BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Drama menegangkan tersaji di Grup L Piala Dunia 2026, di mana Inggris berhasil mengukuhkan diri sebagai juara grup setelah menaklukkan Panama dalam laga pamungkas yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, Minggu (28/6) pagi WIB. Kemenangan 2-0 berkat gol-gol yang dicetak oleh talenta muda Jude Bellingham dan striker kawakan Harry Kane, memastikan The Three Lions mengoleksi tujuh poin dari dua kemenangan dan satu hasil imbang, sebuah performa solid yang menempatkan mereka di posisi teratas. Sementara itu, Ghana, meskipun menelan kekalahan tipis 2-1 dari Kroasia di pertandingan yang bersamaan, tetap berhak melaju ke babak 32 besar berkat koleksi empat poin yang mereka raih, yang terbukti cukup untuk menjadi salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Kroasia, dengan kemenangan dramatis atas Ghana, berhasil merangsek ke peringkat kedua klasemen akhir Grup L dengan enam poin. Performa impresif Luka Modric dan kawan-kawan di fase grup menunjukkan bahwa mereka adalah kekuatan yang patut diperhitungkan di turnamen ini. Kemenangan tipis 2-1 atas The Black Stars di Philadelphia menjadi bukti ketangguhan mereka, namun juga menyisakan sedikit kekecewaan bagi tim asuhan Otto Addo yang harusnya bisa meraih hasil lebih baik. Di sisi lain, Panama harus mengakhiri petualangan mereka di Piala Dunia 2026 tanpa raihan poin. Tiga kekalahan beruntun membuat mereka pulang lebih awal, sebuah hasil yang mengulang memori pahit partisipasi pertama mereka di Piala Dunia 2018. Perbedaan mencolok dari edisi sebelumnya adalah kegagalan mereka mencetak satu gol pun di fase grup kali ini, sebuah catatan yang tentu ingin segera dilupakan oleh tim El Canalero.
Nasib ketiga tim yang lolos dari Grup L kini bergantung pada hasil pertandingan pamungkas Grup K. Inggris memiliki dua skenario lawan yang menarik: menghadapi Senegal yang berpotensi menjadi juara grup, atau beradu nasib melawan tim peringkat ketiga dari Grup K. Pilihan ini tentu akan menjadi pertimbangan serius bagi pelatih Gareth Southgate dalam meracik strategi di fase gugur. Kroasia, yang menempati posisi runner-up, sudah dipastikan akan menghadapi tim yang keluar sebagai runner-up di Grup K. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi Vatreni untuk kembali menunjukkan determinasi tinggi melawan tim yang juga telah membuktikan diri mampu bersaing di level internasional. Ghana, yang melaju sebagai tim peringkat ketiga terbaik, akan berhadapan langsung dengan tim yang berhasil mengunci posisi juara di Grup K. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi ujian berat bagi The Black Stars untuk membuktikan bahwa mereka layak berada di babak selanjutnya.
Perjalanan Grup L ini menampilkan dinamika yang menarik, di mana setiap pertandingan memberikan pelajaran berharga. Inggris menunjukkan konsistensi dan kedalaman skuad, dengan kombinasi pengalaman dan bakat muda yang menjadi kunci keberhasilan mereka. Jude Bellingham, dengan golnya yang krusial, kembali membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu pemain muda paling menjanjikan di dunia. Harry Kane, sebagai kapten dan ujung tombak tim, terus menunjukkan ketajamannya di depan gawang lawan. Kombinasi keduanya menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan. Kroasia, dengan tradisi sepak bola mereka yang kuat, kembali membuktikan diri sebagai tim yang sulit dikalahkan. Pengalaman dan mental juara para pemain senior mereka menjadi aset berharga di setiap pertandingan. Meskipun kalah dari Inggris, performa mereka tetap mengesankan. Ghana, meskipun harus tersingkir dari persaingan juara grup, menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Lolos sebagai tim peringkat ketiga terbaik adalah pencapaian yang patut diapresiasi, dan mereka berhak mendapatkan kesempatan untuk membuktikan diri di babak gugur.
Panama, di sisi lain, harus merefleksikan performa mereka di turnamen ini. Kegagalan mencetak gol menunjukkan adanya masalah serius dalam lini serang mereka. Perlu adanya evaluasi mendalam untuk memperbaiki kekurangan yang ada agar dapat bersaing di masa depan. Pengalaman di Piala Dunia selalu menjadi pelajaran berharga, dan Panama diharapkan dapat bangkit dari kekecewaan ini. Hasil di Grup L ini juga memberikan gambaran tentang persaingan ketat yang akan mewarnai fase gugur Piala Dunia 2026. Tim-tim yang berhasil lolos menunjukkan bahwa mereka memiliki kualitas dan mental yang dibutuhkan untuk melaju lebih jauh. Setiap pertandingan di babak gugur akan menjadi final bagi tim-tim yang berjuang untuk meraih gelar juara dunia.
Menjelang babak gugur, para penggemar sepak bola di seluruh dunia akan menantikan hasil pertandingan Grup K yang akan menentukan lawan-lawan dari Inggris, Kroasia, dan Ghana. Ketegangan akan semakin terasa ketika tim-tim terbaik dunia akan saling berhadapan dalam duel-duel klasik yang diprediksi akan menyajikan tontonan menghibur dan penuh kejutan. Harapan besar disematkan kepada ketiga tim dari Grup L untuk dapat memberikan penampilan terbaik mereka dan melaju sejauh mungkin dalam turnamen akbar ini. Keberhasilan mereka tidak hanya akan menjadi kebanggaan bagi negara masing-masing, tetapi juga akan menambah warna dan cerita menarik dalam sejarah Piala Dunia 2026.
Berikut adalah klasemen akhir Grup L Piala Dunia 2026:
| No | Negara | Main | M | S | K | Selisih Gol | Poin | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Inggris | 3 | 2 | 1 | 0 | 6-2 | 7 | Lolos |
| 2 | Kroasia | 3 | 2 | 0 | 1 | 5-5 | 6 | Lolos |
| 3 | Ghana | 3 | 1 | 1 | 1 | 2-2 | 4 | Lolos |
| 4 | Panama | 3 | 0 | 0 | 3 | 0-4 | 0 | Tersingkir |
Klasemen fase grup Piala Dunia 2026 selengkapnya bisa dicek melalui tautan berikut ini: https://sport.detik.com/juara-bola-dunia-2026/klasemen-group

