berhasil membuat suara instrumen dan vokal menjadi lebih menonjol tanpa terdengar berlebihan atau mengganggu keseimbangan keseluruhan.
Lagu dengan instrumental berlapis-lapis seperti ‘The Vapours’ ciptaan Anna Meredith ditampilkan dengan sangat jelas dan detail, bahkan hingga nuansa terkecil sekalipun dapat tertangkap dengan baik. Sementara itu, lagu rock yang dinamis seperti ‘Don’t Make Me a Target’ dari Spoon memperdengarkan pemisahan stereo yang sangat mantap, dengan treble dari suara hi-hat dan simbal terdengar renyah dan presisi. Ini menunjukkan kemampuan Xiaomi Buds 6 dalam mereproduksi detail audio yang kompleks dengan baik.
Xiaomi Buds 6 juga dilengkapi dengan fitur peredam bising aktif (ANC). Perlu diakui, karena desainnya yang semi in-ear, kemampuan ANC-nya tidak akan serapat TWS in-ear yang sepenuhnya menutup lubang telinga. Pengguna dapat mengatur tingkat peredaman antara "Balanced" atau "Deep" di aplikasi Xiaomi Earbuds, namun perbedaannya terasa tidak terlalu kentara. Meski demikian, ANC yang ditawarkan Xiaomi Buds 6 cukup efektif dalam meredam white noise atau suara bising yang konstan seperti suara kipas angin atau hiruk pikuk di kantor. Namun, efektivitas ANC di Xiaomi Buds 6 sangat ditentukan oleh posisi earbud di telinga. Jika posisi sedikit bergeser, maka suara bising dari luar dapat dengan mudah menyusup masuk ke telinga, mengurangi pengalaman peredaman yang optimal.
Daya Tahan Baterai yang Andal

Untuk urusan daya, Xiaomi Buds 6 dibekali dengan baterai berkapasitas 35 mAh di masing-masing earbud, dan charging case-nya memiliki baterai sebesar 475 mAh yang berfungsi sebagai cadangan daya. Xiaomi mengklaim bahwa charging case ini dapat memperpanjang masa pakai earbud hingga total 35 jam, sebuah angka yang cukup impresif.
Berdasarkan pengujian yang dilakukan oleh detikINET, Xiaomi Buds 6 mampu bertahan untuk mendengarkan lagu hingga 6 jam penuh dengan fitur ANC dimatikan dan volume diatur pada 50%. Jika fitur ANC diaktifkan, masa pakai baterai earbud sedikit berkurang menjadi sekitar 3 jam. Hasil pengujian ini tidak berbeda jauh dari klaim resmi Xiaomi yang menyatakan masa pakai baterai Xiaomi Buds 6 dalam kondisi ANC mati bisa mencapai 6 jam, dan dalam kondisi ANC aktif mencapai 3,5 jam. Ini menunjukkan konsistensi antara klaim pabrikan dan performa di dunia nyata. Daya tahan baterai ini sudah setara dengan banyak rivalnya di kelas yang sama, memberikan keandalan untuk penggunaan sehari-hari.
Kesimpulan: Nilai Lebih dalam Paket Premium (Opini detikINET)
Dengan banderol harga di bawah Rp 2 juta, Xiaomi Buds 6 muncul sebagai alternatif yang sangat menarik dan kompetitif, bahkan bisa dibilang menjadi pesaing serius bagi Apple AirPods generasi terbaru dengan fitur ANC. Keduanya sama-sama mengusung desain semi in-ear yang nyaman dan dilengkapi fitur peredam bising aktif, namun Xiaomi Buds 6 menawarkan semua keunggulan tersebut dengan harga yang jauh lebih terjangkau, menegaskan komitmen Xiaomi terhadap "value for money."
Xiaomi Buds 6 memiliki profil suara yang cukup seimbang dengan sentuhan bass yang punchy, menjadikannya pilihan yang sangat cocok untuk mendengarkan musik dari berbagai genre, dari pop, R&B, hingga rock dan elektronik. Fitur ANC yang tersedia, meskipun tidak sekuat TWS in-ear penuh, tetap cukup memadai untuk meredam kebisingan ambient sehari-hari, walau efeknya memang baru terasa optimal setelah posisi earbud diutak-atik untuk mendapatkan seal terbaik. Daya tahan baterainya juga sudah setara dengan rival-rivalnya di pasaran, memberikan pengalaman penggunaan yang cukup lama, meskipun tentu harapan untuk peningkatan di generasi selanjutnya selalu ada.
Secara keseluruhan, Xiaomi Buds 6 berhasil melanjutkan tradisi Xiaomi dalam menawarkan nilai lebih kepada konsumen dengan harga yang ramah di kantong. Bagi Anda yang mencari TWS dengan desain nyaman, kualitas suara yang nyaring dan detail, serta fitur ANC yang fungsional, tanpa harus menguras dompet terlalu dalam, Xiaomi Buds 6 adalah pilihan yang sangat layak untuk dipertimbangkan. Ini adalah bukti bahwa kenyamanan dan performa audio premium tidak selalu harus datang dengan harga yang fantastis.

