BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Omar Daniel, aktor yang dikenal luas berkat perannya dalam sinetron populer "Ikatan Cinta", berbagi pengalaman dan cerita mengenai bagaimana ia menjalani bulan suci Ramadan tahun ini. Secara umum, Omar mengungkapkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam rutinitas ibadahnya dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun, ia mengakui bahwa kesibukan syuting yang padat di awal Ramadan kali ini memberikan nuansa yang sedikit berbeda.
"Menjalani Ramadan tahun ini sebenarnya kurang lebih sama seperti tahun-tahun sebelumnya ya, segala persiapan yang dijalani dan lain-lain sama tahun sebelumnya juga kurang lebih sama," ujar Omar Daniel saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, kemarin. Pernyataannya ini menggarisbawahi konsistensinya dalam menjalankan ibadah puasa dan amalan-amalan di bulan Ramadan, meskipun kesibukan profesionalnya terkadang menuntut banyak waktu dan energi. Ia terbiasa dengan ritme Ramadan yang telah ia jalani selama bertahun-tahun, yang mencakup penyesuaian pola makan, istirahat, dan ibadah.
Namun, ada satu aspek yang membuat Ramadan kali ini terasa cukup unik baginya. Proses produksi sinetron stripping yang dibintanginya baru saja selesai, yang berarti ia sempat menjalani sebagian besar bulan Ramadan dalam situasi yang berbeda. "Cuman uniknya tahun ini sambil syuting Ikatan Cinta paling serius karena memang dari awal produksi kita bareng-bareng masuk di bulan Ramadan. Jadi ya jalaninnya bareng teman-teman kru dan pemain," tutur pesinetron berusia 30 tahun itu dengan senyum. Pengalaman syuting bersama timnya di bulan Ramadan ini menciptakan ikatan dan kebersamaan tersendiri. Ia merasa beruntung bisa berbagi momen Ramadan dengan rekan-rekan kerjanya, yang menjadi keluarga kedua baginya selama proses produksi.
"Kebetulan syutingnya baru aja selesai. Jadi mungkin awal Ramadan aja. Jadi waktu awal Ramadan kemarin masih proses syuting, sekarang sudah. Jadi sekarang sudah enjoy," jelasnya lebih lanjut. Kini setelah jadwal syutingnya lebih longgar, Omar merasa bisa lebih menikmati dan fokus pada ibadah serta kegiatan pribadinya di sisa bulan Ramadan. Keleluasaan waktu ini memberinya kesempatan untuk melakukan hal-hal yang mungkin sebelumnya sulit dilakukan karena keterbatasan jadwal.
Meskipun demikian, Omar mengakui bahwa ada tantangan tersendiri ketika harus berpuasa sambil tetap menjalani aktivitas syuting yang intens. Salah satu tantangan terbesarnya adalah usahanya untuk menaikkan berat badan, yang menjadi target pribadinya. "Pastinya ada, karena sebelum bulan puasa itu aku lagi berusaha untuk naikin berat badan. Dan pada saat biasanya kalau misalkan kita rehat di rumah tuh aku punya lebih banyak waktu untuk bisa kontrol makanan, untuk bisa olahraga," ungkapnya. Proses menaikkan berat badan memerlukan asupan kalori yang cukup dan rutinitas makan yang teratur, yang tentu saja menjadi lebih sulit dikelola saat berpuasa dan memiliki jadwal syuting yang padat.
Bagi Omar, olahraga menjadi salah satu persiapan penting sebelum memasuki bulan Ramadan. Ia meyakini bahwa dengan kondisi fisik yang prima, tubuh akan lebih mudah beradaptasi dengan tantangan puasa. "Salah satu persiapan aku yang paling harus aku perkuat sebelum Ramadan tuh pasti olahraga. Justru semakin diperkuat, jadi pada saat Ramadan aku udah bisa menyesuaikan gitu," katanya. Ia memiliki beberapa jenis olahraga andalan yang rutin ia lakukan untuk menjaga kebugaran dan membangun kekuatan otot.
"Olahraganya running, gym, terus kalistenik sama pilates," sebut Omar Daniel, merinci rutinitas olahraganya. Kombinasi olahraga ini membantunya membangun stamina, kekuatan, dan kelenturan tubuh. Ia percaya bahwa dengan berolahraga secara teratur sebelum Ramadan, tubuhnya akan lebih siap menghadapi perubahan pola makan dan aktivitas fisik selama berpuasa, sehingga meminimalkan risiko kelelahan atau penurunan kondisi fisik.
