Jakarta – Presiden Republik Indonesia terpilih, Prabowo Subianto, mengungkapkan sebuah kebiasaan unik namun strategis yang menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas hariannya: terbangun di tengah malam dan segera membuka YouTube untuk memantau perkembangan isu-isu global. Pengakuan ini tidak hanya mengungkap sisi personalnya, tetapi juga menyoroti etos kerja dan komitmennya dalam mengikuti dinamika dunia yang serba cepat. Ia dengan lugas menyebut dirinya sebagai seorang ‘news junkie’, sebuah istilah yang menggambarkan kecanduannya terhadap informasi dan berita terkini, khususnya yang berkaitan dengan arus informasi dunia yang tak pernah berhenti.
Dalam sebuah acara wawancara eksklusif bertajuk ‘Presiden Prabowo Menjawab’ yang tayang belum lama ini, Prabowo menjelaskan secara rinci pola tidurnya yang tidak konvensional. "Jadi kadang-kadang saya tidurnya jam satu malam, tapi jam tiga malam saya bangun lagi. Kenapa? Ini masalahnya nih, teknologi. Kan ada YouTube," terangnya, menunjukkan bagaimana teknologi telah membentuk kebiasaan informasinya. Fenomena ini, menurutnya, adalah konsekuensi logis dari tuntutan seorang pemimpin di era globalisasi, di mana informasi adalah mata uang paling berharga.
Perbedaan zona waktu menjadi alasan utama di balik kebiasaan bangun tengah malamnya. "Kita ini beda empat jam sama Timur Tengah, habis itu sama Amerika sekian jam. Jadi saya harus ikuti apa yang terjadi. Dan itulah mungkin yang membuat saya itu always a bit up to date," imbuhnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa kebiasaan tersebut bukan sekadar hobi, melainkan sebuah strategi untuk memastikan dirinya selalu selangkah lebih maju dalam memahami peristiwa global. Di tengah malam Jakarta, belahan dunia lain mungkin sedang berada di puncak aktivitas atau baru saja membuat keputusan penting. Dengan memantau informasi secara real-time, Prabowo memastikan dirinya tidak tertinggal dan dapat merespons dengan cepat.
Kebiasaan ini, menurut presiden ke-8 RI ini, memiliki signifikansi yang sangat besar dalam konteks kepemimpinan nasional. Kemampuan merespons cepat berbagai perkembangan global yang berdampak pada Indonesia adalah kunci untuk menjaga stabilitas dan memajukan kepentingan negara. Dalam dunia yang saling terhubung, gejolak ekonomi di Eropa, konflik politik di Timur Tengah, atau inovasi teknologi di Amerika Serikat dapat memiliki efek domino yang langsung terasa hingga ke Tanah Air. Oleh karena itu, memiliki akses dan pemahaman awal terhadap informasi tersebut menjadi krusial. Ini memungkinkan pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah-langkah antisipatif, merumuskan kebijakan yang tepat, atau bahkan proaktif dalam diplomasi internasional.
Prabowo memberikan contoh konkret bagaimana kebiasaannya ini memberikan keuntungan strategis. "Nah karena saya punya kebiasaan jam tiga saya bangun, saya buka YouTube. Jam tiga di Singapura itu kalau nggak salah di Washington DC itu tiga sore. Jadi kalau Presiden Biden baru ngomong sesuatu, saya bisa langsung baca. Waktu saya jam sembilan sepuluh pidato, saya yang pertama menyampaikan tanggapan saya terhadap pidatonya Biden," akunya. Ilustrasi ini sangat jelas menunjukkan efisiensi dalam perolehan informasi. Ketika Presiden Amerika Serikat, salah satu pemimpin dunia paling berpengaruh, menyampaikan pidato penting pada sore hari waktu Washington D.C., Prabowo sudah bisa mengakses isi pidato tersebut saat dini hari di Indonesia. Ini memberinya kesempatan untuk mencerna informasi, menganalisis implikasinya, dan bahkan merumuskan tanggapan awal sebelum sebagian besar media atau pejabat lainnya di Indonesia. Dengan demikian, ketika ia sendiri berpidato pada pagi harinya, tanggapannya tidak hanya cepat tetapi juga berpotensi lebih mendalam dan terinformasi.
