0

Honda ‘Brio Listrik’ Resmi Meluncur di Jepang dengan Nama Super-One, Tawarkan Sensasi Berkendara Sporty dan Fitur Canggih, Harga Mulai Rp 378 Jutaan

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – PT Honda Prospect Motor (HPM) di Indonesia mungkin masih belum merilis mobil listrik yang secara resmi bernama "Brio Listrik", namun di pasar Jepang, Honda telah memperkenalkan sebuah mobil listrik compact yang diberi nama Honda Super-One. Peluncuran ini menandai langkah signifikan Honda dalam merambah segmen kendaraan listrik (EV) yang semakin diminati, menawarkan kombinasi unik antara kepraktisan mobil perkotaan dengan sensasi berkendara yang sporty dan teknologi canggih. Dikutip dari siaran pers resmi Honda Motor Co., Ltd., Honda Super-One secara resmi telah memulai penjualannya di Jepang, dirancang khusus untuk mengubah mobilitas sehari-hari menjadi sebuah pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membangkitkan semangat para pengendaranya.

Honda Super-One dibangun di atas sasis yang didesain secara khusus, namun menawarkan lebar yang lebih proporsional dibandingkan dengan model Honda N-ONE e:, varian listrik dari N-ONE yang lebih dulu hadir. Desain sasis yang lebih lebar ini tidak hanya berkontribusi pada stabilitas berkendara, tetapi juga memungkinkan penempatan komponen baterai dan motor listrik yang lebih optimal. Lebih dari sekadar platform, mobil listrik compact ini mengadopsi berbagai fitur inovatif yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan kesenangan seluruh penumpang selama berada di dalam kabin. Mulai dari material interior yang dipilih secara cermat, tata letak ruang yang ergonomis, hingga sistem hiburan dan informasi yang terintegrasi, semua dirancang untuk menciptakan atmosfer yang modern dan futuristik.

Salah satu jantung pacu utama dari Honda Super-One untuk pasar Jepang adalah penggunaan sistem e-Axle yang ringkas namun bertenaga. Komponen ini menggabungkan motor listrik, gearbox, dan unit kontrol daya dalam satu kesatuan yang efisien, meminimalkan ruang yang dibutuhkan dan memaksimalkan performa. Dipadukan dengan baterai ramping berkapasitas tinggi yang ditempatkan secara strategis untuk menjaga pusat gravitasi mobil tetap rendah, Super-One mampu memberikan jangkauan jelajah yang memadai untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari. Kapasitas baterai yang tidak diungkapkan secara spesifik dalam berita awal ini, namun klaim jangkauan hingga 274 km (berdasarkan standar WLTC) menunjukkan efisiensi energi yang patut diacungi jempol, menjadikannya pilihan yang praktis untuk perjalanan dalam kota maupun luar kota yang tidak terlalu jauh.

Fitur yang paling menonjol dan membedakan Honda Super-One dari mobil listrik pada umumnya adalah Mode BOOST yang dikembangkan khusus untuk model ini. Mode ini memungkinkan peningkatan daya keluaran maksimum motor listrik secara signifikan. Jika pada Mode NORMAL daya maksimum yang dapat dihasilkan adalah 47kW, maka saat Mode BOOST diaktifkan, output daya dapat melonjak hingga 70kW. Peningkatan daya ini memberikan akselerasi yang lebih responsif dan performa yang lebih dinamis, seolah-olah mengendarai mobil sport bertenaga. Hal ini sangat terasa ketika pengemudi membutuhkan dorongan tenaga ekstra untuk menyalip atau saat melewati tanjakan.

Lebih jauh lagi untuk meningkatkan sensasi berkendara, Honda Super-One menyematkan teknologi simulasi transmisi 7-percepatan. Teknologi ini mampu mereproduksi sensasi perpindahan gigi yang khas pada mobil bermesin konvensional, memberikan feedback taktil dan auditori yang familiar bagi para penggemar mobil sport. Ini adalah upaya Honda untuk menjembatani kesenjangan pengalaman berkendara antara mobil listrik yang cenderung linear dan mulus, dengan mobil bermesin pembakaran internal yang menawarkan karakter suara dan perpindahan gigi yang emosional.

Untuk melengkapi pengalaman simulasi transmisi tersebut, Honda juga mengintegrasikan sistem Active Sound Control. Sistem ini menghasilkan dan memutar suara mesin "virtual" di dalam kabin secara sinkron dengan input pengemudi melalui pedal gas. Dengan kata lain, ketika pengemudi menekan pedal gas, sistem akan mengeluarkan suara mesin yang dirancang agar terdengar realistis dan sporty, sesuai dengan tingkat akselerasi yang diinginkan. Kombinasi dari simulasi transmisi 7-percepatan dan Active Sound Control ini memungkinkan pengemudi Honda Super-One untuk menikmati sensasi seolah-olah mereka sedang mengendarai kendaraan sport bermesin konvensional, sambil tetap menikmati keunggulan fundamental dari kendaraan listrik seperti emisi nol dan efisiensi energi yang tinggi. Ini adalah pendekatan cerdas dari Honda untuk menarik konsumen yang mungkin masih memiliki keraguan terhadap karakter berkendara mobil listrik.

