0

Lebaran Tanpa Vidi Aldiano, Harry Kiss: Tak Ada Lagi Foto Lebaran yang Unik dan Jenaka

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Momen Hari Raya Idul Fitri selalu menjadi waktu yang ditunggu-tunggu oleh banyak keluarga untuk berkumpul dan merayakan kebersamaan. Di tengah tradisi yang kian beragam, keluarga besar penyanyi Vidi Aldiano selama ini telah mencuri perhatian publik dengan kebiasaan unik mereka setiap merayakan Lebaran. Salah satu ritual yang paling dinanti dan menjadi sorotan adalah sesi foto keluarga dengan berbagai tema kostum yang tidak hanya unik, tetapi juga sarat dengan sentuhan jenaka dan kreatif. Namun, pada perayaan Idul Fitri kali ini, tradisi meriah tersebut harus terpaksa ditiadakan. Sang ayah, Harry Kiss, mengungkapkan alasan di balik keputusan ini dengan nada pilu, menyoroti betapa besar kehilangan yang dirasakan keluarga.

Harry Kiss menjelaskan bahwa alasan utama di balik peniadaan tradisi foto keluarga yang ikonik ini adalah kepergian sosok yang selama ini berperan sentral sebagai konseptor utama di balik semua ide kreatif tersebut. Kehilangan Vidi Aldiano, yang dikenal dengan semangat dan ide-ide segarnya, membuat anggota keluarga lainnya merasa kehilangan arah dan sulit untuk melanjutkan tradisi tanpa sentuhan khasnya. "Ya, ini kali ini tukang idenya meninggal. Jadi gak ada ide," ujar Harry Kiss dengan singkat namun penuh makna, saat ditemui di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Sabtu (21/3/2026). Pernyataan ini secara gamblang menggambarkan kekosongan yang ditinggalkan Vidi, bukan hanya sebagai anggota keluarga, tetapi juga sebagai kreator di balik momen-momen penting mereka.

Pria yang berprofesi sebagai seorang pengusaha ini kemudian mengenang kembali berbagai tema kreatif yang pernah mereka usung dalam perayaan Lebaran tahun-tahun sebelumnya. Baginya, setiap tema yang dipilih bukan sekadar kostum, melainkan sebuah upaya untuk membuat suasana Lebaran keluarga menjadi lebih berwarna, lebih hidup, dan tentunya lebih berkesan. Ia dengan antusias menceritakan ragam tema yang pernah mereka tampilkan, mulai dari tema musisi yang mungkin mencerminkan kecintaan pada dunia seni, hingga tema-tema pekerjaan sehari-hari seperti tukang masak dan tukang kopi yang menunjukkan sisi humor dan apresiasi terhadap profesi. Tak berhenti di situ, mereka juga pernah bertransformasi menjadi nelayan, bahkan hingga ke dunia fantasi dengan tema Power Ranger dan yang terakhir, tema superhero Avengers, serta kostum Batman and Robin. Keanekaragaman tema ini menunjukkan betapa dinamis dan penuh imajinasi keluarga Vidi Aldiano dalam merayakan momen spesial.

"Temanya kan tiap tahun beda-beda. Musisi-lah, tema tukang masak, tukang kopi, nelayan, tema Power Ranger, terus tema apa terakhir Avengers, waktu itu Batman and Robin-lah. Macem-macem temanya aneh-aneh," kenang Harry Kiss, sambil tersenyum tipis mengingat masa-masa indah tersebut. Senyumnya tersebut seakan menjadi saksi bisu betapa berharganya setiap momen yang telah mereka ciptakan bersama. Keunikan tema-tema ini tidak hanya menghibur keluarga, tetapi juga seringkali mengundang tawa dan kekaguman dari publik yang mengikuti perkembangan mereka di media sosial. Foto-foto Lebaran keluarga Vidi Aldiano selalu berhasil menjadi viral karena kreativitasnya yang melampaui batas-batas konvensional.

