0

Rinaldy Yunardi Bangga Tiara Karyanya Hiasi Video Musik Terbaru Shakira, Sejarah Tiga Kali Kolaborasi Terungkap

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Kolaborasi antara desainer aksesori ternama Indonesia, Rinaldy Yunardi, dengan ikon musik internasional, Shakira, kembali mencuri perhatian publik. Kali ini, karya Rinaldy menghiasi penampilan Shakira dalam video musik terbarunya yang berjudul "Choka Choka," yang dibintanginya bersama Anitta. Tiara megah buatan Rinaldy menjadi salah satu elemen visual yang menonjol dalam video klip tersebut, menegaskan kembali reputasi Rinaldy sebagai desainer pilihan bintang dunia. Kebahagiaan terpancar jelas dari Rinaldy Yunardi, mengingat ini adalah kali ketiga Shakira mempercayakan penampilannya pada sentuhan artistik desainer kelahiran 13 Desember 1970 ini. Pengalaman sebelumnya, termasuk dalam video musik "Perro Fiel" pada tahun 2017 dan pemotretan promosi single "Copa Vacia" di tahun 2023, telah membangun rekam jejak kolaborasi yang solid antara keduanya.

Proses kreatif di balik pembuatan tiara untuk Shakira ini diungkapkan Rinaldy kepada detikcom melalui pesan singkat pada Kamis, 7 Mei 2026. Sekitar satu setengah bulan sebelum perilisan video musik, Rinaldy menerima permintaan khusus dari pihak Shakira. "Kira-kira satu setengah bulan yang lalu saya mendapat permintaan untuk dibuatkan sebuah tiara, tapi tidak diberikan tema, konsep, dan detail yang diinginkan untuk dikenakan Shakira di music video terbarunya," ungkap Rinaldy. Ketiadaan detail spesifik inilah yang justru memicu Rinaldy untuk menggali lebih dalam dan mempelajari gaya Shakira. Ia melakukan riset mendalam dengan meninjau kembali penampilan Shakira di media sosial dan video klipnya sebelumnya. Tujuannya adalah untuk menangkap esensi gaya Shakira dan menerjemahkannya ke dalam sebuah karya yang tidak hanya indah, tetapi juga harmonis dengan keseluruhan konsep visual video musik tersebut.

Dalam upayanya memahami visi yang diinginkan, Rinaldy mengandalkan intuisi dan pemahamannya terhadap estetika Shakira. Ia bertekad untuk menciptakan sebuah mahakarya yang merefleksikan keanggunan dan kekuatan Shakira sebagai seorang penampil global. Desainer yang karya-karyanya telah langganan dikenakan oleh para penyanyi internasional ini, kemudian merancang sebuah tiara yang unik dan memukau. Tiara tersebut dirancang dengan bentuk melingkar, yang pemakaiannya difokuskan di area dahi, memberikan sentuhan dramatis sekaligus elegan. Desain ini sengaja dipilih untuk menonjolkan fitur wajah Shakira dan memberikan kesan regal.

Rinaldy memaparkan detail teknis dan artistik dari tiara yang ia ciptakan. "Sebuah tiara yang pemakaiannya di posisi melingkar di kening kepala dengan bahan logam dan kawat yang berdetailkan ukiran filigree dan dodokan yang merupakan ciri khas budaya perhiasan Indonesia," jelasnya. Penggunaan teknik filigree, yang merupakan seni membuat perhiasan dari kawat logam halus yang dipilin dan dilas membentuk pola rumit, memberikan tekstur dan kedalaman pada tiara. Sementara itu, "dodokan," yang merujuk pada ornamen atau hiasan tambahan yang memberikan kesan mewah dan tradisional, semakin memperkuat akar budaya Indonesia dalam desainnya. Kombinasi kedua teknik ini menghasilkan sebuah karya yang tidak hanya modern, tetapi juga kaya akan warisan budaya.

Untuk menambah kilau dan kemewahan, Rinaldy menambahkan sentuhan kristal pada tiara tersebut. "Untuk memperindah saya menambahkan batu kristal dan beberapa juntaian di kanan kiri di samping kepala," tambahnya. Penggunaan batu kristal memberikan efek pantulan cahaya yang memukau, menjadikannya semakin berkilau di bawah sorotan lampu kamera video musik. Detail juntaian di sisi kanan dan kiri tiara berfungsi untuk membingkai wajah Shakira, memberikan dimensi ekstra dan memperkuat kesan anggun. Desain ini menunjukkan perhatian Rinaldy terhadap setiap detail, memastikan bahwa tiara tersebut akan terlihat sempurna dari berbagai sudut pandang.

