BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Kebahagiaan rumah tangga pasangan pengantin baru, Boiyen dan Rully Anggi Akbar, kini tengah diliputi awan kelabu. Sang suami, Rully Anggi Akbar, mendadak menjadi sorotan publik setelah terseret dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi bisnis kuliner. Isu ini tentu saja mengundang perhatian banyak pihak, tak terkecuali Kiky Saputri, seorang komika yang dikenal memiliki kedekatan erat dengan Boiyen. Meskipun demikian, Kiky Saputri memilih untuk bersikap hati-hati dan bijak dalam menanggapi permasalahan hukum yang menimpa sahabatnya tersebut. Ia merasa bahwa posisinya bukanlah sebagai pihak yang berhak memberikan pernyataan resmi mengenai detail hukum kasus yang disebut-sebut memiliki kerugian mencapai angka fantastis, yaitu Rp 400 juta.
Saat ditemui di Studio Trans7, Warung Buncit, Jakarta Selatan, pada Selasa (6/1/2026), Kiky Saputri dengan tegas menyatakan ketidakberaniannya untuk berkomentar lebih jauh. "Aduh, aku nggak berani komentar apa-apa dulu ya, karena aku belum tahu beritanya kayak gimana, terus batasannya sejauh mana juga," ungkapnya dengan nada yang menunjukkan kehati-hatian. Ia menyadari betul bahwa dalam urusan hukum, setiap pernyataan dapat memiliki konsekuensi yang besar dan dapat disalahartikan. Kiky Saputri lebih memilih untuk menunggu kejelasan fakta dan kronologi yang sebenarnya sebelum memberikan tanggapan lebih lanjut.
Meskipun demikian, di balik sikap hati-hatinya, Kiky Saputri tidak lupa untuk menunjukkan dukungan dan empati yang tulus kepada Boiyen. Sebagai seorang sahabat, ia mendoakan agar permasalahan yang sedang dihadapi Boiyen dan suaminya dapat segera terselesaikan dengan baik. "Tapi yang pasti ya, kita doain yang baik-baik aja buat Boiyen. Semoga cuma salah paham aja, semoga bisa diselesaikan baik-baik," tuturnya penuh harap. Doa dan harapan ini mencerminkan ikatan persahabatan yang kuat antara keduanya, di mana Kiky Saputri ingin melihat sahabatnya kembali menemukan ketenangan dan kebahagiaan.
Lebih lanjut, Kiky Saputri menekankan pentingnya bagi publik untuk tidak terburu-buru dalam menghakimi. Ia mengajak masyarakat untuk memberikan ruang bagi Rully Anggi Akbar maupun pihak pelapor untuk menjelaskan duduk perkara secara utuh. "Kita nggak bisa lihat sesuatu dari sebelah pihak aja. Apalagi zaman sosial media kan, kadang-kadang apa yang dimunculkan itu dipotong-potong, entah sebenarnya itu cuma dari pihak satu, pihak lainnya belum ngomong apa-apa gitu," jelasnya. Pernyataan ini sangat relevan di era digital saat ini, di mana informasi dapat menyebar dengan cepat dan seringkali tanpa verifikasi yang memadai. Kiky Saputri mengingatkan agar publik bersikap objektif dan tidak mudah terpengaruh oleh narasi sepihak yang belum tentu mencerminkan kebenaran seutuhnya.
Kiky Saputri juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini, ia belum menjalin komunikasi secara personal dengan Boiyen mengenai kabar miring yang beredar. "Belum… belum… (ada komunikasi)," jawabnya singkat ketika ditanya mengenai hal tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa Kiky Saputri menghargai privasi Boiyen dan mungkin ingin memberikan ruang bagi Boiyen untuk mengelola situasinya terlebih dahulu sebelum berbagi dengan orang lain, bahkan sahabat terdekatnya sekalipun. Namun, kesediaan Kiky Saputri untuk memberikan dukungan secara publik menunjukkan bahwa ia siap hadir untuk Boiyen kapan pun sahabatnya membutuhkan.
Sebagai informasi tambahan, kasus ini bermula dari laporan seorang pengusaha berinisial RF yang merasa dirugikan oleh Rully Anggi Akbar. Pengusaha tersebut mengklaim bahwa janji bagi hasil dari bisnis kuliner yang dijalankan bersama Rully Anggi Akbar tidak kunjung dipenuhi. Hingga berita ini diturunkan, pihak Boiyen sendiri belum memberikan klarifikasi resmi mengenai tudingan yang dilayangkan kepada suaminya. Ketidakjelasan ini tentu saja semakin memicu spekulasi dan perhatian publik. Kasus ini menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap dunia hiburan, para figur publik juga dapat menghadapi permasalahan pribadi yang kompleks dan menantang.
Dalam situasi seperti ini, peran sahabat seperti Kiky Saputri menjadi sangat berharga. Dukungan moral, doa, dan ajakan untuk bersikap bijak dari seorang figur publik dapat memberikan sedikit kelegaan bagi Boiyen dan keluarganya. Kiky Saputri telah menunjukkan sikap yang dewasa dan bertanggung jawab dalam menghadapi isu sensitif ini. Ia tidak hanya peduli pada sahabatnya, tetapi juga pada bagaimana informasi disajikan kepada publik, menekankan pentingnya keadilan dan pemahaman sebelum adanya vonis dini.
Kasus dugaan penipuan yang melibatkan suami Boiyen ini kembali menyoroti pentingnya integritas dalam dunia bisnis, terutama ketika melibatkan investasi dan janji bagi hasil. Kisah ini juga menjadi pembelajaran bagi masyarakat umum untuk selalu melakukan due diligence atau uji tuntas sebelum melakukan investasi, sekecil apapun. Memastikan legalitas, rekam jejak, dan transparansi dari pihak yang diajak bekerja sama adalah langkah krusial untuk menghindari kerugian finansial yang tidak diinginkan.
Harapan Kiky Saputri agar masalah ini dapat diselesaikan secara baik-baik dan hanya merupakan kesalahpahaman patut diapresiasi. Semoga proses hukum yang berjalan dapat memberikan kejelasan dan keadilan bagi semua pihak yang terlibat. Dukungan dari sesama rekan artis seperti Kiky Saputri dapat menjadi kekuatan tersendiri bagi Boiyen dalam menghadapi badai masalah ini. Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa di balik layar kehidupan seorang publik figur, terdapat tantangan dan ujian yang sama seperti yang dihadapi oleh orang pada umumnya. Kiky Saputri, dengan bijak, memilih untuk tidak menambah beban sahabatnya dengan komentar yang spekulatif, melainkan memberikan dukungan moral yang dibutuhkan.

