BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Perjalanan gelandang tangguh asal Brasil, Casemiro, bersama Manchester United dipastikan akan berakhir pada akhir musim ini. Klub berjuluk Setan Merah tersebut secara resmi mengumumkan bahwa pemain berusia 33 tahun ini akan meninggalkan Old Trafford setelah kontraknya bersama klub yang bermarkas di Manchester tersebut habis pada Juni 2026. Keputusan ini menandai akhir dari sebuah era penting bagi lini tengah Manchester United, di mana Casemiro telah menjadi tulang punggung tim sejak kedatangannya pada Agustus 2022.
Casemiro direkrut oleh Manchester United dari raksasa Spanyol, Real Madrid, dengan harapan besar dapat memperkuat sektor tengah yang dinilai rapuh. Kepindahannya kala itu menjadi salah satu transfer paling signifikan di bursa musim panas 2022, mengingat rekam jejak Casemiro yang gemilang bersama Los Blancos, di mana ia telah memenangkan berbagai gelar bergengsi, termasuk lima trofi Liga Champions. Selama membela Manchester United, Casemiro telah mencatatkan total 146 penampilan di berbagai kompetisi, menunjukkan dedikasi dan konsistensinya di lapangan hijau.
Musim pertamanya di Old Trafford terbilang sukses. Casemiro menjadi elemen krusial dalam skuad asuhan Erik ten Hag yang berhasil mengakhiri dahaga gelar klub selama enam tahun dengan menjuarai Carabao Cup 2022/2023. Kehadirannya tidak hanya memberikan soliditas pertahanan di lini tengah, tetapi juga visi permainan dan kemampuan mendistribusikan bola yang apik. Lebih istimewa lagi, ia turut menyumbangkan gol penting di final Carabao Cup melawan Newcastle United, sebuah momen yang tak terlupakan bagi para penggemar United. Selain gelar domestik, Casemiro juga berperan penting dalam membawa Manchester United finis di posisi ketiga Premier League musim 2022/2023, sekaligus memastikan tiket ke Liga Champions.
Pengumuman resmi dari Manchester United mengenai kepergian Casemiro datang pada Kamis (22/1/2026) waktu setempat. Klub menghargai kontribusi besar yang telah diberikan oleh pemain asal Brasil ini selama masa baktinya. Dalam pernyataan yang dirilis melalui situs resmi klub, Casemiro sendiri menyampaikan perasaannya yang mendalam terhadap Manchester United dan para penggemarnya. "Saya akan membawa Manchester United bersama saya di sepanjang hidup saya," ujar Casemiro dengan nada haru. Ia menambahkan, "Sejak hari pertama saya masuk ke stadion yang indah ini, saya merasakan gairah Old Trafford dan cinta yang sekarang saya bagi dengan suporter kami untuk klub spesial ini."
Meskipun kontraknya akan segera berakhir, Casemiro menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan yang terbaik hingga akhir musim. "Belum waktunya mengucap selamat tinggal; masih ada banyak kenangan yang akan dibuat selama empat bulan ke depan," katanya, menunjukkan semangat juang yang belum padam. Ia bertekad untuk tetap fokus dan memberikan kontribusi maksimal dalam setiap pertandingan yang tersisa. "Masih banyak yang harus diperjuangkan bersama; fokus saya sepenuhnya, seperti biasanya, adalah tetap memberikan segalanya untuk membantu klub agar sukses," tegas Casemiro, menggarisbawahi profesionalismenya.
Keputusan Casemiro untuk meninggalkan Manchester United menimbulkan beragam reaksi dari para penggemar. Sebagian besar mengungkapkan rasa terima kasih atas dedikasi dan kontribusinya, terutama di musim pertamanya yang penuh trofi. Perannya dalam mentransformasi lini tengah United menjadi lebih tangguh dan disiplin tidak dapat dipungkiri. Ia berhasil memberikan keseimbangan yang dibutuhkan tim, baik dalam bertahan maupun menyerang. Keberaniannya dalam merebut bola, kemampuannya dalam memotong serangan lawan, serta kepemimpinannya di lapangan tengah menjadi aset berharga yang akan sulit digantikan.