Selain peningkatan performa dan efek suara yang imersif, daya tarik visual dari Honda Super-One juga turut ditingkatkan. Hal ini terlihat dari iluminasi garis panel instrumen LED yang disematkan di sisi penumpang depan. Pencahayaan LED ini dapat memberikan sentuhan modern dan futuristik pada interior mobil. Lebih menarik lagi, tampilan pada Multi-Information Display (MID) dirancang untuk berubah warna secara dinamis. Saat Mode BOOST diaktifkan, tampilan MID akan berubah dari warna biru menjadi ungu, memberikan indikasi visual yang jelas tentang mode berkendara yang sedang digunakan dan menambah kesan sporty. Perubahan warna ini tidak hanya fungsional sebagai penanda, tetapi juga menciptakan atmosfer yang lebih menarik dan personal di dalam kabin.

Dari segi performa pengisian daya, Honda Super-One menawarkan fleksibilitas yang cukup baik. Sekali pengisian daya hingga penuh, mobil ini diklaim mampu menjangkau jarak jelajah hingga 274 km berdasarkan standar WLTC (Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Cycle). Standar ini dikenal lebih realistis dalam merepresentasikan konsumsi energi dalam kondisi berkendara sehari-hari. Untuk pengisian daya, dibutuhkan waktu sekitar 4,5 jam menggunakan charger biasa atau home charger. Sementara itu, bagi pengguna yang membutuhkan pengisian daya lebih cepat, Super-One mendukung pengisian daya cepat yang mampu mengisi baterai hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit. Kecepatan pengisian daya ini sangat penting untuk meminimalkan waktu tunggu dan meningkatkan kepraktisan penggunaan mobil listrik dalam perjalanan jarak jauh.

Salah satu fitur unggulan lainnya yang ditawarkan oleh Honda Super-One adalah kemampuannya untuk berfungsi sebagai sumber daya listrik eksternal. Dengan menggunakan Honda Power Supply Connector, sebuah perangkat keluaran daya AC eksternal yang opsional, Super-One dapat menghasilkan daya listrik hingga 1.500 Watt. Daya listrik ini sangat berguna untuk berbagai keperluan, mulai dari mengoperasikan peralatan listrik rumah tangga saat berkemah atau outdoor activity, hingga berfungsi sebagai sumber daya cadangan yang vital jika terjadi keadaan darurat seperti pemadaman listrik. Fitur ini menambah nilai fungsionalitas mobil listrik, menjadikannya lebih dari sekadar alat transportasi, tetapi juga penyedia energi portabel.

Mengenai harga, Honda Super-One untuk pasar Jepang dibanderol dengan harga 3.390.200 yen. Angka ini, jika dikonversikan ke dalam mata uang Rupiah dengan kurs yang berlaku saat berita ini ditulis, setara dengan sekitar Rp 378 jutaan. Perlu dicatat bahwa harga tersebut sudah termasuk pajak konsumsi sebesar 10 persen yang berlaku di Jepang. Dengan harga ini, Honda Super-One memposisikan dirinya di segmen mobil listrik compact yang premium, menawarkan kombinasi teknologi, performa, dan fitur yang unik. Meskipun harga ini mungkin terlihat lebih tinggi dibandingkan mobil konvensional sekelasnya, namun dengan semakin berkembangnya teknologi baterai dan produksi massal, diharapkan harga mobil listrik akan terus menurun di masa depan, baik di Jepang maupun pasar global, termasuk Indonesia.

Perlu ditekankan bahwa peluncuran Honda Super-One di Jepang ini belum tentu menjadi indikator langsung untuk kehadiran model yang sama atau bahkan "Brio Listrik" di pasar Indonesia. Namun, ini menunjukkan keseriusan Honda dalam mengembangkan dan meluncurkan produk-produk kendaraan listrik di berbagai pasar global. Kehadiran Super-One di Jepang memberikan gambaran tentang arah teknologi dan desain yang mungkin akan diadopsi oleh Honda untuk mobil listrik mereka di masa depan, termasuk di pasar Asia Tenggara. Para penggemar otomotif di Indonesia tentu akan menantikan bagaimana strategi Honda terkait elektrifikasi di tanah air, apakah akan hadir dengan model yang sama, atau menghadirkan platform EV baru yang disesuaikan dengan kebutuhan dan daya beli konsumen lokal. Dengan terus berkembangnya infrastruktur pengisian daya dan kesadaran akan lingkungan, masa depan mobil listrik di Indonesia semakin cerah, dan kehadiran model-model inovatif seperti Honda Super-One di pasar global menjadi sebuah sinyal positif yang patut untuk dinantikan perkembangannya.