0

Pertama dalam 40 Tahun, Como Lolos ke Semifinal Coppa Italia, Mengukir Sejarah Dramatis Setelah Mengalahkan Napoli dalam Drama Adu Penalti

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Como, tim yang dikenal dengan pesonanya di tepi Danau Como, Italia, kini semakin bersinar di kancah sepak bola nasional dengan pencapaian bersejarah yang membanggakan. Tim berjuluk "Lariani" ini berhasil menembus babak semifinal Coppa Italia untuk pertama kalinya dalam empat dekade terakhir, sebuah prestasi yang disambut dengan euforia luar biasa oleh para penggemar dan seluruh elemen klub. Momen krusial ini tercipta setelah Como secara dramatis menyingkirkan raksasa Serie A, Napoli, dalam laga perempat final yang mendebarkan di Stadion Diego Armando Maradona, pada Rabu (11/2/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini diraih melalui adu penalti yang menegangkan dengan skor akhir 7-6, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal.

Perjalanan Como menuju semifinal Coppa Italia musim 2025/2026 ini menandai sebuah tonggak sejarah yang patut dicatat. Sejak terakhir kali mereka mencapai babak empat besar pada musim 1985/1986, tepatnya 40 tahun yang lalu, Como belum pernah lagi merasakan kehangatan persaingan di level ini. Pada kesempatan sebelumnya, Como berhasil menyingkirkan Hellas Verona dengan agregat 4-3 untuk melaju ke semifinal. Kini, mereka kembali mengulang kejayaan masa lalu, bahkan dengan cerita yang lebih dramatis, mengalahkan tim yang memiliki sejarah panjang dan prestasi gemilang di kompetisi domestik maupun Eropa. Kemenangan ini tidak hanya sekadar lolos, tetapi juga menjadi bukti nyata perkembangan dan potensi yang dimiliki oleh tim yang saat ini dilatih oleh legenda sepak bola Spanyol, Cesc Fabregas.

Fabregas, yang dikenal dengan kecerdasan taktisnya saat masih bermain, kini menunjukkan kemampuan kepelatihannya yang impresif. Meskipun berhasil mengukir sejarah bersama timnya, Fabregas tetap menunjukkan sikap profesionalisme dan fokus yang tinggi. Ia secara tegas mengingatkan anak asuhnya, termasuk pemain muda berbakat seperti Nico Paz, untuk tidak larut dalam euforia kemenangan yang luar biasa ini. Fabregas menekankan pentingnya segera mengalihkan perhatian dan energi untuk menghadapi laga krusial berikutnya di Serie A melawan Fiorentina, yang dijadwalkan pada hari Sabtu, 14 Februari 2026. "Ini prestasi bersejarah, waktu yang positif, tapi kami ada pertandingan penting lain di hari Sabtu. Kami harus menyimpan euforia untuk akhir musim," ujar Fabregas kepada Sport Mediaset, menunjukkan visinya yang jauh ke depan.

Pelatih asal Spanyol itu memahami bahwa menjaga fokus setelah momen kemenangan besar seperti ini adalah sebuah tantangan tersendiri. Namun, ia yakin dengan mentalitas timnya. "Akan sulit untuk menyingkirkan adrenalin, tapi kami mendengarkan musik selama 10 menit di ruang ganti, sekarang kami akan mulai bersiap untuk akhir pekan, karena kami mengincar tiga poin," tambahnya, menggarisbawahi ambisi tim untuk meraih hasil maksimal di liga. Perkataan Fabregas mencerminkan kedalaman pemikirannya sebagai seorang pelatih yang tidak hanya merayakan kemenangan, tetapi juga membangun fondasi untuk kesuksesan jangka panjang. Ia ingin timnya belajar dari setiap pertandingan, baik kemenangan maupun kekalahan, dan selalu berusaha untuk menjadi lebih baik.