Kesedihan Harry Kiss semakin terasa mendalam karena tahun ini semua persiapan untuk perayaan Lebaran berlangsung secara mendadak. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana konsep tema foto sudah dipikirkan dan dimatangkan jauh-jauh hari sebelum hari H, kali ini keluarga besar Vidi Aldiano sama sekali tidak memiliki rencana atau arahan yang jelas. Ketiadaan Vidi sebagai ‘tukang ide’ membuat proses perencanaan terasa hampa dan tanpa arah yang pasti. Ketidakpastian ini menjadi cerminan betapa sentral peran Vidi dalam memimpin dan menggerakkan kreativitas keluarga.

"Gak ada (tema foto Lebaran), belum ada ide," ucapnya dengan nada yang masih terdengar berat, menunjukkan betapa sulitnya bagi mereka untuk memulai kembali tanpa sosok yang selalu memberikan inspirasi. Hal ini menegaskan bahwa tradisi foto Lebaran yang unik dan jenaka tersebut bukan hanya sekadar aktivitas tahunan, melainkan sebuah ritual yang dibangun dan dipupuk oleh visi kreatif Vidi Aldiano.

Harry Kiss juga secara jujur mengakui bahwa tanpa kehadiran Vidi Aldiano, suasana Lebaran kali ini terasa jauh berbeda. Kepergiannya tidak hanya meninggalkan kekosongan dalam tradisi foto keluarga, tetapi juga secara fundamental mengubah seluruh nuansa perayaan. Kehadiran Vidi selalu membawa keceriaan, energi positif, dan semangat yang menular ke seluruh anggota keluarga. Kini, semua itu harus dihadapi tanpa kehadirannya.

"Sudah pasti perubahan itu besar sekali ya kalau gak ada Vidi," pungkasnya, dengan mata yang sedikit berkaca-kaca. Pernyataan ini bukan sekadar ungkapan kesedihan, melainkan sebuah pengakuan akan besarnya dampak yang ditinggalkan oleh Vidi Aldiano dalam kehidupan keluarga besarnya. Kehilangan Vidi Aldiano menjadi pengingat yang pahit bahwa momen-momen berharga dalam keluarga seringkali terjalin erat dengan kehadiran orang-orang terkasih.

Kisah ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menghargai setiap momen kebersamaan dan peran unik yang dimainkan oleh setiap anggota keluarga. Kepergian Vidi Aldiano, meskipun membawa kesedihan, juga meninggalkan warisan berupa kenangan indah dan inspirasi tentang bagaimana merayakan kehidupan dengan penuh kreativitas dan kegembiraan. Tradisi foto Lebaran yang unik mungkin tidak akan sama lagi, namun semangat yang pernah ia tularkan akan terus hidup dalam hati keluarga dan para penggemarnya. Hal ini juga menjadi refleksi tentang bagaimana satu individu dapat memberikan kontribusi yang begitu besar dalam menciptakan momen-momen tak terlupakan bagi orang-orang di sekitarnya.

Keluarga besar Vidi Aldiano kini harus menavigasi momen Lebaran tanpa sosok yang selalu menjadi motor penggerak kreativitas mereka. Meskipun tradisi foto keluarga yang ikonik terpaksa ditiadakan, diharapkan keluarga ini dapat menemukan cara baru untuk merayakan Idul Fitri dengan tetap menjaga semangat kebersamaan dan cinta yang telah mereka bangun. Kehilangan memang selalu terasa berat, namun kenangan dan warisan Vidi Aldiano akan terus menjadi sumber kekuatan bagi mereka untuk terus melangkah maju dan menciptakan momen-momen berharga di masa depan, meskipun dengan nuansa yang berbeda. Perjalanan ini akan menjadi ujian bagi keluarga untuk menemukan kembali harmoni dan keceriaan tanpa kehadiran sosok yang sangat mereka cintai.