BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Manchester City berhasil mengamankan satu tempat di perempatfinal Piala FA setelah menampilkan performa gemilang yang berujung pada kemenangan 3-1 atas Newcastle United. Duel sengit yang tersaji di St James’ Park pada Minggu (8/3/2026) dini hari WIB, memperlihatkan determinasi tinggi dari kedua tim, namun pada akhirnya, ketajaman Omar Marmoush menjadi pembeda krusial bagi The Citizens. Gol-gol yang dicetak oleh Savinho dan brace dari Omar Marmoush memastikan langkah City ke babak selanjutnya, meskipun Newcastle sempat unggul terlebih dahulu melalui Harvey Barnes. Pertandingan ini tidak hanya menyajikan drama adu taktik dan kekuatan, tetapi juga menjadi panggung bagi beberapa momen individu yang menentukan hasil akhir.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, tempo permainan langsung meningkat. Kedua kesebelasan menunjukkan niat untuk mengambil inisiatif serangan, menciptakan pertandingan yang terbuka dan menarik untuk disaksikan. Newcastle United yang bermain di hadapan publik sendiri, berhasil memanfaatkan momentum untuk membuka keunggulan pada menit ke-18. Gol pembuka tersebut tercipta melalui sebuah skema serangan yang terukur. Harvey Barnes, yang menjadi kreator sekaligus penyelesai akhir, menerima umpan terobosan brilian dari Sandro Tonali. Dengan kecepatannya, Barnes menggiring bola melewati beberapa pemain bertahan City sebelum akhirnya berhasil menaklukkan kiper James Trafford dengan sepakan terarah. Keunggulan ini sontak membangkitkan semangat para pemain Newcastle dan dukungan dari tribun penonton.
Namun, Manchester City tidak tinggal diam. Respons cepat dari The Citizens mulai terlihat menjelang paruh pertama berakhir. Pada menit ke-39, skor berhasil disamakan oleh Savinho. Gol penyeimbang ini terbilang unik, karena Savinho sebenarnya berada di posisi yang tepat ketika bola secara tidak sengaja memantul dari kakinya setelah menerima umpan mendatar dari Jeremy Doku. Bola pantulan tersebut meluncur mulus ke dalam gawang Newcastle yang kosong. Gol ini menjadi bukti bahwa terkadang keberuntungan juga berpihak pada pemain yang berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Upaya City untuk menambah keunggulan sebelum turun minum belum membuahkan hasil, sehingga skor imbang 1-1 bertahan hingga jeda pertandingan.
Memasuki babak kedua, Manchester City tampil lebih agresif dan menunjukkan ambisi yang lebih besar untuk membalikkan keadaan. Serangan demi serangan dilancarkan, dan upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-47. Omar Marmoush menjadi pahlawan bagi timnya dengan mencetak gol kedua bagi Manchester City. Pemain asal Mesir ini menunjukkan insting predatornya di depan gawang dengan menyambut umpan tarik dari Matheus Nunes. Tanpa ragu, Marmoush melepaskan tembakan keras yang merobek jala gawang Newcastle, mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan The Citizens. Gol ini tidak hanya memberikan keunggulan tim, tetapi juga meningkatkan moral para pemain City.
Momentum positif dari gol pertamanya terus terjaga. Omar Marmoush kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol keduanya di pertandingan ini pada menit ke-65. Kali ini, Marmoush berhasil mencatatkan namanya di papan skor dengan sebuah sepakan spektakuler dari tepi kotak penalti. Bola meluncur deras tanpa bisa dihalau oleh kiper Newcastle, menggetarkan jala gawang dan membawa Manchester City semakin menjauh dengan skor 3-1. Gol brace dari Marmoush ini menjadi pukulan telak bagi Newcastle yang kesulitan untuk merespons. Keunggulan dua gol tersebut memberikan rasa aman bagi City untuk mengontrol sisa pertandingan.

Newcastle United berusaha keras untuk memperkecil ketertinggalan di sisa waktu yang ada, namun solidnya pertahanan Manchester City dan efektivitas serangan balik membuat mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Beberapa upaya serangan yang dilancarkan oleh anak-anak asuh Eddie Howe tidak membuahkan hasil yang berarti. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-1 untuk kemenangan Manchester City tetap bertahan. Kemenangan ini memastikan Manchester City melaju ke babak perempatfinal Piala FA dengan performa yang meyakinkan, sekaligus menunjukkan kedalaman skuad dan kualitas individu yang dimiliki oleh tim asuhan Pep Guardiola.
Berikut adalah susunan pemain kedua tim dalam pertandingan tersebut:
Newcastle United: Aaron Ramsdale; Kieran Trippier, Malick Thiaw, Sven Botman, Lewis Hall; Sandro Tonali, Joe Willock; Anthony Elanga, Nick Woltemade, Harvey Barnes; William Osula.
Manchester City: James Trafford; Nathan Ake, Abdukodir Khusanov, John Stones, Matheus Nunes; Nico O’Reilly, Nico Gonzalez, Tijani Reijnders; Jeremy Doku, Omar Marmoush, Savinho.
Pertandingan ini menjadi bukti bahwa Piala FA selalu menyajikan kejutan dan drama tersendiri. Manchester City, dengan performa impresif mereka, kini menatap babak perempatfinal dengan optimisme tinggi, sementara Newcastle United harus segera bangkit dan memperbaiki performa mereka di kompetisi domestik lainnya. Keberhasilan Omar Marmoush menjadi sorotan utama dalam laga ini, di mana ia berhasil membuktikan diri sebagai aset berharga bagi lini serang Manchester City. Gol-golnya tidak hanya membawa timnya meraih kemenangan, tetapi juga menegaskan statusnya sebagai pemain yang patut diperhitungkan di panggung sepak bola Inggris.