Lantas, siapa lawan Como di babak semifinal nanti? Jawabannya adalah tim kuat lainnya yang juga merupakan salah satu raksasa Serie A, Inter Milan. Tim asuhan Simone Inzaghi ini berhasil mengamankan tiket semifinal setelah menyingkirkan Torino dalam pertandingan perempat final yang juga tak kalah sengit. Pertemuan antara Como dan Inter Milan di semifinal Coppa Italia diprediksi akan menjadi duel yang sangat menarik, mempertemukan tim kuda hitam yang sedang naik daun dengan salah satu tim tersukses di Italia. Ini akan menjadi ujian berat bagi Como, namun sekaligus menjadi kesempatan emas untuk kembali membuktikan diri di panggung yang lebih besar dan bersaing dengan tim-tim elite.

Perjalanan Como di Coppa Italia musim ini memang patut diacungi jempol. Mereka telah menunjukkan konsistensi, determinasi, dan semangat juang yang tinggi dalam setiap pertandingan. Mengalahkan tim-tim kuat seperti Napoli bukanlah perkara mudah. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Como bukanlah tim yang bisa dipandang sebelah mata. Mereka memiliki kualitas pemain, strategi yang matang, dan yang terpenting, semangat juang yang membara.

Kisah Como di Coppa Italia ini juga merupakan pengingat bagi tim-tim kecil atau yang sedang berjuang untuk tidak pernah menyerah. Dengan kerja keras, dedikasi, dan sedikit keberuntungan, mimpi besar bisa menjadi kenyataan. Pencapaian ini tidak hanya memberikan kebanggaan bagi para pemain dan staf pelatih, tetapi juga membangkitkan optimisme bagi para penggemar Como yang telah lama menantikan momen seperti ini. Euforia kemenangan ini tentu akan menjadi suntikan moral yang sangat berharga bagi tim untuk menghadapi sisa musim kompetisi.

Di luar lapangan, kesuksesan Como ini juga berpotensi membawa dampak positif bagi citra klub dan daya tarik sepak bola di wilayah Como. Lebih banyak perhatian dari media dan publik akan tertuju pada klub, yang mungkin akan membuka peluang baru dalam hal sponsor, pengembangan infrastruktur, dan peningkatan basis penggemar. Sejarah yang terukir ini akan menjadi inspirasi bagi generasi muda di Como untuk mengejar impian mereka di dunia sepak bola.

Pertandingan perempat final melawan Napoli sendiri berlangsung penuh drama. Napoli, yang bermain di kandang sendiri, tentu berambisi untuk memanfaatkan status mereka sebagai tim unggulan. Namun, Como menunjukkan ketangguhan mental yang luar biasa. Mereka mampu menahan gempuran Napoli dan bahkan berhasil mencetak gol balasan untuk menyamakan kedudukan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor imbang memaksa kedua tim untuk melanjutkan pertandingan ke babak adu penalti. Di sinilah ketegangan memuncak. Setiap tendangan, setiap penyelamatan, menjadi penentu nasib. Akhirnya, keberuntungan dan ketenangan para eksekutor Como membuat mereka keluar sebagai pemenang.

Kemenangan ini tidak hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang proses. Ini adalah buah dari kerja keras seluruh tim, mulai dari pemain di lapangan, staf pelatih yang merancang strategi, hingga para pendukung yang setia memberikan dukungan. Di era sepak bola modern yang penuh persaingan ketat, pencapaian seperti ini menjadi sangat berharga. Ini menunjukkan bahwa dengan visi yang jelas dan komitmen yang kuat, tim mana pun memiliki peluang untuk bersaing di level tertinggi.

Selanjutnya, Como akan menghadapi ujian terberat di semifinal melawan Inter Milan. Pertandingan ini akan menjadi panggung besar bagi Como untuk membuktikan bahwa mereka layak berada di antara tim-tim terbaik Italia. Dukungan dari para penggemar akan menjadi faktor penting dalam perjalanan mereka. Siapapun hasilnya nanti, Como telah mengukir sejarah yang akan dikenang sepanjang masa. Cerita Como di Coppa Italia musim ini adalah bukti bahwa dalam sepak bola, kejutan selalu ada, dan mimpi bisa menjadi kenyataan. (nds/yna)