BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Setelah menjalani masa rehabilitasi selama tiga bulan yang penuh pembelajaran dan refleksi mendalam, aktor dan penyanyi ternama, Onadio Leonardo, akhirnya dinyatakan bebas dan kembali ke pelukan keluarga. Kepulangan ini disambut dengan rasa syukur yang mendalam, namun juga dibarengi dengan kesadaran penuh akan kesalahan yang telah diperbuat. Di hadapan awak media yang menunggunya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Rabu (28/1/2026), Onad, sapaan akrabnya, tak mampu menahan air mata haru sekaligus penyesalan saat menyampaikan permohonan maafnya yang tulus. Ia mengakui bahwa perilaku di masa lalu bukan hanya merugikan dirinya sendiri, tetapi juga meninggalkan luka dan kekecewaan mendalam bagi keluarga tercinta, orang-orang terdekat, serta para profesional yang telah memberinya kepercayaan.
"Happy banget hari ini, akhirnya pulang juga setelah tiga bulan di sini. Banyak pelajarannya, banyak ketololan gue yang harus gue bayar dengan banyak hal lah," ujar Onad dengan suara bergetar, mengawali pernyataannya. Mantan vokalis grup band legendaris Killing Me Inside ini tidak menutup-nutupi kenyataan pahit bahwa tindakannya telah memberikan dampak negatif yang signifikan, termasuk merugikan rekan-rekan kerjanya. Ia mengungkapkan keinginannya yang kuat untuk segera bertemu dengan buah hatinya dan kembali ke rumah, tempat di mana ia akan berusaha memperbaiki hubungan yang sempat retak, terutama dengan orang tua yang pastinya merasa sangat kecewa. "Gue mau ketemu anak gue dulu, gue pulang ke rumah dulu, baru gue mungkin telepon orang tua gue yang pasti kecewa banget. Teman-teman kerja gue yang udah gue rugiin lah ibaratnya," tambahnya, menunjukkan penyesalan yang mendalam atas ketidakprofesionalannya.
Lebih lanjut, Onad secara terbuka mengakui kegagalannya dalam menjadi sosok panutan. Ia dengan segala kerendahan hati meminta masyarakat luas untuk tidak mencontoh perbuatannya. "Semoga gue juga dibukain pintu maaf buat orang-orang yang sayang sama gue. Sorry banget gue mengecewakan kalian. Siapa tahu ada yang mengambil gue sebagai contoh, gue minta maaf banget gue bukan contoh yang baik gitu," ucapnya sambil menahan tangis yang semakin deras, menyadari betapa besar tanggung jawab moral yang kini ia emban. Pengakuan ini menjadi bukti nyata bahwa Onad telah merenungi kesalahannya secara mendalam dan bertekad untuk bangkit menjadi pribadi yang lebih baik. Ia berharap pengakuannya ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi banyak orang, terutama generasi muda, agar tidak terjerumus ke dalam lubang kesalahan yang sama.
Permohonan maaf Onad tidak berhenti sampai di situ. Ia juga memberikan perhatian khusus kepada sang istri tercinta, Beby Prisillia. Dengan suara penuh penyesalan, Onad menyampaikan permintaan maafnya karena telah membuat sang istri harus turut terseret dalam pusaran pemberitaan miring dan gosip yang tidak sedap selama masa pemulihannya. Ia menyadari betapa berat beban yang harus dipikul oleh Beby Prisillia, yang setia mendampinginya di masa-masa sulit. "Istri gue sorry banget ikut-ikutan terlibat juga, sempat digosipin bla bla bla. Gue minta maaf juga. Jadi kurang lebih gitu sih, guys," pungkasnya, menunjukkan kesadaran akan dampak perbuatannya terhadap orang-orang terkasih.
Kepulangan Onadio Leonardo dari panti rehabilitasi bukan hanya sekadar akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari sebuah perjalanan baru yang penuh tantangan dan harapan. Pernyataannya yang jujur dan penuh penyesalan ini patut diapresiasi. Ia telah menunjukkan keberanian untuk mengakui kesalahannya di depan publik, sebuah langkah penting dalam proses pemulihan diri. Dengan dukungan keluarga, teman, dan tentunya tekad kuat dari dalam diri, Onad berpeluang besar untuk bangkit dan membuktikan bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua untuk memperbaiki diri. Masa depan karirnya kini bergantung pada bagaimana ia dapat menjaga komitmennya untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan memberikan kontribusi positif bagi dunia hiburan serta masyarakat luas. Pengalaman ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi Onad untuk terus berkarya dan menginspirasi banyak orang dengan sisi positifnya. Ia kini memiliki kesempatan emas untuk membangun kembali citra dirinya yang sempat tercoreng, dan membuktikan bahwa kesalahan di masa lalu bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah pelajaran berharga yang membentuk karakter yang lebih kuat dan bijaksana.

