0

SJFC Berbagi Kasih di Ramadan Lewat Sepakbola, Jurnalis Saling Menguatkan di Lapangan Hijau dan Berbagi Kebahagiaan

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Komunitas sepakbola jurnalis Seejontor FC (SJFC) merayakan momen istimewa dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) keempat mereka. Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan kebersamaan antar jurnalis, tetapi juga diwarnai dengan kegiatan sosial yang menyentuh hati, yaitu pemberian santunan kepada anak yatim piatu. Mengusung tema "Ramadan Fair Play, Peduli dan Berbagi", SJFC menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dalam dunia olahraga dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata yang membawa manfaat bagi sesama, terutama di bulan penuh berkah Ramadan.

Acara yang diselenggarakan di Lapangan Sepak Bola C Senayan, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, pada Kamis, 5 Maret 2026, menjadi saksi bisu kolaborasi positif antara para jurnalis. Di tengah hiruk pikuk persiapan Ramadan, para insan pers yang tergabung dalam SJFC meluangkan waktu untuk bertanding sepak bola persahabatan. Pertandingan ini bukan sekadar ajang adu fisik dan strategi, melainkan wujud nyata dari semangat "fair play" yang mereka junjung tinggi, baik di lapangan hijau maupun dalam menjalankan profesi jurnalistik. Selain itu, sebagai bentuk kepedulian sosial yang mendalam, SJFC juga memberikan 170 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Dukungan moral dan material untuk kegiatan mulia ini datang dari berbagai pihak, termasuk Anggota DPR RI Komisi XI Wahyu Sanjaya, yang menunjukkan perhatian besar terhadap inisiatif positif yang digagas oleh para jurnalis. Urunan dana dari para jurnalis anggota SJFC sendiri juga menjadi bukti kuat semangat gotong royong dan kepedulian yang tertanam dalam diri mereka.

Lebih lanjut, perayaan HUT SJFC semakin terasa bermakna dengan adanya dukungan dari salah satu stasiun televisi nasional, Garuda TV. Pihak Garuda TV turut serta memberikan wakaf Al-Qur’an, sebuah gestur yang sangat berarti dalam menyemarakkan nuansa religius bulan Ramadan dan mendukung kegiatan positif yang dijalankan oleh para jurnalis. Pemberian wakaf Al-Qur’an ini menegaskan komitmen Garuda TV dalam mendukung kegiatan yang tidak hanya membangun solidaritas antarprofesi, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan spiritualitas dan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Al-Qur’an dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sumber kebaikan dan keberkahan bagi seluruh anggota SJFC serta masyarakat yang menerima manfaat dari kegiatan amal ini.

Harry Prasetya, Ketua Umum SJFC, dalam pidatonya menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas pencapaian komunitasnya selama empat tahun terakhir. "Empat tahun bukan waktu yang singkat. Seejontor FC lahir dari semangat kebersamaan para jurnalis yang ingin tetap sehat, solid, dan menjaga silaturahmi lewat sepakbola," ungkapnya dengan penuh haru. Ia menekankan bahwa SJFC dibentuk bukan hanya sebagai wadah untuk menyalurkan hobi sepak bola, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat tali persaudaraan di antara para jurnalis yang seringkali memiliki jadwal padat dan tekanan pekerjaan yang tinggi. Sepak bola menjadi media yang efektif untuk melepaskan penat, menjaga kebugaran fisik, dan yang terpenting, memperkuat ikatan emosional antaranggota. Semangat inilah yang terus dipertahankan dan dikembangkan oleh SJFC dari tahun ke tahun.

Momen perayaan HUT keempat ini juga menandai babak baru dalam kepemimpinan SJFC. Harry Prasetya secara resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Ketua Umum, dan estafet kepemimpinan kini beralih kepada Randra, seorang jurnalis dari Detik.com. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan dapat membawa angin segar dan ide-ide inovatif baru bagi perkembangan SJFC ke depannya, sembari tetap mempertahankan nilai-nilai inti yang telah dibangun. Randra diharapkan dapat melanjutkan visi dan misi SJFC dengan semangat yang lebih membara, serta membawa komunitas ini menuju pencapaian yang lebih gemilang di masa mendatang. Transisi kepemimpinan yang berjalan lancar ini menunjukkan kedewasaan organisasi dan komitmen seluruh anggota untuk terus berkontribusi bagi kemajuan SJFC.

Kehadiran Direktur Umum Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), Hadi Sulistia, di acara tersebut memberikan makna tersendiri. Beliau menyampaikan visi PPKGBK yang sejalan dengan semangat kebersamaan dan keterbukaan, yaitu "GBK untuk semua". "Ini adalah ruang olahraga sekaligus paru-paru utama Jakarta yang harus ramah bagi semua kalangan, dari anak kecil hingga lansia, dari pedagang kecil hingga tokoh dan pemimpin dunia," tegasnya. Pernyataan ini menegaskan komitmen GBK sebagai ruang publik yang inklusif dan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. SJFC, dengan kegiatan yang seringkali diselenggarakan di GBK, menjadi bagian dari ekosistem yang mendukung visi tersebut, yaitu menjadikan GBK sebagai pusat kegiatan masyarakat yang sehat, positif, dan penuh kebersamaan.

