BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Momen bersejarah sekaligus membanggakan baru saja dirasakan oleh Rizki Juniansyah, atlet angkat besi kebanggaan Indonesia. Di sela-sela acara pemberian bonus kepada para peraih medali SEA Games 2025 Thailand yang diselenggarakan di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (8/1/2026), Rizki mendapatkan apresiasi luar biasa dari Presiden RI Prabowo Subianto. Bukan sekadar bonus finansial yang telah dijanjikan, Rizki juga dianugerahi kenaikan pangkat dari Letnan Dua menjadi Kapten, sebuah pencapaian yang membuatnya terharu hingga menitikkan air mata. Tak hanya itu, ia juga mengalami perpindahan matra dari TNI Angkatan Laut (AL) ke TNI Angkatan Darat (AD).
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi gemilang Rizki Juniansyah yang berhasil meraih medali emas sekaligus mencetak rekor dunia pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Kemenangan ini tidak hanya mengharumkan nama bangsa di kancah internasional, tetapi juga menjadi bukti nyata dari dedikasi, kerja keras, dan bakat luar biasa yang dimiliki oleh pemuda berusia 22 tahun tersebut. Bonus sebesar Rp 1 miliar yang diterimanya merupakan wujud nyata dukungan pemerintah terhadap atlet berprestasi, sementara kenaikan pangkat menjadi Kapten adalah sebuah kehormatan dan pengakuan atas kontribusinya yang signifikan.
"Saya menghembus dalam-dalam, ini suatu kebanggaan, suatu kehormatan. Ini adalah pemberian apresiasi yang sangat-sangat luar biasa untuk saya pribadi dan teman-teman saya juga yang berada di TNI," ujar Rizki dengan penuh haru, mengutip pernyataannya dari kanal Youtube Sekretariat Presiden. Ia menambahkan, "Dan saya juga sangat senang banget, terharu dengarnya sampai menangis, karena Bapak tadi tiba-tiba menyampaikan seperti itu. Bahwasannya saya memang sebelumnya belum tahu dan saya sebelumnya di TNI AL dan sudah dilantik pada 27 November tahun silam. Alhamdullilah sekarang saya dipindahkan ke TNI AD."
Keputusan perpindahan matra dari TNI AL ke TNI AD ini tentu menjadi sebuah babak baru dalam perjalanan karier Rizki, baik sebagai prajurit maupun sebagai atlet. Meskipun belum mengetahui alasan pasti di balik perpindahan tersebut, Rizki menyambutnya dengan lapang dada dan penuh rasa syukur. Ia meyakini bahwa setiap amanah dan penugasan yang diberikan kepadanya adalah bagian dari takdir dan kesempatan untuk terus berkembang. Baginya, tugas dan jabatan baru ini bukanlah beban, melainkan sebuah tantangan yang harus dihadapi dengan penuh semangat dan tanggung jawab.
Rizki Juniansyah, yang juga dikenal sebagai peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, menyadari bahwa dinamika karier di militer dan dunia olahraga profesional seringkali penuh dengan ketidakpastian dan tuntutan yang tinggi. Namun, ia tidak pernah gentar menghadapi setiap rintangan. Sebaliknya, ia justru merasa tertantang untuk membuktikan kemampuannya dan memberikan yang terbaik dalam setiap peran yang diemban. Kepercayaan yang diberikan oleh Presiden dan jajaran petinggi TNI menjadi motivasi tambahan baginya untuk terus berjuang dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
"Ini adalah tantangan bagi saya, ini adalah jalan berat bagi saya. Saya harus membawa nama Indonesia, TNI, dan nama baik Bapak Presiden dan jajarannya, dan angkat besi yang pasti selalu saya bawa. Ya ini perjuangan lagi buat saya ke depannya," tegas Rizki dengan nada optimis. Ia menambahkan bahwa perjuangan ini akan semakin berat mengingat padatnya jadwal kejuaraan yang menantinya di tahun 2026.
Tahun 2026 akan menjadi tahun yang sangat sibuk bagi Rizki Juniansyah di arena angkat besi internasional. Ia dijadwalkan akan mengikuti beberapa kompetisi bergengsi, yang menjadi tolok ukur kemampuannya di tingkat dunia. Pertama, Kejuaraan Asia yang akan diselenggarakan di India pada tanggal 1 hingga 10 April 2026. Ajang ini akan menjadi ujian penting baginya untuk mengukur sejauh mana perkembangan teknik dan kekuatannya setelah masa persiapan yang intens.
Selanjutnya, Rizki juga akan berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia (World Cup) yang akan digelar di Samoa. Kejuaraan dunia ini selalu menjadi panggung utama bagi para lifter terbaik dunia untuk bersaing memperebutkan gelar prestisius. Kehadiran Rizki di ajang ini akan kembali menarik perhatian dunia terhadap kiprah atlet angkat besi Indonesia.
Puncak dari jadwal padatnya di tahun 2026 adalah partisipasinya dalam Asian Games yang akan diselenggarakan di Aichi-Nagoya, Jepang, pada tanggal 19 September hingga 4 Oktober 2026. Asian Games merupakan ajang multi-olahraga terbesar di Asia, di mana persaingan akan sangat ketat dan membutuhkan persiapan fisik serta mental yang prima. Medali emas yang pernah diraihnya di Olimpiade menjadi bukti bahwa Rizki memiliki potensi untuk bersaing di level tertinggi, dan ia bertekad untuk kembali mengharumkan nama Indonesia di ajang akbar ini.
Dedikasi Rizki Juniansyah tidak hanya terbatas pada pencapaian pribadi, tetapi juga mencakup tanggung jawabnya sebagai anggota TNI. Kenaikan pangkat menjadi Kapten menandakan peningkatan tanggung jawab dan kewajiban yang harus dipikulnya. Ia diharapkan dapat menjadi panutan bagi rekan-rekannya di kesatuan serta terus menginspirasi generasi muda untuk berprestasi di bidang olahraga dan pengabdian kepada negara.
Perjalanan Rizki Juniansyah adalah cerminan dari semangat pantang menyerah dan keberanian untuk meraih mimpi. Dari seorang atlet muda yang berjuang di arena angkat besi, kini ia telah menjelma menjadi sosok yang disegani, baik di dunia olahraga maupun di lingkungan militer. Apresiasi yang diberikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto bukan hanya sekadar pengakuan atas prestasi semata, tetapi juga sebuah investasi kepercayaan untuk masa depan Indonesia yang lebih gemilang. Rizki Juniansyah telah membuktikan bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang tinggi, segala impian dapat diraih, bahkan melebihi ekspektasi. Kenaikan pangkat menjadi Kapten ini menjadi tonggak penting dalam hidupnya, sekaligus penanda dimulainya babak baru perjuangan yang lebih menantang namun penuh makna.

