0

Modifikasi Toyota 86 Karya Anak Bangsa Mejeng di Jepang

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Untuk kedua kalinya, sebuah mahakarya modifikasi Toyota 86 yang lahir dari tangan kreatif anak bangsa berhasil mencuri perhatian di Jepang. Kali ini, mobil sport legendaris tersebut tampil memukau dengan konsep ‘Harmony of Waves’, sebuah perpaduan artistik yang merepresentasikan kekayaan budaya Jepang dan Indonesia. Livery yang menghiasi bodi mobil ini secara visual memadukan simbol ombak Ukiyo-e yang ikonik dari Jepang dengan motif Mega Mendung yang kental dengan warisan Cirebon, Indonesia. Perpaduan dua elemen budaya ini bukan sekadar ornamen, melainkan sebuah narasi visual yang mendalam, menceritakan tentang harmoni, ketenangan, dan koneksi lintas budaya.

Pameran bergengsi Osaka Auto Messe (OAM) 2026, yang diselenggarakan pada 13 hingga 15 Februari 2026, menjadi saksi bisu kehebatan modifikasi ini. Toyota 86 yang tampil mempesona ini merupakan hasil kolaborasi National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) dan menggunakan produk cat Spider. Konsep ‘Harmony of Waves’ dipilih dengan pertimbangan filosofis yang kuat. Laut, sebagai elemen sentral, melambangkan energi yang tak terbatas, ketenangan jiwa, dan jembatan penghubung antarbudaya. Warna biru yang dominan pada livery tidak hanya mencerminkan kehangatan hubungan antar kedua negara, tetapi juga melambangkan persahabatan yang tulus dan kecintaan terhadap keindahan estetika. Lebih dari itu, biru merupakan warna yang memiliki tempat istimewa dalam lanskap budaya otomotif Jepang modern, sering kali diasosiasikan dengan performa dan gaya.

Simbol ombak Ukiyo-e dan corak Mega Mendung Cirebon, ketika disandingkan, menciptakan sebuah dialog visual yang memukau. Keduanya menggambarkan dua elemen yang selalu bergerak dan berubah, namun mampu hidup selaras, layaknya hubungan dinamis antara dua budaya yang saling menginspirasi dan memperkaya. Keunikan proyek ini semakin terasa ketika diketahui bahwa sekitar 90% dari detail livery dibuat secara presisi menggunakan teknik lukis tangan (hand-painted), sebuah dedikasi tinggi yang menolak penggunaan stiker atau decal konvensional. Pendekatan artisanal ini menegaskan komitmen terhadap kualitas dan keahlian tangan para modifikator Indonesia.

Modifikasi Toyota 86 Karya Anak Bangsa Mejeng di Jepang

Mobil yang diberi nama ‘Milly’ ini adalah milik Thio Daniel, seorang individu yang memiliki visi jauh ke depan dalam dunia otomotif. Milly bukan sekadar sebuah objek pameran yang memanjakan mata, melainkan sebuah ‘etalase berjalan’ yang secara efektif menampilkan kualitas superior produk aftermarket lokal Indonesia. Tujuannya jelas: menarik perhatian pasar Jepang yang ketat dan menantang dominasi merek-merek global yang telah lama bercokol. Sugiarto, Marketing Director PT ABCA, dengan bangga mengungkapkan bahwa proyek ambisius ini menjadi bukti nyata efektivitas dan keunggulan kualitas produk-produk kebanggaan anak bangsa. Ia menekankan bahwa kolaborasi ini adalah tentang pemberdayaan dan pembuktian diri di panggung internasional.

"Kami menggunakan Spider Polyurethane Striping and Lettering Paint yang dibalut dengan Silstar SpectraClear 2:1. Produk Pinstrip Spider ini didesain khusus untuk pekerjaan seni seperti kuas atau air-brush. Kami memformulasikannya agar para penggiat seni otomotif kita tidak lagi bergantung pada produk luar negeri," ujar Sugiarto dalam siaran pers yang diterima detikOto. Pernyataan ini menggarisbawahi upaya PT ABCA untuk menciptakan kemandirian industri otomotif dalam negeri, dengan menyediakan solusi cat berkualitas tinggi yang setara dengan produk impor, namun dirancang untuk kebutuhan dan keahlian builder lokal. Fokus pada cat Pinstrip Spider menunjukkan dedikasi untuk mendukung seni detail dan presisi dalam modifikasi.

