Daftar Isi
- TKDN: Sinyal Awal Kehadiran Resmi
- Melampaui Standar Lokal dan Konektivitas 5G
- Langkah Selanjutnya: Uji Postel dan Strategi Samsung
- Prediksi Jadwal Rilis: Global dan Lokal
- Sertifikasi Internasional Menguatkan Peluncuran
- Bocoran Spesifikasi: Samsung Galaxy A57 – Ekspansi Fitur Premium
- Bocoran Spesifikasi: Samsung Galaxy A37 – Pilihan Terjangkau nan Kompetitif
- Posisi Pasar dan Target Audiens Seri Galaxy A
- Antisipasi Peluncuran di Indonesia
Jakarta –
TKDN: Sinyal Awal Kehadiran Resmi
Dua ponsel pintar terbaru dari raksasa teknologi Korea Selatan, Samsung, dipastikan akan segera meramaikan pasar gadget di Indonesia. Perangkat yang menjadi sorotan kali ini adalah Samsung Galaxy A37 dan Galaxy A57, yang kehadirannya terendus kuat setelah terpantau “mejeng” di situs resmi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Pencantuman di daftar TKDN ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah indikasi konkret bahwa Samsung tengah memuluskan jalan bagi kedua model ini untuk masuk dan dipasarkan secara resmi di Tanah Air.
Samsung Indonesia, sebagai representasi resmi perusahaan di dalam negeri, telah mendaftarkan dua perangkat dengan kode model SM-A376B dan SM-A576B. Berdasarkan penelusuran oleh tim detikINET dan informasi dari berbagai sumber terpercaya di komunitas teknologi, kode SM-A376B merujuk pada Galaxy A37, sementara SM-A576B adalah kode untuk Galaxy A57. Penamaan yang konsisten dengan seri Galaxy A sebelumnya ini memperkuat dugaan bahwa kedua perangkat ini adalah penerus dari lini menengah yang sangat populer di kalangan konsumen.
Melampaui Standar Lokal dan Konektivitas 5G
Satu aspek krusial yang berhasil dipenuhi oleh Galaxy A37 dan A57 adalah nilai TKDN. Kedua perangkat ini tercatat mengantongi nilai TKDN sebesar 39,60%. Angka ini dengan bangga melampaui ambang batas minimum 35% yang diwajibkan oleh pemerintah Indonesia bagi setiap perangkat telekomunikasi yang ingin dipasarkan secara legal di negara ini. Pencapaian ini menandakan komitmen Samsung untuk berinvestasi dalam manufaktur lokal atau menggunakan komponen dari pemasok dalam negeri, yang pada gilirannya turut mendukung industri dan ekonomi domestik.
Tidak hanya itu, kabar baik lainnya adalah konfirmasi bahwa Galaxy A57 dan A37 akan mengusung koneksi 5G. Di tengah semakin meluasnya infrastruktur 5G di Indonesia dan kebutuhan akan kecepatan internet yang lebih tinggi, kehadiran ponsel mid-range dengan kapabilitas 5G menjadi nilai jual yang sangat signifikan. Ini memastikan bahwa pengguna kedua perangkat ini akan siap menghadapi era konektivitas super cepat, baik untuk streaming, gaming online, maupun aktivitas produktif lainnya yang membutuhkan bandwidth besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah Selanjutnya: Uji Postel dan Strategi Samsung
Lolosnya sertifikasi TKDN ini secara tegas menjadi sinyal kuat bahwa Samsung tengah bersiap menghadirkan Galaxy A37 dan A57 ke pasar Indonesia dalam waktu dekat. Namun, perlu dicatat bahwa TKDN hanyalah salah satu tahapan dari serangkaian proses perizinan yang harus dilalui. Kedua HP ini masih harus mendapatkan restu akhir dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui proses uji Postel. Uji Postel memastikan bahwa perangkat telekomunikasi telah memenuhi standar teknis dan regulasi yang berlaku untuk beroperasi di jaringan seluler Indonesia, termasuk kompatibilitas frekuensi dan standar keamanan.

Kehadiran lini Galaxy A series selalu menjadi tulang punggung strategi Samsung di segmen menengah. Seri ini dikenal karena menawarkan keseimbangan antara fitur-fitur inovatif, desain menarik, dan harga yang kompetitif. Dengan A37 dan A57, Samsung diperkirakan akan melanjutkan tradisi tersebut, menargetkan konsumen yang mencari ponsel andal dengan teknologi terkini tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Strategi ini sangat penting mengingat ketatnya persaingan di pasar smartphone menengah di Indonesia, di mana banyak merek lain juga berlomba menawarkan produk terbaik mereka.
