0

Pevita Pearce Belum Kesampaian Jenguk, Terpukul Dengar Vidi Aldiano Meninggal

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Artis Pevita Pearce mengungkapkan rasa terpukulnya atas kepergian Vidi Aldiano, sahabatnya yang meninggal dunia. Pevita mengaku sempat berencana untuk menjenguk Vidi beberapa hari sebelum kabar duka tersebut datang, namun rencana itu tidak sempat terwujud. Kesedihan Pevita semakin mendalam mengingat pertemuan terakhirnya dengan Vidi di Kuala Lumpur, Malaysia, di mana Vidi menunjukkan semangat dan optimisme.

Pevita Pearce menceritakan bahwa beberapa hari sebelum kabar duka menyelimuti, dirinya telah merencanakan kunjungan bersama sahabat Vidi lainnya, yaitu Naya dan Anindita. "Jadi sekitar beberapa hari yang lalu, sehari sebelumnya, aku tuh udah teleponan malam-malam sama Naya, Anindita, sahabat dari Vidi juga, untuk visit Vidi, untuk jenguk Vidi. Aku udah janjian, ‘Oke yuk, kita tengok bareng-bareng ya hari… tanggal 8 (Maret)’. Rencana untuk tengok tanggal 8 siang atau 8 malam," ungkap Pevita saat ditemui di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Senin (9/3/2026). Rencana untuk bertemu dan memberikan dukungan secara langsung tersebut sangat berarti baginya, mengingat kedekatan mereka.

Namun, takdir berkata lain. Keesokan harinya, Pevita dikejutkan dengan kabar duka yang menggemparkan. "Terus besoknya Naya telepon kabarin kalau Vidi sudah beristirahat dengan tenang, insyaallah," tuturnya dengan nada lirih. Berita tersebut tentu saja sangat mengejutkan dan menyakitkan bagi Pevita, terutama karena ia merasa belum sempat memberikan penghormatan terakhir secara langsung.

Pevita menambahkan bahwa dirinya baru saja tiba di Jakarta dari Malaysia pada hari yang sama kunjungannya ke makam. "Jadi ini juga aku baru landing dari Malaysia, aku langsung dari bandara langsung sempetin mampir ke sini karena kemarin belum bisa sempet langsung pulang ke Jakarta," jelasnya. Meskipun baru saja mendarat dan mungkin dalam kondisi lelah setelah perjalanan, Pevita memprioritaskan untuk segera memberikan penghormatan terakhir kepada sahabatnya. Rasa terpukulnya semakin terasa, namun ia berusaha untuk menguatkan diri dengan keyakinan bahwa Vidi kini berada di tempat yang lebih baik. "Jadi… terpukul juga, tapi insyaallah sekarang Vidi di tempat yang terbaik di sisi Allah," ujarnya, mencoba mencari ketenangan dalam doa dan keyakinan spiritual.

Mengenang kembali momen terakhir bersama Vidi, Pevita menceritakan pertemuan mereka di Kuala Lumpur, Malaysia. Meskipun Vidi memiliki jadwal yang sangat padat, ia tetap menyempatkan diri untuk bertemu dengan Pevita. "Padahal kemarin waktu dia di Malaysia juga, dia di KL sempat-sempatnya di kesibukan dia, dia sempetin untuk ketemuan sama aku. Kita lunch dan ngobrol, update gimana," kenangnya. Pertemuan tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi Pevita, karena Vidi terlihat dalam kondisi yang baik, penuh semangat, dan optimis mengenai perkembangan kesehatannya. "Dan dia waktu itu happy, optimis, ada progres," tambah Pevita, mengingat kembali percakapan mereka yang penuh harapan.

Pertemuan terakhir yang hangat dan penuh optimisme itu membuat kabar kepergian Vidi terasa semakin sulit diterima oleh Pevita. Ia tidak menyangka bahwa momen kebersamaan yang terasa begitu normal dan penuh tawa itu akan menjadi pertemuan terakhir mereka. Kenangan akan senyum dan semangat Vidi terus terbayang, mempertegas betapa kehilangan ini begitu besar.