Namun, di sisi lain, kepergian Casemiro juga menyisakan kekhawatiran. Dalam beberapa musim terakhir, performa Manchester United cenderung inkonsisten, dan Casemiro seringkali menjadi jangkar yang menjaga stabilitas tim. Dengan usianya yang sudah tidak muda lagi, cedera memang menjadi salah satu faktor yang terkadang membatasi penampilannya. Namun, ketika ia bugar, dampaknya terhadap permainan tim sangat terasa. Kehilangan pemain dengan pengalaman dan kualitas seperti Casemiro tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen Manchester United dalam mencari pengganti yang sepadan.
Sejak direkrut dari Real Madrid dengan mahar sekitar 60 juta poundsterling, Casemiro telah membuktikan dirinya sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik di Premier League. Ia memberikan dimensi baru pada permainan Manchester United, membebaskan gelandang lain untuk berkreasi di lini depan, sementara ia bertugas sebagai benteng pertahanan pertama. Kemampuannya dalam duel udara, tekel yang bersih namun efektif, serta visi permainannya yang luas membuatnya menjadi sosok yang tak tergantikan dalam formasi Erik ten Hag. Ia juga dikenal sebagai pemimpin di ruang ganti, mampu memotivasi rekan-rekannya di saat-saat krusial.
Masa depan Casemiro setelah meninggalkan Manchester United masih menjadi spekulasi. Dengan pengalamannya yang luas dan reputasinya yang mendunia, tidak menutup kemungkinan ia akan mencari tantangan baru di liga lain, mungkin kembali ke negara asalnya, Brasil, atau bergabung dengan klub yang berkompetisi di liga yang berbeda. Apapun keputusannya, ia akan selalu dikenang sebagai salah satu pemain asing yang memberikan dampak signifikan bagi Manchester United, terutama di awal era baru kepemilikan Sir Jim Ratcliffe.
Pihak klub sendiri diharapkan akan segera bergerak cepat untuk mencari pengganti Casemiro. Prioritas utama tentu adalah mendatangkan gelandang bertahan dengan kualitas serupa atau bahkan lebih baik, yang mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh pemain asal Brasil tersebut. Rekrutmen yang cerdas dan strategis akan menjadi kunci bagi Manchester United untuk tetap kompetitif di masa depan, baik di kancah domestik maupun Eropa.
Sebelum kepergiannya di akhir musim, Casemiro masih memiliki kesempatan untuk menambah daftar panjang pencapaiannya bersama Manchester United. Tim masih memiliki beberapa bulan untuk berjuang meraih target-target yang tersisa di musim ini. Dukungan dari para penggemar akan menjadi motivasi tambahan bagi Casemiro dan seluruh skuad untuk mengakhiri musim dengan catatan yang membanggakan. Penggemar Manchester United tentu berharap Casemiro dapat meninggalkan klub dengan raihan trofi tambahan, sebagai kado perpisahan terindah bagi seorang pemain yang telah memberikan segalanya.
Perpisahan dengan Casemiro bukan hanya kehilangan seorang pemain bintang, tetapi juga berakhirnya sebuah fase. Ia adalah representasi dari upaya Manchester United untuk kembali ke jajaran elite sepak bola Eropa. Keberhasilannya meraih trofi dan penampilannya yang konsisten telah menginspirasi banyak orang. Kenangan akan tekel-tekel bersihnya, umpan-umpan terukurnya, dan gol-gol pentingnya akan terus terpatri dalam benak para penggemar Manchester United. Perjalanan Casemiro di Old Trafford mungkin akan segera berakhir, namun warisannya akan terus hidup.