Penggunaan YouTube sebagai saluran utama untuk memantau berita global juga menarik untuk dicermati. Di era digital, YouTube bukan lagi sekadar platform hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi salah satu sumber informasi paling cepat dan langsung. Melalui YouTube, Prabowo dapat mengakses siaran langsung konferensi pers, pidato resmi para pemimpin dunia, analisis dari lembaga think tank internasional, atau laporan dari media-media terkemuka di berbagai belahan dunia. Keunggulan platform ini terletak pada kemampuannya menyajikan informasi visual dan audio secara instan, seringkali tanpa filter atau penundaan yang mungkin terjadi pada saluran berita tradisional. Tentu, sebagai seorang pemimpin negara, kemampuan untuk memilah dan memverifikasi informasi adalah krusial, namun kecepatan akses tetap menjadi nilai tambah yang signifikan.
Meskipun dipenuhi jadwal yang padat dan kebiasaan aktifnya mengikuti kabar terbaru secara online hingga dini hari, Prabowo tetap menunjukkan kesadaran tinggi akan pentingnya istirahat yang cukup. Ini mungkin tampak kontradiktif, namun ia menganut pola istirahat yang sangat fleksibel dan efisien. "Jadi mungkin ini ilmu saya dapat di tentara. Jadi bagi saya umpamanya naik mobil saya bisa tidur, naik helikopter saya bisa tidur, naik pesawat saya bisa tidur," ungkapnya. Kemampuan untuk tidur di mana saja dan kapan saja adalah keterampilan berharga yang sering diajarkan dalam lingkungan militer, di mana kondisi fisik dan mental harus selalu prima meskipun dalam situasi yang serba tidak menentu. Ini bukan sekadar kemampuan fisik, tetapi juga disiplin mental untuk dapat mematikan pikiran dan beristirahat dalam waktu singkat.
Lebih lanjut, Prabowo juga mengaku sangat piawai dalam memanfaatkan waktu singkat di sela-sela aktivitas padatnya untuk beristirahat. Ia mencontohkan, saat ada dua atau tiga pertemuan yang harus dihadiri dalam satu hari, ia selalu menyempatkan waktu 10 hingga 30 menit di antara kegiatan tersebut untuk tidur. Ini adalah praktik yang dikenal sebagai ‘power nap’, sebuah metode istirahat singkat yang terbukti dapat memulihkan energi, meningkatkan kewaspadaan, dan memperbaiki kinerja kognitif. "Bagi saya 15 menit nge-charge gitu loh, apalagi 20 menit. My ideal actually is 30 menit," ucap laki-laki kelahiran Jakarta, 17 Oktober 1951 tersebut. Baginya, power nap bukan sekadar tidur siang biasa, melainkan sebuah sesi pengisian ulang energi yang terprogram dan efektif.
Kebiasaan tidur yang efisien ini adalah cerminan dari disiplin tinggi yang ia peroleh selama bertahun-tahun di dunia militer. Lingkungan militer menuntut individu untuk dapat berfungsi optimal dalam kondisi tekanan tinggi dan jadwal yang tidak teratur. Kemampuan untuk mengelola tidur secara strategis adalah salah satu kunci keberhasilan dalam mempertahankan stamina dan fokus. Dalam konteks kepemimpinan negara, di mana tuntutan mental dan fisik sangat besar, keterampilan ini menjadi aset yang tak ternilai. Ini memungkinkan Prabowo untuk tetap segar, waspada, dan tajam dalam pengambilan keputusan, meskipun dengan jadwal yang menumpuk dan jam kerja yang panjang. Kombinasi antara rasa ingin tahu yang tak terbatas terhadap informasi global dan disiplin istirahat yang ketat menunjukkan sebuah profil pemimpin yang berdedikasi dan sangat strategis dalam mengelola sumber daya paling berharga: waktu dan energi.
Keseluruhan pola yang diungkapkan Prabowo ini memberikan gambaran tentang seorang pemimpin modern yang memanfaatkan teknologi untuk tetap relevan di panggung global, sekaligus menerapkan disiplin militer untuk menjaga performa optimal. Ia adalah contoh nyata bagaimana teknologi informasi, ketika digunakan dengan bijak dan dipadukan dengan manajemen diri yang ketat, dapat menjadi alat yang ampuh dalam mengemban tugas negara yang kompleks. Kebiasaan ‘news junkie’ yang aktif memantau YouTube di dini hari, ditambah dengan seni power nap yang ia kuasai, adalah dua sisi mata uang dari komitmen Prabowo Subianto untuk selalu siap dan terdepan dalam menghadapi tantangan serta peluang di era globalisasi ini, demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia.