Pevita juga menekankan betapa Vidi adalah sosok yang selalu berusaha menjaga hubungan baik dengan orang-orang di sekitarnya, bahkan di tengah kesibukan dan perjuangan kesehatannya. Kemampuannya untuk tetap meluangkan waktu bagi sahabat-sahabatnya menunjukkan betapa berharganya Vidi bagi banyak orang. Hal ini membuat Pevita semakin merasa bersyukur pernah memiliki sahabat seperti Vidi.

Di akhir pernyataannya, Pevita Pearce tidak lupa untuk menyampaikan doa tulusnya bagi keluarga yang ditinggalkan, termasuk istri Vidi, Sheila Dara. Ia mendoakan agar mereka diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. "Yang pasti aku berdoa untuk keluarga dan sahabat yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan. Untuk Sheila juga, dan keluarganya yang lain, orang tua, dan adik-adiknya juga untuk diberikan ketabahan dan kemudahan menjalani ini semua," ucapnya penuh empati. Doa ini mencerminkan rasa simpati yang mendalam dari Pevita terhadap duka yang dialami oleh keluarga Vidi.

Kepergian Vidi Aldiano memang menyisakan duka yang mendalam bagi dunia hiburan tanah air, terutama bagi para sahabat dan orang-orang terdekatnya. Pevita Pearce, sebagai salah satu sahabat dekat, turut merasakan kehilangan yang luar biasa. Rencana yang belum sempat terwujud untuk menjenguk Vidi semakin menambah rasa penyesalan dan kesedihan yang ia rasakan. Namun, di tengah kesedihan itu, Pevita tetap berusaha untuk menguatkan diri dan mendoakan kebaikan untuk almarhum serta keluarga yang ditinggalkan.

Kisah Pevita ini menggambarkan betapa pentingnya momen kebersamaan dan betapa rapuhnya kehidupan. Ia menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menghargai setiap detik yang kita miliki bersama orang-orang terkasih, dan untuk tidak menunda ungkapan sayang serta perhatian. Kepergian Vidi Aldiano memang merupakan kehilangan besar, namun warisan kebaikan dan semangatnya akan terus hidup dalam ingatan orang-orang yang mengenalnya, termasuk Pevita Pearce.

Kunjungan Pevita ke makam Vidi menjadi bukti nyata dari kedalaman persahabatan mereka. Meskipun tak sempat menjenguk saat Vidi masih hidup, kehadirannya di makam adalah bentuk penghormatan terakhir dan ungkapan kasih sayang yang tulus. Ia datang dari jauh, langsung dari bandara, untuk memastikan bahwa ia dapat memberikan salam perpisahan terakhir kepada sahabatnya yang telah berpulang.

Pevita berharap agar Vidi Aldiano diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan beristirahat dalam kedamaian. Doa-doa tulusnya menjadi penawar rindu dan ungkapan penghargaan tertinggi bagi sosok Vidi yang telah memberikan banyak kebahagiaan dan inspirasi bagi banyak orang. Perjuangan Vidi melawan penyakitnya, yang ia jalani dengan penuh optimisme, akan selalu menjadi pelajaran berharga bagi Pevita dan banyak orang lainnya. Semangat juang Vidi, bahkan di saat-saat terakhirnya, patut diacungi jempol dan menjadi sumber kekuatan bagi mereka yang kini harus melanjutkan hidup tanpa kehadirannya.

Kepergian Vidi Aldiano juga menjadi pengingat akan pentingnya kesehatan dan bagaimana kita harus lebih peduli terhadap tubuh kita sendiri. Pevita, melalui ceritanya, secara tidak langsung juga mengingatkan kita untuk tidak menunda pemeriksaan kesehatan dan selalu menjaga pola hidup sehat. Momen seperti ini seringkali membuat kita merenungkan kembali prioritas hidup dan pentingnya merawat diri sendiri serta orang-orang yang kita cintai.

Pada akhirnya, meskipun Pevita Pearce belum sempat menjenguk Vidi Aldiano sebelum ia berpulang, rasa kehilangan dan cintanya kepada sahabatnya itu tidak berkurang. Ia akan terus mengenang Vidi sebagai sosok yang penuh semangat, optimis, dan selalu membawa kebaikan. Doa dan kenangan indah akan menjadi pengobat rindu bagi Pevita dan semua orang yang merindukan almarhum Vidi Aldiano. Dunia hiburan Indonesia kehilangan salah satu talenta terbaiknya, namun semangat dan warisan kebaikannya akan terus hidup dalam hati banyak orang.