Lebih dari sekadar keindahan visual, PT ABCA juga secara strategis menyoroti keunggulan teknis dari Clearcoat Spectra Silstar yang mengintegrasikan teknologi self-healing. Teknologi inovatif ini memiliki kemampuan luar biasa untuk memperbaiki goresan-goresan halus pada bodi mobil secara otomatis ketika terpapar panas matahari. Fitur ini tidak hanya menjaga tampilan mobil tetap prima dalam jangka waktu lama, tetapi juga menambah nilai fungsional yang signifikan bagi pemiliknya. Ini adalah demonstrasi nyata bagaimana inovasi teknologi Indonesia dapat bersaing di level global, menawarkan solusi praktis yang menjawab tantangan perawatan kendaraan.

"Cat Pinstrip Spider berbahan dasar Polyurethane, sehingga warna lebih cerah dan tidak mudah pudar dibandingkan cat enamel biasa. Ditambah balutan Clear Spectra yang memberikan efek ‘daging tebal’ dan tampilan ‘becek’ yang abadi serta terlindungi maksimal. Proyek mahakarya ini kami rampungkan dalam waktu yang sangat singkat, hanya sekitar satu mingguan," tambah Sugiarto. Kecepatan penyelesaian proyek ini, yang hanya memakan waktu sekitar satu minggu, semakin mempertegas efisiensi dan kemampuan tim dalam bekerja di bawah tekanan waktu, tanpa mengorbankan kualitas. Penggunaan bahan Polyurethane memastikan durabilitas warna yang unggul dan ketahanan terhadap cuaca, sementara lapisan clear coat Spectra memberikan kedalaman visual dan perlindungan maksimal, menciptakan efek kilau yang memukau dan tahan lama.

Modifikasi Toyota 86 Karya Anak Bangsa Mejeng di Jepang

Melalui partisipasi dalam ajang internasional seperti OAM 2026, PT ABCA tidak hanya membuktikan bahwa inovasi kimia otomotif dari Indonesia telah mampu menyamai standar tinggi di level internasional, tetapi juga berperan sebagai jembatan penting bagi para builder lokal untuk menunjukkan bakat dan karya mereka di panggung dunia. Keikutsertaan ini membuka pintu bagi kolaborasi global, pertukaran ide, dan peningkatan daya saing industri modifikasi Indonesia.

Partisipasi PT ABCA di OAM 2026 ini merupakan bagian dari rangkaian awal menuju perhelatan akbar Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026, yang dijadwalkan akan diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD) pada bulan Oktober mendatang. IMX telah menjadi platform terkemuka untuk memamerkan inovasi dan tren dalam industri modifikasi dan gaya hidup otomotif di Indonesia. PT ABCA memanfaatkan ajang ini tidak hanya untuk memamerkan lini produk lengkap mereka, mulai dari dempul, thinner, hingga produk inovatif seperti coloured chrome, tetapi juga untuk menjalankan misi bisnis yang strategis.

"Tujuan kami bersama IMX adalah memajukan nama Indonesia di ranah internasional. Kami juga ingin bertemu dengan mitra lokal (local partner) yang tepat, baik untuk pasar Jepang maupun negara lainnya. Kami ingin produk Spider lebih dikenal dan dipercaya secara global," jelas Sugiarto. Visi ini mencerminkan ambisi besar untuk membawa produk-produk otomotif Indonesia ke kancah global, membangun brand awareness, dan menjajaki peluang kemitraan yang dapat memperluas jangkauan pasar. Dengan fokus pada kualitas, inovasi, dan kolaborasi, PT ABCA bertekad untuk menempatkan Indonesia sebagai pemain penting dalam industri modifikasi otomotif dunia. Keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus berinovasi dan menunjukkan potensi luar biasa yang dimiliki oleh para kreator otomotif Indonesia. Melalui dedikasi dan semangat pantang menyerah, karya anak bangsa kini telah mampu bersaing dan bahkan memukau di pasar internasional yang paling menantang sekalipun.