Keinginan menaikkan berat badan ini diakuinya sebagai target pribadi yang ingin ia capai. "Untuk pribadi aja sih keinginan menaikkan, memang pengennya sih gitu. Emang pengennya sih gitu," pungkasnya. Target ini bukan hanya sekadar keinginan, tetapi juga bagian dari komitmennya untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhnya. Ia menyadari bahwa menjaga berat badan yang ideal, baik itu menaikkan atau menurunkan, memerlukan disiplin dan konsistensi.
Di luar tantangan menaikkan berat badan, Omar Daniel tetap menjalani Ramadan dengan penuh rasa syukur dan kekhusyukan. Ia berusaha memanfaatkan bulan yang penuh berkah ini untuk meningkatkan kualitas ibadah, mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, dan merefleksikan diri. Pengalaman syuting yang intens di awal Ramadan justru memberinya pelajaran berharga tentang manajemen waktu dan prioritas. Kini, dengan lebih banyak waktu luang, ia bertekad untuk lebih fokus pada target pribadinya dan menikmati setiap momen Ramadan dengan lebih bermakna.
Omar Daniel juga menyoroti pentingnya pola makan yang tepat selama bulan Ramadan, terutama bagi mereka yang memiliki target tertentu seperti dirinya. "Kontrol makanan itu memang jadi kunci utama. Saat sahur dan berbuka, saya berusaha memilih makanan yang bergizi dan memberikan energi yang cukup untuk beraktivitas sepanjang hari," jelasnya. Ia menambahkan bahwa pemilihan jenis makanan yang tepat dapat membantu dalam proses menaikkan berat badan tanpa mengorbankan kesehatan. Makanan tinggi protein, karbohidrat kompleks, dan lemak sehat menjadi pilihan utamanya.
"Selain itu, saya juga mencoba untuk tetap terhidrasi dengan baik. Minum air putih yang cukup di antara waktu berbuka dan sahur sangat penting, terutama saat cuaca panas. Ini juga membantu menjaga metabolisme tubuh tetap optimal," kata Omar Daniel. Ia menyadari bahwa dehidrasi dapat menyebabkan kelelahan dan mengganggu performa fisik, yang tentu saja tidak diinginkan, apalagi saat sedang berusaha menaikkan berat badan.
Dalam konteks ibadah, Omar Daniel mengaku selalu berusaha untuk tidak melewatkan shalat tarawih berjamaah dan tadarus Al-Qur’an. Baginya, Ramadan adalah momen yang tepat untuk memperdalam pemahaman agama dan meningkatkan spiritualitas. "Setiap tahun, saya selalu punya target bacaan Al-Qur’an. Ini menjadi salah satu cara saya untuk lebih terhubung dengan firman Tuhan," ujarnya. Ia berharap ibadah yang ia jalani selama Ramadan dapat diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi dirinya serta orang-orang di sekitarnya.
Menjelang akhir Ramadan, Omar Daniel menyampaikan harapannya agar umat Muslim dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan hati yang bersih dan penuh kemenangan. "Semoga kita semua bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi setelah melewati bulan Ramadan ini. Momen ini adalah kesempatan untuk membersihkan diri dari segala dosa dan kesalahan," tuturnya. Ia juga berharap agar semua amalan baik yang dilakukan selama Ramadan dapat menjadi kebiasaan baik yang terus berlanjut di luar bulan puasa.
Omar Daniel, sebagai seorang publik figur, juga memiliki peran dalam menginspirasi para penggemarnya untuk menjalankan ibadah puasa dengan baik dan menjaga kesehatan. Melalui ceritanya, ia ingin menunjukkan bahwa meskipun memiliki kesibukan, Ramadan tetap bisa dijalani dengan penuh makna dan berbagai target pribadi dapat tetap dikejar. Dengan komitmen dan disiplin, segala tantangan dapat diatasi, termasuk usahanya untuk menaikkan berat badan di tengah kesibukan Ramadan. Ia berharap kisahnya ini bisa menjadi motivasi bagi banyak orang.

