BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Manchester City berada di ambang sejarah gemilang dalam turnamen Carabao Cup. Menghadapi Arsenal dalam partai puncak yang sangat dinantikan di Wembley pada Minggu, 22 Maret 2026, The Citizens tidak hanya berambisi untuk menambah koleksi trofi mereka menjadi gelar ke-9 di ajang ini, tetapi juga mengancam untuk mendekati rekor prestisius yang dipegang oleh Liverpool sebagai klub tersukses dalam sejarah kompetisi Piala Liga Inggris.
Final Carabao Cup 2026 ini menandai penampilan kesepuluh bagi Manchester City di partai puncak turnamen yang juga dikenal dengan sebutan Piala Liga Inggris. Dari sembilan final sebelumnya, Manchester City telah menunjukkan dominasi yang luar biasa dengan berhasil meraih gelar juara sebanyak delapan kali. Satu-satunya catatan minor bagi mereka adalah pada tahun 1974, di mana mereka harus puas sebagai runner-up. Rekam jejak gemilang ini menegaskan status City sebagai salah satu kekuatan terbesar di Carabao Cup.
Rekam Jejak Final Manchester City yang Mengagumkan
Perjalanan Manchester City di final Carabao Cup memperlihatkan konsistensi dan kemampuan mereka untuk tampil maksimal di laga krusial. Sejak gelar pertama mereka pada tahun 1970 melawan West Bromwich Albion dengan skor 2-1, City telah membuktikan diri sebagai penantang serius. Meskipun sempat mengalami kekalahan di final 1974 dari Wolverhampton Wanderers dengan skor 1-2, mereka segera bangkit dan kembali meraih kemenangan di tahun 1976 melawan Newcastle United, juga dengan skor 2-1.
Periode modern menandai era keemasan Manchester City di Carabao Cup. Sejak tahun 2014, City telah mendominasi kompetisi ini dengan meraih gelar juara secara konsisten. Pertandingan final pada tahun 2014 melawan Sunderland berakhir dengan kemenangan telak 3-1 untuk City. Kejutan terjadi di final 2016 ketika mereka harus melalui drama adu penalti melawan Liverpool setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal, namun City keluar sebagai juara.
Musim 2018 menjadi awal dari dominasi empat gelar beruntun. Pada tahun 2018, mereka mengalahkan Arsenal dengan skor meyakinkan 3-0. Setahun kemudian, di final 2019, Chelsea dipaksa mengakui keunggulan City melalui adu penalti setelah pertandingan berakhir tanpa gol. Dominasi berlanjut di tahun 2020 dengan kemenangan 2-1 atas Aston Villa, dan puncaknya adalah gelar keempat beruntun pada tahun 2021 setelah mengalahkan Tottenham Hotspur 1-0. Rentetan kemenangan ini menunjukkan betapa kuatnya Manchester City di ajang Carabao Cup dalam satu dekade terakhir.
Dominasi City di Carabao Cup di Bawah Tangan Dingin Pep Guardiola
Dominasi Manchester City di Carabao Cup dalam dekade terakhir tidak bisa dilepaskan dari peran krusial sang manajer, Pep Guardiola. Sejak mengambil alih kemudi tim pada tahun 2016, Guardiola telah berhasil menjadikan Carabao Cup sebagai salah satu target realistis dan penting setiap musimnya. Filosofi permainan menyerang dan taktik brilian yang diterapkan Guardiola telah membawa City meraih kesuksesan luar biasa, termasuk empat gelar Carabao Cup berturut-turut dari tahun 2018 hingga 2021. Kemampuan Guardiola untuk merotasi skuadnya tanpa mengurangi kualitas permainan menjadi kunci keberhasilan City di turnamen yang jadwalnya padat ini.
Dengan delapan gelar Piala Liga Inggris yang telah dikoleksi, Manchester City kini menempati posisi sebagai klub tersukses kedua dalam sejarah ajang ini. Mereka hanya tertinggal di belakang Liverpool yang memegang rekor dengan sepuluh gelar juara. Kemenangan di final nanti malam akan semakin memperkecil jarak tersebut dan semakin mempertegas dominasi City di kancah domestik.
Daftar Juara Carabao Cup yang Menjadi Tolok Ukur Prestise
Prestise Carabao Cup tercermin dari daftar klub-klub yang pernah merasakan manisnya gelar juara. Liverpool, dengan sepuluh gelar, kokoh di puncak daftar ini, menunjukkan sejarah panjang mereka sebagai kekuatan utama di sepak bola Inggris. Manchester City, dengan delapan gelar, berada tepat di belakang mereka, dan potensi penambahan gelar ke-9 akan semakin mendekatkan mereka pada rekor The Reds.
Klub-klub besar lainnya juga turut menghiasi daftar juara. Manchester United telah mengoleksi enam gelar, menunjukkan ambisi mereka untuk bersaing di setiap kompetisi. Chelsea dan Aston Villa masing-masing memiliki lima gelar, sementara Tottenham Hotspur telah meraih empat gelar. Arsenal, meskipun merupakan salah satu klub tradisional Inggris, baru berhasil meraih dua gelar di ajang ini, yang menunjukkan bahwa Carabao Cup terkadang menjadi ajang yang sulit ditaklukkan bagi beberapa tim besar.
Final Carabao Cup 2026 antara Manchester City dan Arsenal bukan hanya sekadar pertandingan memperebutkan trofi, tetapi juga menjadi momen penting bagi City untuk mengukir sejarah baru. Dengan delapan gelar di tangan dan potensi untuk menambahnya menjadi sembilan, The Citizens semakin menegaskan status mereka sebagai salah satu dinasti terkuat di sepak bola Inggris, sambil terus mengintai rekor legendaris Liverpool. Pertarungan di Wembley diprediksi akan berlangsung sengit, sarat taktik, dan penuh drama, sebagaimana yang selalu tersaji di partai puncak turnamen bergengsi ini. (krs/rin)

