BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Perjalanan impresif Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia Futsal 2026 harus berakhir di babak puncak, namun dengan catatan sejarah yang membanggakan. Skuad Garuda, di bawah asuhan pelatih Hector Souto, tampil solid dan tak terkalahkan dalam waktu normal sejak fase grup hingga partai final. Satu-satunya kekalahan yang dialami adalah melalui drama adu penalti yang mendebarkan melawan juara bertahan, Iran, di pertandingan pamungkas. Pencapaian sebagai runner-up ini merupakan sejarah baru bagi Indonesia, menandai penampilan perdana mereka di partai final Piala Asia Futsal dan mengukuhkan posisi sebagai salah satu kekuatan futsal terkemuka di Asia.
Indonesia, yang berstatus sebagai tuan rumah, memulai turnamen dengan performa meyakinkan di fase grup. Berada di Grup A, pasukan Samuel Eko berhasil mengamankan posisi puncak klasemen. Kemenangan telak diraih atas Korea Selatan dengan skor 5-0 dan Kyrgyzstan dengan skor 5-3. Satu-satunya hasil imbang di fase grup adalah saat menghadapi Irak dengan skor 1-1, sebuah pertandingan yang menunjukkan ketangguhan mental timnas. Keberhasilan ini membawa mereka melaju ke babak perempatfinal dengan status juara grup, memberikan momentum positif untuk menghadapi babak selanjutnya.
Di babak perempatfinal, Indonesia kembali menunjukkan kelasnya dengan menyingkirkan Vietnam melalui pertandingan yang sengit. Skor akhir 3-2 menjadi bukti bahwa setiap pertandingan di fase gugur selalu menawarkan ketegangan tinggi. Namun, pencapaian paling monumental terjadi di babak semifinal. Indonesia berhasil menumbangkan Jepang, tim yang telah empat kali menjuarai Piala Asia Futsal, dengan skor 5-3 setelah melalui babak perpanjangan waktu. Kemenangan dramatis ini tidak hanya mengantarkan Indonesia ke final, tetapi juga membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dan mengalahkan tim-tim unggulan di kancah Asia.
Partai final melawan Iran, sang juara bertahan, menjadi puncak dari perjalanan luar biasa Indonesia. Pertandingan ini dikenang sebagai salah satu final Piala Asia Futsal paling sengit dalam sejarah. Indonesia sempat memberikan kejutan dengan unggul 3-2 di babak pertama, menunjukkan bahwa mereka mampu memberikan perlawanan sengit kepada tim sekaliber Iran. Namun, Tim Melli, julukan timnas futsal Iran, menunjukkan mental juara mereka dengan menyamakan kedudukan menjadi 4-4, memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Di babak perpanjangan waktu, Indonesia kembali menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Mereka berhasil mencetak gol lebih dulu, membuat skor menjadi 5-4. Namun, Iran kembali mampu bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 5-5, mengunci pertandingan menuju adu penalti. Drama adu penalti ini semakin menambah keseruan, di mana Iran akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 5-4. Meskipun harus mengakui keunggulan Iran melalui titik putih, performa Indonesia patut diacungi jempol. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kedua tim mampu mencetak total 10 gol hingga akhir babak perpanjangan waktu, sebuah rekor yang menunjukkan intensitas dan kualitas pertandingan final.
Secara keseluruhan, Timnas Futsal Indonesia telah memainkan enam pertandingan di Piala Asia Futsal 2026. Dalam enam pertandingan tersebut, mereka berhasil mencetak total 24 gol. Prestasi individu juga patut disorot, di mana Israr Megantara tampil sebagai top skor tim dengan koleksi 5 gol, menunjukkan ketajaman lini serang Indonesia. Di sisi pertahanan, timnas kebobolan sebanyak 14 kali sepanjang turnamen. Kegagalan meraih trofi juara memang menyisakan sedikit rasa pahit, namun pencapaian sebagai runner-up dan performa gemilang sepanjang turnamen telah menorehkan sejarah baru bagi futsal Indonesia.
Berikut adalah rekapitulasi perjalanan Timnas Indonesia di Piala Asia Futsal 2026:
Fase Grup:
- Indonesia 5-0 Korea Selatan
- Kyrgyzstan 3-5 Indonesia
- Indonesia 1-1 Irak
Perempatfinal:
- Indonesia 3-2 Vietnam
Semifinal:
- Indonesia 5-3 Jepang (setelah babak perpanjangan waktu)
Final:
- Indonesia 5-5 Iran (Iran menang 5-4 dalam adu penalti)
Pencapaian ini bukan hanya sekadar sebuah hasil akhir, melainkan sebuah bukti nyata dari perkembangan futsal di Indonesia. Semangat juang, taktik yang matang, dan dukungan dari publik tuan rumah telah menjadi kombinasi sempurna yang membawa Garuda terbang tinggi di kancah Asia. Hasil ini menjadi modal berharga untuk terus berprestasi di masa depan dan menginspirasi generasi futsal berikutnya.

