BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Putri pesinetron ternama Shandy Sjariff, Madiva Putri, kini mulai menunjukkan bibit-bibit ketertarikan untuk menapaki jejak karier sang ayah di kancah dunia hiburan yang gemerlap. Gadis remaja yang tengah beranjak dewasa ini secara gamblang mengaku bahwa minatnya untuk terjun ke dunia modeling muncul setelah ia menyaksikan dan mendengar langsung mengenai pengalaman berharga Shandy Sjariff yang pernah mengukir nama sebagai seorang model profesional di masa lalu. Keputusan Diva untuk merambah dunia modeling ini bukanlah sekadar ikut-ikutan, melainkan murni berasal dari keinginannya sendiri yang tumbuh secara alami. Selain termotivasi oleh figur ayah tercinta yang memiliki latar belakang sebagai model, Diva juga mengakui bahwa ia melihat banyak teman sebayanya yang saat ini begitu aktif dan berprestasi di dunia modeling, yang turut memicu semangatnya untuk mencoba. "Aku kayak terinspirasi sama Papa, dulu kan Papa sempat jadi model. Terus teman-teman aku juga kayak ikut modeling kayak gitu juga. Jadi kayak aku ya mau. Kayak tertarik gitu," ungkap Diva dengan penuh antusiasme saat ditemui di Studio Pagi-pagi Ambyar, Trans TV, kawasan Mampang, Jakarta Selatan, pada kemarin.
Meskipun demikian, Diva dengan jujur mengakui bahwa hingga saat ini ia belum secara resmi memulai pendidikan modeling yang terstruktur atau formal. Saat ini, ia masih berada dalam tahap perencanaan awal dan penjajakan berbagai kemungkinan. "Baru rencana. Baru mau ke sana," ujarnya singkat, menandakan bahwa langkah selanjutnya masih dalam proses matang. Ketika disinggung mengenai pengalamannya mengikuti sesi pemotretan, Diva mengungkapkan bahwa ia masih sangat bergantung pada arahan dan bimbingan dari orang-orang di sekitarnya, termasuk para asisten yang membantunya. "Asistennya, diarahin sih," tuturnya, menyiratkan bahwa ia masih dalam fase belajar dan adaptasi.
Di sisi lain, Shandy Sjariff sebagai ayah, tak bisa menyembunyikan rasa kekhawatiran yang mendalam saat putrinya mulai menunjukkan ketertarikan yang kuat untuk terjun ke dunia modeling dan entertainment secara umum. Namun, sebagai orang tua yang bijak, ia memilih untuk tidak serta merta menutup pintu dan peluang bagi putrinya. Ia memberikan catatan penting bahwa pendidikan formal harus tetap menjadi prioritas utama yang tidak boleh terganggu. "Ada khawatir sih sebetulnya. Kalau aku pribadi sih aku nggak kasih 100%, jujur saja. Jalani dulu karena sekarang masih sekolah. Jadi dari dulu memang aku cita-citanya harapan aku pengin mereka sekolah dulu," tegas Shandy, menekankan pentingnya fundamental pendidikan.
Menurut Shandy, belakangan ini, putrinya semakin sering dan intens menyampaikan keinginannya untuk berpartisipasi dalam berbagai ajang modeling, termasuk ajang bergengsi seperti Gadis Sampul dan kompetisi sejenis lainnya. "Tapi sekarang nih sudah mulai nih. Selalu makin intens, ‘Pa, aku pengin, aku pengin ikut apalah itu, ajang kayak Gadis Sampul dan lain-lain’. Tapi aku pikir juga bagus juga untuk pergaulannya dia, untuk lebih luas selain di sekolah," jelas Shandy, melihat sisi positif dari minat putrinya tersebut.
Meskipun memberikan dukungan penuh, Shandy Sjariff menegaskan bahwa ia akan senantiasa mengawasi setiap aktivitas yang dijalani oleh putrinya. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kesibukan di dunia modeling tidak sampai mengganggu dan mengorbankan kewajiban serta prioritas utamanya di bidang pendidikan. "Cuman tetap saja, nanti harapan aku dan aku akan tegaskan ketika tiba waktunya, prioritas sekolah itu yang harus jadi prioritas," tegas Shandy dengan nada serius. Ia tidak ingin melihat sekolah putrinya terbengkalai akibat kesibukan baru. "Jadi jangan sampai kesibukan dia, dia sudah mulai suka nanti ikut modeling dan lain-lain, jadi sekolahnya malah terbengkalai. Nah itu aku nggak mau. Aku akan kasih setop gitu," sambung Shandy, menunjukkan ketegasannya demi masa depan putrinya.
Shandy menilai bahwa ketertarikan alami Diva terhadap dunia modeling ini muncul secara organik. Ia menduga kuat bahwa putrinya banyak terpengaruh oleh lingkungan pergaulan di sekitarnya serta apa yang sering ia lihat dan konsumsi melalui berbagai platform media sosial. "Memang dia tiba-tiba. Ya mungkin itu, karena pergaulan, dia lihat socmed gitu. Ada ajang-ajang pemilihan seperti Gadis Sampul dan lain-lain, ya mungkin dia terinspirasi dan merasa tertarik," ungkapnya, menganalisis sumber inspirasi putrinya.
Sebagai seorang ayah, Shandy Sjariff menyadari bahwa ia tidak bisa sepenuhnya melarang keinginan anaknya yang tulus dan penuh semangat. Namun, ia tetap berkomitmen untuk memberikan batasan-batasan yang jelas dan diperlukan demi menjaga keseimbangan antara minat dan kewajiban. "Ya kita nggak bisa melarang juga. Cuman aku tetap harus membatasi," katanya, menggarisbawahi pentingnya kontrol.
Meskipun Diva telah menunjukkan minat yang begitu besar dan antusiasme yang membara, Shandy Sjariff tetap menegaskan bahwa putrinya saat ini belum sepenuhnya terjun ke dunia modeling secara profesional. Belum ada aktivitas konkret atau kontrak yang mengikat di bidang tersebut. "Belum, sekarang belum. Aktivitas itu belum. Untuk terjun ke dunia model itu belum, aktivitasnya belum," pungkas Shandy, memberikan klarifikasi akhir mengenai status terkini putrinya di dunia hiburan.