Proses pembuatan tiara ini memakan waktu yang tidak sedikit, yaitu selama satu bulan penuh. Rinaldy mencurahkan seluruh perhatian dan keahliannya untuk memastikan setiap elemen tiara dibuat dengan presisi dan keindahan maksimal. Dedikasi ini mencerminkan komitmennya untuk selalu memberikan karya terbaik. "Saya selalu berusaha memberikan karya yang indah dan terbaik, semoga cocok dan dapat melengkapi tatanan total looknya yang diinginkan," ujar Rinaldy penuh harap. Harapannya adalah agar tiara tersebut dapat menyatu sempurna dengan busana dan gaya keseluruhan Shakira, serta berkontribusi pada kesuksesan visual video musik "Choka Choka."

Pengalaman Rinaldy Yunardi dalam mendesain untuk bintang internasional bukanlah hal baru. Sebelumnya, ia telah beberapa kali berkolaborasi dengan Shakira. Pada tahun 2017, Shakira mengenakan arm cuffs dari koleksi "The Lady Warrior" milik Rinaldy untuk video musik "Perro Fiel." Arm cuffs tersebut menampilkan desain yang kuat dan eksotis, sesuai dengan citra Shakira dalam lagu tersebut. Kemudian, pada tahun 2023, Shakira kembali memilih karya Rinaldy, kali ini mengenakan headband untuk sesi foto promosi single "Copa Vacia." Pemilihan headband ini menunjukkan fleksibilitas Rinaldy dalam menciptakan berbagai jenis aksesori yang mampu menyesuaikan dengan nuansa dan tema yang berbeda.

Kolaborasi terbaru dengan tiara untuk video musik "Choka Choka" semakin memperkuat status Rinaldy Yunardi sebagai desainer aksesori kelas dunia. Kemampuannya untuk memahami dan menerjemahkan keinginan klien, bahkan dengan arahan yang minim, serta konsistensinya dalam menghasilkan karya berkualitas tinggi, menjadikannya aset berharga bagi industri mode dan hiburan global. Permintaan dari pihak Shakira, yang notabene adalah salah satu penyanyi paling berpengaruh di dunia, membuktikan pengakuan internasional terhadap talenta dan keunikan desain Rinaldy. Hal ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia, yang melalui karya Rinaldy, mampu menunjukkan kekayaan budaya dan seni perhiasannya kepada dunia.

Video musik "Choka Choka" sendiri digadang-gadang akan menjadi hit besar, mengingat kolaborasi antara Shakira dan Anitta yang merupakan dua nama besar di industri musik latin. Kehadiran tiara buatan Rinaldy Yunardi di video klip ini tidak hanya menambah nilai estetika visualnya, tetapi juga menjadi sorotan tersendiri bagi para penggemar mode dan desain. Tiara tersebut, dengan detail filigree dan dodokan khas Indonesia yang dipadukan dengan kilau kristal, menjadi bukti bahwa keindahan tradisional dapat bersanding harmonis dengan gaya kontemporer yang modern dan mendunia.

Perjalanan Rinaldy Yunardi dari seorang desainer lokal menjadi desainer pilihan bintang internasional adalah inspirasi bagi banyak anak muda Indonesia. Ia membuktikan bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan inovasi, batasan geografis tidak lagi menjadi penghalang untuk meraih kesuksesan di panggung dunia. Kemampuannya dalam mengolah bahan, memahami tren, dan yang terpenting, menerjemahkan visi artistik menjadi sebuah karya nyata, telah mengantarkannya pada pengakuan global yang layak ia dapatkan. Tiara yang menghiasi kepala Shakira dalam video musik "Choka Choka" bukan sekadar aksesori, melainkan sebuah simbol kolaborasi lintas budaya dan bukti nyata kehebatan talenta desainer Indonesia di kancah internasional. Ke depan, diharapkan akan semakin banyak kolaborasi serupa yang dapat semakin mempopulerkan karya desainer Indonesia di mata dunia.