TKDN Galaxy A57 dan A37 Foto: Screenshot detikINET
Prediksi Jadwal Rilis: Global dan Lokal
Jika melihat pola peluncuran seri Galaxy A sebelumnya, Samsung biasanya merilis lini menengahnya pada kuartal pertama setiap tahun. Sebagai perbandingan, model sebelumnya, Galaxy A56, meluncur pada Maret 2025. Mengacu pada bocoran informasi dari sumber global, Galaxy A37 dan Galaxy A57 diprediksi akan melakukan debut internasional mereka pada Februari 2026. Peluncuran global ini seringkali dilakukan dalam sebuah acara khusus atau bertepatan dengan pameran teknologi besar seperti Mobile World Congress (MWC) jika waktunya memungkinkan.
Indonesia, sebagai salah satu pasar smartphone terbesar dan terpenting bagi Samsung, umumnya mengikuti tak lama setelah peluncuran global. Oleh karena itu, kemungkinan besar kedua perangkat ini akan hadir secara resmi di Tanah Air antara Februari hingga Maret 2026. Jeda waktu yang singkat ini menunjukkan betapa pentingnya pasar Indonesia dalam rencana peluncuran produk global Samsung.
Sertifikasi Internasional Menguatkan Peluncuran
Selain sertifikasi TKDN di Indonesia, kedua model ini juga telah mengantongi sejumlah sertifikasi internasional penting. Sertifikasi seperti TÜV, yang seringkali berkaitan dengan pengujian standar keamanan dan efisiensi pengisian daya, menunjukkan kesiapan perangkat untuk pasar global. Kemudian ada TENAA, badan regulasi telekomunikasi Tiongkok, yang seringkali menjadi sumber bocoran spesifikasi detail sebelum peluncuran resmi. Terakhir, GCF (Global Certification Forum) merupakan sertifikasi yang memastikan kompatibilitas perangkat dengan jaringan seluler global. Seluruh sertifikasi ini semakin menguatkan indikasi bahwa peluncuran Galaxy A37 dan A57 tinggal menunggu waktu, dan persiapan telah dilakukan secara matang di berbagai lini.
Samsung Galaxy A57 dan A37 Foto: Android Headline via GSM Arena
Bocoran Spesifikasi: Samsung Galaxy A57 – Ekspansi Fitur Premium
Sebagai model yang lebih tinggi di antara keduanya, Samsung Galaxy A57 disebut akan membawa peningkatan signifikan yang menyasar segmen menengah premium. Salah satu daya tarik utamanya adalah layar Super AMOLED berukuran 6,7 inci dengan refresh rate hingga 120Hz. Layar ini menjanjikan tampilan yang sangat mulus, responsif, dan kaya warna, ideal untuk pengalaman scrolling media sosial, menonton konten multimedia, maupun bermain game. Teknologi Super AMOLED juga dikenal dengan kontras warna yang superior dan efisiensi daya yang lebih baik dibandingkan panel LCD.
Dari sisi performa, ponsel ini dirumorkan ditenagai oleh chipset Exynos 1680. Ini merupakan peningkatan dari generasi sebelumnya, dan diharapkan mampu menawarkan performa yang lebih bertenaga untuk multitasking berat dan gaming grafis tinggi. Kombinasi chipset yang kuat ini akan dipadukan dengan baterai berkapasitas besar 5.000 mAh, yang menjadi standar baru di kelasnya, memastikan daya tahan penggunaan sepanjang hari. Ditambah lagi, dukungan fast charging 45W akan memungkinkan pengisian daya yang sangat cepat, meminimalkan waktu tunggu pengguna.

Untuk sektor fotografi, Galaxy A57 diperkirakan mengusung konfigurasi kamera yang mumpuni, dengan kamera utama 50 MP. Rumor menyebutkan bahwa sensor yang digunakan akan lebih besar, sebuah langkah strategis untuk mengoptimalkan hasil foto dalam kondisi minim cahaya (low-light). Ini akan menjadi nilai tambah besar bagi pengguna yang sering mengambil gambar di malam hari atau di dalam ruangan. Fitur-fitur pendukung seperti desain “Key Island” yang memberikan sentuhan estetika unik pada modul kamera, sertifikasi IP67 yang menjadikannya tahan air dan debu untuk ketahanan ekstra, serta sistem operasi Android 16 berbasis One UI terbaru, akan melengkapi paket premium ini. Samsung juga dikenal dengan komitmennya untuk menyediakan pembaruan perangkat lunak hingga beberapa tahun ke depan, yang menjadi nilai jual tambahan di kelas menengah.
