BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Kejaksaan Agung Republik Indonesia melalui Panitia Lelang Negara (PLN) kembali menggelar lelang aset sitaan di Balai Lelang Arthayasa (BPA) Fair 2026 yang diselenggarakan di Jakarta. Kali ini, giliran aset berharga milik pasangan selebriti ternama, Sandra Dewi dan Harvey Moeis, yang menjadi sorotan. Berbagai kendaraan mewah hingga perhiasan eksklusif yang merupakan bagian dari barang bukti dan sitaan dalam kasus korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022, kini dibuka untuk umum melalui mekanisme lelang. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa tidak ada yang kebal hukum, bahkan aset yang tadinya melambangkan kemewahan dan kesuksesan, kini harus melalui proses hukum dan berpotensi berpindah tangan kepada pemilik baru.

Berita ini menyajikan rangkaian foto-foto menakjubkan dari aset-aset yang dilelang, memberikan gambaran visual mengenai kemewahan yang pernah dimiliki oleh pasangan ini. Dari deretan mobil sport hingga koleksi perhiasan yang memukau, setiap item memiliki cerita dan nilai yang signifikan. Dalam foto pertama, terlihat dua unit mobil mewah yang menjadi daya tarik utama: Ferrari 360 Challenge Stradale dan Porsche Cayman. Keduanya merupakan simbol kecepatan dan kemewahan yang identik dengan gaya hidup Harvey Moeis. Keberadaan mobil-mobil ini di area lelang menarik perhatian para kolektor otomotif dan masyarakat umum yang penasaran ingin melihat langsung mahakarya otomotif yang pernah berada dalam kepemilikan seorang figur publik.
Selanjutnya, sorotan tertuju pada Ferrari 458 Speciale, sebuah supercar lain yang pernah menjadi bagian dari koleksi Harvey Moeis. Mobil ini dikenal dengan desainnya yang agresif dan performa mesin yang luar biasa, menjadikannya primadona di kalangan pecinta mobil sport. Kehadirannya di BPA Fair 2026 tidak hanya menarik minat para pembeli potensial, tetapi juga mengundang decak kagum dari para pengunjung yang datang.

Tidak hanya mobil sport, sebuah MINI Cooper S Countryman F60 juga turut diperlihatkan dalam sesi lelang ini. Menariknya, MINI Cooper ini ternyata merupakan kado ulang tahun ke-39 Sandra Dewi dari Harvey Moeis. Kenyataan ini menambah dimensi personal pada lelang, mengingatkan bahwa di balik kemewahan aset-aset ini, terdapat pula momen-momen pribadi yang kini harus terseret dalam pusaran kasus hukum.
Kemewahan tidak berhenti pada mobil sport. Sebuah Rolls Royce, yang ternyata juga pernah menjadi hadiah ulang tahun, kali ini untuk ulang tahun Sandra Dewi yang ke-40, juga terpampang di area lelang. Kemegahan Rolls Royce selalu identik dengan kemewahan tingkat tinggi, dan keberadaannya di sini semakin mengukuhkan citra kemewahan yang melekat pada pasangan ini.

Perhiasan mewah menjadi daya tarik lain yang tidak kalah memukau. Koleksi perhiasan Sandra Dewi yang ikut dilelang menampilkan berbagai item indah, mulai dari kalung, gelang, hingga anting-anting. Salah satu kalung yang menarik perhatian adalah yang bertuliskan inisial nama "Sandra" dan "Sandra Dewi", menunjukkan sentuhan personal yang mewah. Perhiasan-perhiasan ini tidak hanya terbuat dari emas berkualitas tinggi, tetapi juga seringkali dihiasi dengan batu permata yang menambah kilau dan nilainya.
Beberapa gelang yang dipamerkan memiliki inisial "SDW" (Sandra Dewi) yang jelas terukir, menunjukkan bahwa perhiasan ini dibuat khusus untuk Sandra Dewi. Salah satu gelang tersebut, yang diberi nomor lot 14, bahkan dilaporkan telah berhasil terjual dengan harga fantastis, mencapai Rp30.626.000. Angka ini menunjukkan tingginya minat terhadap perhiasan yang memiliki nilai historis dan personal, meskipun berasal dari aset sitaan.

Anting-anting mewah juga menghiasi daftar lelang. Beberapa di antaranya juga dihiasi dengan inisial "SDW", menegaskan bahwa perhiasan ini dirancang secara khusus untuk Sandra Dewi. Detail-detail kecil seperti ini memberikan nilai tambah bagi para kolektor yang mencari barang-barang unik dan memiliki cerita.
Cincin-cincin indah yang dilelang juga tidak kalah mempesona. Sebagian cincin tersebut memiliki inisial "SDW", sementara yang lainnya menampilkan desain yang elegan dan berkelas. Selain itu, terdapat pula koleksi kalung dan gelang lainnya yang menambah kelengkapan perhiasan yang ditawarkan.

Sebuah paket perhiasan emas yang terdiri dari kalung, gelang, dan cincin dengan inisial huruf "W", "D", dan "R" juga menjadi perhatian. Inisial-inisial ini mungkin merujuk pada anggota keluarga atau kerabat dekat, menambah lapisan cerita di balik setiap item.
Lebih jauh lagi, terdapat koleksi kalung emas yang lebih personal, di mana salah satunya terukir nama "Raphael" dan "Mikhael". Nama-nama ini kemungkinan merujuk pada anak-anak Sandra Dewi, memberikan sentuhan emosional pada barang-barang mewah yang kini harus dilelang.

Terakhir, foto-foto juga menampilkan berbagai tas branded milik Sandra Dewi yang juga disita dan dilelang oleh Kejaksaan Agung RI. Tas-tas dari merek-merek ternama ini dikenal dengan kualitasnya yang tinggi, desainnya yang elegan, dan harganya yang fantastis, semakin melengkapi gambaran kekayaan yang pernah dimiliki oleh pasangan ini. Keberadaan tas-tas mewah ini di area lelang menunjukkan bahwa tidak hanya kendaraan dan perhiasan, tetapi juga aksesori fesyen kelas atas menjadi bagian dari aset yang disita dalam kasus ini.
Lelang aset rampasan ini tidak hanya menjadi ajang transaksi barang mewah, tetapi juga menjadi pengingat akan konsekuensi hukum dari tindak pidana korupsi. Kejaksaan Agung RI terus berupaya memulihkan kerugian negara melalui berbagai upaya, termasuk penyitaan dan pelelangan aset para terpidana. BPA Fair 2026, dengan partisipasi aset dari Sandra Dewi dan Harvey Moeis, menjadi salah satu platform penting dalam upaya tersebut, sekaligus memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki barang-barang eksklusif dengan cara yang sah, sambil berkontribusi pada pengembalian aset negara.