SJFC Berbagi Kasih di Ramadan Lewat Sepakbola

Lebih lanjut, Hadi Sulistia juga memaparkan rencana pengembangan kawasan GBK yang lebih luas, termasuk penataan kawasan Blok 15 atau eks Hotel Sultan. Upaya ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat visi pengembangan kawasan GBK menjadi pusat olahraga, rekreasi, dan kegiatan publik yang terintegrasi dan modern. "Di bulan yang mulia ini kami mohon dukungan dan kawalan semua pihak agar proses penataan aset ini berjalan kondusif, transparan, dan benar-benar untuk kepentingan publik," ujar Hadi Sulistia, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan dan mengawal proses penataan aset ini agar berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kebermanfaatan publik. SJFC sebagai komunitas jurnalis memiliki peran penting dalam mengawal proses ini melalui pemberitaan yang berimbang dan konstruktif.

Keberadaan SJFC sebagai komunitas jurnalis yang aktif dalam kegiatan sosial dan olahraga menunjukkan potret positif dari insan pers di Indonesia. Di tengah tantangan profesi yang semakin kompleks, mereka mampu menciptakan ruang untuk menjaga kesehatan fisik, mempererat silaturahmi, dan yang lebih penting, memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Acara "Ramadan Fair Play, Peduli dan Berbagi" ini bukan hanya sekadar perayaan ulang tahun, melainkan sebuah simbol semangat kebersamaan, kepedulian, dan dedikasi yang patut diapresiasi. Kegiatannya menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk dapat mengintegrasikan hobi atau kegiatan profesional mereka dengan aksi sosial yang bermanfaat.

Pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan paket sembako merupakan wujud nyata dari kepedulian SJFC terhadap sesama, terutama dalam momen penting seperti bulan Ramadan. Hal ini menunjukkan bahwa di balik profesi yang penuh tuntutan, para jurnalis ini memiliki hati yang mulia dan kepedulian sosial yang tinggi. Semangat "fair play" yang mereka bawa tidak hanya terbatas pada pertandingan sepak bola, tetapi juga tercermin dalam cara mereka berinteraksi dengan masyarakat dan memberikan dampak positif. Kolaborasi dengan Anggota DPR RI dan Garuda TV semakin memperkuat sinergi antara berbagai pihak dalam mewujudkan kegiatan sosial yang berdampak luas.

Pergantian kepemimpinan di tubuh SJFC juga menjadi momen penting untuk refleksi dan inovasi. Visi "GBK untuk semua" yang digaungkan oleh PPKGBK memberikan arah yang jelas bagi SJFC untuk terus berperan aktif dalam menjadikan GBK sebagai ruang publik yang lebih inklusif dan bermanfaat. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari berbagai pihak, SJFC diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar lagi bagi masyarakat, baik melalui kegiatan olahraga, sosial, maupun melalui peran mereka sebagai jurnalis dalam menyajikan informasi yang akurat dan berimbang. Perayaan ini menjadi bukti bahwa sepak bola, di tangan para jurnalis yang peduli, dapat menjadi alat yang ampuh untuk menyebarkan kebaikan dan mempererat tali persaudaraan.

Peran strategis GBK sebagai pusat kegiatan publik juga semakin ditekankan dengan adanya rencana penataan kawasan yang lebih komprehensif. SJFC, sebagai salah satu komunitas yang aktif memanfaatkan fasilitas di GBK, turut menjadi bagian dari upaya ini. Dengan menjadi bagian dari ekosistem yang mendukung visi GBK, SJFC berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang sehat, dinamis, dan ramah bagi semua kalangan. Dukungan terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam penataan aset juga menunjukkan komitmen SJFC terhadap prinsip-prinsip tata kelola yang baik.

Secara keseluruhan, perayaan HUT keempat SJFC ini merupakan perpaduan sempurna antara semangat olahraga, kepedulian sosial, dan komitmen terhadap profesi jurnalisme. Acara ini tidak hanya memperkuat ikatan antar anggota SJFC, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan kepemimpinan yang baru dan visi yang jelas, SJFC siap untuk terus melangkah maju, menyebarkan semangat kebaikan, dan menjadi agen perubahan positif di tengah masyarakat. Semangat "Ramadan Fair Play, Peduli dan Berbagi" yang diusung dalam perayaan ini akan terus menjadi inspirasi bagi SJFC dan komunitas lainnya untuk terus berkarya dan berbuat baik.