0

Maissy Pilih Fokus ke Pendidikan dan Keluarga di Tengah Ramai Isu Rumah Tangga

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Di tengah riuh rendahnya perbincangan publik yang menyorot kehidupan pribadinya, Maissy, mantan penyanyi cilik yang kini menjelma menjadi seorang dokter profesional, akhirnya memilih untuk bersuara. Alih-alih merespons spekulasi yang beredar dengan gegabah, Maissy menempuh jalan yang tenang dan bijaksana, menyampaikannya melalui platform media sosial yang menjadi jembatan komunikasinya dengan publik. Keputusannya untuk menanggapi situasi yang tengah ramai diperbincangkan ini menunjukkan kedewasaan dan ketenangannya dalam menghadapi cobaan. Ia memahami betul bahwa perhatian dan dukungan yang mengalir dari berbagai penjuru merupakan sumber kekuatan yang tak ternilai harganya. Melalui unggahan di Instagram Story pribadinya, Maissy secara tulus mengungkapkan apresiasinya yang mendalam atas segala perhatian, dukungan, dan doa yang telah dicurahkan kepadanya melalui pesan langsung (DM) dan berbagai saluran lainnya. Ungkapan terima kasih ini menjadi bukti nyata betapa ia menghargai setiap bentuk kepedulian yang ditunjukkan oleh para penggemar dan masyarakat luas.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih atas semua perhatian, dukungan, dan doa yang diberikan melalui DM dan pesan, itu sangat berarti bagi saya," tulis Maissy dalam Instagram Story pribadinya, seperti yang terpantau pada Jumat, 13 Maret 2026. Pernyataan ini bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan dari hati yang tulus dan penuh syukur. Maissy menyadari bahwa di balik setiap pesan yang masuk, terdapat doa-doa baik dan semangat yang tak terhingga, yang semuanya berkontribusi dalam membentuk ketahanan mentalnya. Ia tidak ingin para pendukungnya merasa diabaikan, oleh karena itu, ia memilih untuk menyampaikan rasa terima kasihnya secara langsung, meskipun melalui media digital.

Dalam pernyataan yang sama, perempuan yang lahir pada tanggal 23 Maret 1990 ini juga memberikan penjelasan mengenai langkah yang akan diambilnya untuk sementara waktu. Ia menegaskan bahwa untuk saat ini, dirinya akan memilih untuk tidak mengambil tawaran wawancara maupun menghadiri acara-acara publik yang mungkin akan semakin memicu sorotan publik terhadap kehidupan pribadinya. Keputusan ini diambil bukan karena ia menghindar dari tanggung jawab, melainkan untuk memberikan ruang bagi dirinya sendiri dan keluarganya untuk memproses situasi yang ada tanpa tekanan tambahan. Maissy ingin menjaga agar fokusnya tetap utuh pada hal-hal yang paling penting baginya.

Ia dengan tegas menekankan bahwa kondisinya saat ini dalam keadaan baik-baik saja, bahkan terus membaik setiap harinya. "Alhamdulillah, saya baik-baik saja dan semakin membaik setiap hari. Saya tetap berkomitmen pada peran saya sebagai residen dan ibu, dan sekarang saya jauh lebih baik daripada beberapa hari yang lalu," ungkapnya. Pernyataan ini menjadi penegasan bahwa meskipun sedang menghadapi isu pribadi yang ramai dibicarakan, Maissy tidak membiarkan hal tersebut mengganggu aktivitas profesional dan perannya sebagai seorang ibu. Komitmennya sebagai residen yang sedang menempuh pendidikan spesialis menunjukkan dedikasinya yang tinggi terhadap profesi medisnya, sebuah bidang yang ia pilih setelah meninggalkan gemerlap dunia hiburan. Peran sebagai ibu juga merupakan prioritas utama baginya, memastikan bahwa anak-anaknya mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang mereka butuhkan.

Maissy diketahui telah membangun bahtera rumah tangga dengan Riky Febriansyah Saleh, seorang pria yang bukan asing baginya. Riky merupakan rekan seangkatan Maissy saat keduanya menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI). Kini, Riky telah meniti karier sebagai dokter spesialis ortopedi, sebuah bidang kedokteran yang membutuhkan keahlian dan dedikasi tinggi. Dari pernikahan yang telah terjalin, Maissy dan Riky telah dikaruniai tiga orang anak yang menjadi pelita dalam kehidupan mereka. Kebersamaan mereka dalam menapaki jenjang karier dan keluarga menunjukkan pondasi yang kuat dan saling mendukung.

Setelah memutuskan untuk beralih dari dunia hiburan yang membesarkan namanya, Maissy secara penuh mengalihkan fokusnya pada karier medis. Keputusan ini bukanlah keputusan yang diambil tanpa pertimbangan matang. Ia adalah lulusan FK UI pada tahun 2014, sebuah pencapaian yang menunjukkan kecerdasan dan ketekunannya. Saat ini, ia tengah melanjutkan pendidikannya ke jenjang spesialis penyakit dalam. Dedikasinya untuk terus belajar dan berkembang dalam bidang medis menunjukkan semangatnya untuk memberikan kontribusi yang berarti bagi dunia kesehatan. Keputusan ini juga mencerminkan prioritasnya dalam membangun masa depan yang kokoh dan bermanfaat.

Di akhir pesannya yang tulus, Maissy tidak lupa untuk memohon doa dari seluruh pihak yang telah memberikan perhatian dan dukungannya. Ia meminta agar segala urusan dan tanggung jawab yang diembannya, baik dalam studi maupun kehidupan pribadi, dapat berjalan dengan lancar. "Mohon doakan saya agar studi saya berjalan lancar, kesehatan anak-anak saya dan saya, serta kemudahan dalam perjalanan ke depan," tulis Maissy memohon doa. Permohonan doa ini menunjukkan kerendahan hatinya dan kesadarannya bahwa setiap langkah kehidupan membutuhkan kekuatan dari Tuhan. Kesehatan anak-anaknya adalah prioritas utama, diikuti dengan kesehatannya sendiri, agar ia dapat terus menjalankan perannya dengan optimal.

Lebih lanjut, Maissy menambahkan harapan bahwa setiap doa baik yang dipanjatkan oleh para pendukungnya akan kembali kepada mereka. Ini adalah bentuk ungkapan rasa syukur dan keyakinan akan balasan kebaikan. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk senantiasa berbuat baik dan bersyukur kepada Allah SWT. "Semoga setiap doa baik yang Anda panjatkan kembali kepada Anda, dan semoga kita selalu berbuat baik dan bersyukur kepada Allah," tutupnya dengan penuh makna. Pesan penutup ini menjadi pengingat akan pentingnya nilai-nilai luhur dalam kehidupan, yaitu kebaikan, rasa syukur, dan keimanan. Maissy, melalui pesannya, tidak hanya menanggapi isu yang beredar, tetapi juga memberikan inspirasi tentang bagaimana menghadapi masa-masa sulit dengan ketenangan, fokus pada prioritas, dan keyakinan yang teguh. Keputusannya untuk memprioritaskan pendidikan dan keluarga di tengah badai isu rumah tangga menunjukkan kedewasaan dan kekuatan karakternya yang patut diapresiasi.