0

Insanul Fahmi Mengisyaratkan Keinginan Kembali ke Pelukan Istri Sah Setelah Berdamai dengan Inara Rusli, Masa Depan Pernikahan Siri Masih Abu-abu

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Setelah melalui proses hukum dan akhirnya mencapai titik perdamaian dengan Inara Rusli terkait laporan penipuan, Insanul Fahmi kini dihadapkan pada pertanyaan krusial mengenai kelanjutan hubungannya dengan dua wanita dalam hidupnya: Wardatina Mawa, istri sahnya, dan Inara Rusli, yang ia akui sebagai istri sirinya. Dalam sebuah kesempatan wawancara di Polda Metro Jaya pada Rabu (21/1/2026), Insanul memilih untuk tidak memberikan jawaban gamblang mengenai pilihannya, lebih menekankan pada upaya menjaga kedamaian bersama. "Maaf, gak usah dibahas kalau soal itu ya. Yang pasti untuk semua pihak, untuk kita berharap bisa menjunjung perdamaian," ujarnya singkat, mengindikasikan bahwa fokus utamanya saat ini adalah meredakan ketegangan yang ada.

Ketika disinggung lebih lanjut mengenai sikap Wardatina Mawa yang disebut-sebut telah yakin untuk berpisah darinya, Insanul kembali mengalihkan pembicaraan dengan meminta doa terbaik. "Doakan aja yang terbaik buat semua jalannya," tuturnya, menunjukkan bahwa ia sedang berada dalam situasi yang membutuhkan dukungan dan harapan baik dari berbagai pihak. Permintaan doa ini mengisyaratkan bahwa jalan menuju rekonsiliasi dengan istri sahnya tidaklah mudah dan mungkin membutuhkan waktu serta upaya lebih.

Mengenai status hubungannya dengan Inara Rusli sebagai suami istri siri, Insanul mengakui bahwa hal tersebut masih berlanjut, meskipun ia juga menganggapnya sebagai ranah pribadi yang tidak ingin terlalu banyak dibahas di publik. "Masih (suami istri Siri), ya kita lihat, itu kan hal privasi. Pokoknya dari rekan-rekan semua berharap, aku berharap supaya didoakan aja yang terbaik buat semuanya," ungkapnya. Pengakuan ini menegaskan bahwa pernikahan sirinya dengan Inara belum secara resmi berakhir, namun ia juga memberikan sinyal adanya ketidakpastian mengenai masa depannya.

Insanul juga mengaku belum memahami sepenuhnya alasan di balik penolakan Wardatina Mawa untuk hidup bersama Inara dalam sebuah rumah tangga poligami. Hal ini menunjukkan adanya komunikasi yang mungkin belum tuntas atau perbedaan pandangan yang mendasar antara dirinya dan istri sahnya mengenai konsep pernikahan dan keluarga. Ketidakjelasan ini menjadi salah satu tantangan besar yang harus dihadapi Insanul dalam menyelesaikan permasalahan rumah tangganya.

Berbeda dengan sikap Insanul yang cenderung menjaga kerahasiaan, kuasa hukumnya, Tommy Tri Yunanto, justru lebih terbuka dalam menyampaikan harapan dan pandangan kliennya. Tommy secara tegas menyatakan harapan agar Insanul Fahmi dapat kembali membina rumah tangga dengan istri sahnya, Wardatina Mawa. Ia meminta publik untuk memberikan dukungan doa agar kliennya mampu memperbaiki hubungan tersebut. "Statement-nya adalah doakan yang terbaik, doakan yang terbaik buat Insanul. Kita mendukung bagaimana dia bisa balik lagi ke istri sahnya yaitu Mawa. Bagaimana caranya nanti biarkan Insanulnya sendiri pakai caranya dia. Nanti bagaimana dia bisa membuat hatinya Mawa bisa luluh kembali. Itu yang terpenting," tegas Tommy.

Lebih lanjut, Tommy Tri Yunanto tidak menutup kemungkinan bahwa Insanul Fahmi pada akhirnya akan melepaskan Inara Rusli. Pernyataan ini memberikan indikasi kuat bahwa fokus utama Insanul saat ini adalah untuk kembali kepada istri sahnya, dan status pernikahan sirinya dengan Inara bisa jadi hanya bersifat sementara atau akan diakhiri jika memang menjadi jalan terbaik untuk semua pihak. "Ada kemungkinan," kata Tommy singkat, menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan Insanul melepas Inara.

Namun, Tommy juga menekankan bahwa saat ini Insanul masih dalam tahap menenangkan diri dan berusaha menjaga situasi agar tetap kondusif dan damai. Ia meminta agar publik tidak terburu-buru dalam menilai atau menekan Insanul, melainkan memberikan ruang dan waktu baginya untuk menyelesaikan masalah pribadi ini dengan baik. Ketika kembali ditegaskan apakah Insanul telah siap untuk melepas Inara, Tommy kembali meminta doa dari semua pihak, mengindikasikan bahwa keputusan tersebut masih membutuhkan pertimbangan matang dan mungkin masih dalam proses.

Di akhir wawancara, Tommy Tri Yunanto kembali memperjelas keinginan utama kliennya. Ia menegaskan bahwa fokus dan prioritas Insanul saat ini adalah kembali kepada istri sahnya, Wardatina Mawa. "Istri sah ya, istri sah," pungkas Tommy, memberikan penegasan yang jelas mengenai arah yang diinginkan oleh kliennya. Pernyataan ini memberikan gambaran yang lebih terarah mengenai situasi yang dihadapi Insanul Fahmi pasca-perdamaian dengan Inara Rusli.

Perjalanan Insanul Fahmi dalam menyelesaikan permasalahan rumah tangganya ini tentu tidak akan mudah. Perlu adanya komunikasi yang intens, pengertian, dan mungkin juga pengorbanan dari semua pihak yang terlibat. Upaya untuk merebut kembali hati istri sahnya yang mungkin telah terluka membutuhkan ketulusan dan komitmen yang kuat. Sementara itu, status pernikahan sirinya dengan Inara Rusli akan menjadi pertimbangan penting lainnya yang harus diselesaikan dengan bijak. Harapan publik untuk melihat Insanul Fahmi kembali membangun rumah tangga yang harmonis dengan istri sahnya, Wardatina Mawa, menjadi doa yang patut diamini. Masa depan pernikahan sirinya dengan Inara Rusli masih menjadi tanda tanya besar, dan keputusan akhir akan sangat bergantung pada upaya penyelesaian masalah yang dilakukan oleh Insanul sendiri, serta bagaimana ia mampu menavigasi kompleksitas emosional dan hubungan yang ada.

Kisah ini menyoroti kerumitan yang seringkali muncul dalam urusan rumah tangga, terutama ketika melibatkan lebih dari satu pasangan. Proses perdamaian dalam kasus hukum dengan Inara Rusli mungkin telah membuka jalan bagi Insanul untuk menata kembali hidupnya, namun tantangan sebenarnya justru baru saja dimulai. Bagaimana Insanul Fahmi akan bertindak selanjutnya, apakah ia akan berhasil meluluhkan hati Wardatina Mawa, dan bagaimana nasib hubungannya dengan Inara Rusli, semuanya akan terungkap seiring berjalannya waktu. Yang terpenting saat ini adalah bagaimana ia dapat menemukan solusi yang paling adil dan membawa kebaikan bagi semua pihak yang terlibat, serta menjaga kedamaian yang telah berhasil diraih. Doa dan dukungan publik menjadi salah satu elemen penting yang diharapkan dapat membantu Insanul dalam menghadapi cobaan ini.