Bocoran Spesifikasi: Samsung Galaxy A37 – Pilihan Terjangkau nan Kompetitif
Sementara itu, Galaxy A37 diposisikan sebagai opsi yang lebih terjangkau namun tetap kompetitif, menawarkan banyak fitur unggulan dari sang kakak. Ponsel ini dikabarkan hadir dengan layar Super AMOLED berukuran 6,6 hingga 6,7 inci, dengan resolusi FHD+ dan refresh rate 120Hz yang sama. Ini berarti pengguna A37 akan tetap menikmati pengalaman visual yang imersif dan mulus tanpa kompromi berarti pada kualitas layar.
Untuk dapur pacu, bocoran menyebutkan penggunaan chipset Exynos 1480 atau varian Snapdragon seri Gen tertentu, tergantung pada wilayah pasar. Pilihan chipset ini diharapkan tetap memberikan performa yang solid untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari browsing, media sosial, hingga bermain game kasual. Kapasitas baterainya juga tetap di angka 5.000 mAh dengan dukungan fast charging 45W, selaras dengan sang kakak Galaxy A57. Konsistensi dalam kapasitas baterai dan kecepatan pengisian daya ini menunjukkan upaya Samsung untuk memberikan pengalaman pengguna yang optimal di seluruh lini menengahnya.
Sektor kamera utama 50 MP juga dipertahankan pada Galaxy A37, menunjukkan komitmen Samsung terhadap kualitas fotografi di kelas ini. Fitur-fitur modern lainnya seperti NFC untuk transaksi digital, dukungan eSIM yang semakin populer, serta bodi yang ramping sekitar 6,9 mm, akan menambah daya tarik ponsel ini. Seperti halnya A57, Galaxy A37 juga diharapkan mendapatkan janji pembaruan Android jangka panjang, sebuah ciri khas yang membuat lini Galaxy A tetap relevan dan aman untuk beberapa tahun mendatang. Dengan kombinasi spesifikasi ini, Galaxy A37 siap menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari ponsel 5G dengan fitur lengkap namun dengan anggaran yang lebih terbatas.
Posisi Pasar dan Target Audiens Seri Galaxy A
Seri Galaxy A dari Samsung telah lama dikenal sebagai jembatan antara segmen entry-level dan flagship, menawarkan teknologi inovatif dengan harga yang lebih terjangkau. Galaxy A37 dan A57 diprediksi akan melanjutkan tradisi ini, menargetkan audiens yang luas. Galaxy A57, dengan spesifikasi yang sedikit lebih tinggi dan fitur premium, kemungkinan akan menyasar konsumen yang mencari pengalaman smartphone lengkap dengan performa mumpuni untuk gaming dan fotografi serius, namun masih dalam rentang harga menengah yang terjangkau. Sementara itu, Galaxy A37 akan menjadi pilihan ideal bagi pelajar, pekerja muda, atau siapa saja yang menginginkan ponsel 5G yang andal, dengan layar berkualitas, daya tahan baterai kuat, dan kamera yang baik untuk penggunaan sehari-hari, tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu besar. Kedua model ini akan menjadi penantang kuat di segmen harga 3 hingga 6 jutaan Rupiah, tergantung pada konfigurasi memori dan RAM yang ditawarkan.
Antisipasi Peluncuran di Indonesia
Dengan semua sertifikasi yang telah didapatkan, baik domestik maupun internasional, serta bocoran spesifikasi yang menjanjikan, kehadiran Samsung Galaxy A37 dan A57 di Indonesia hanyalah masalah waktu. Konsumen di Tanah Air, terutama mereka yang menantikan pembaruan ponsel di segmen menengah, tentu akan menyambut baik kedua perangkat ini. Samsung diperkirakan akan meluncurkan kampanye pemasaran yang agresif, menonjolkan fitur-fitur unggulan seperti konektivitas 5G, kualitas layar Super AMOLED, kapasitas baterai besar, dan kemampuan kamera yang ditingkatkan. Mari kita nantikan pengumuman resmi dari Samsung Indonesia untuk detail harga, ketersediaan, dan promosi menarik lainnya.
(afr/afr)

