BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Angelica Simperler, aktris yang kerap mencuri perhatian publik berkat parasnya yang awet muda, kini menyapa penggemar dengan energi baru. Setelah tiga tahun menjalani kehidupan pernikahan yang harmonis, ia memutuskan untuk merambah dunia hiburan malam dengan merambah profesi sebagai seorang Disc Jockey (DJ). Keputusan ini bukanlah sesuatu yang diambil dalam semalam, melainkan sebuah perjalanan yang telah ia rencanakan dan coba sejak tahun 2020 hingga 2021 melalui kanal YouTube pribadinya. Awalnya sempat diliputi rasa malu dan keraguan, kini Angelica justru semakin menemukan kepercayaan diri untuk tampil di depan khalayak ramai sebagai seorang DJ.
Menurut penuturan Angelica, dunia DJ menawarkan pesona tersendiri yang berbeda dari dunia akting yang telah membesarkan namanya. Ia menemukan sisi menarik yang unik dalam setiap set yang ia mainkan, kemampuan untuk menghidupkan suasana, dan interaksi langsung dengan penonton yang memberikannya kepuasan tersendiri. Yang lebih membahagiakan lagi, sang suami tercinta memberikan dukungan penuh atas langkah barunya ini. Meskipun pada awalnya sang suami sempat memiliki sedikit kekhawatiran terkait lingkungan kerja di dunia malam yang mungkin dianggap kurang kondusif, kekhawatiran tersebut perlahan sirna seiring dengan keyakinan dan komitmen Angelica untuk tetap menjaga batasan dan profesionalisme.
"Sebenarnya yang paling support itu DJ. Kalau akting kan ada jadwalnya, kalau DJ enak. Tapi saya bilang, kenapa harus milih? Kenapa nggak disambi saja semuanya kalau bisa dijalani," ujar Angelica Simperler saat ditemui dalam sebuah perbincangan santai di kawasan Studio TransTV, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada hari Sabtu, 23 Mei 2026. Pernyataan ini menggarisbawahi pandangannya yang pragmatis dan positif terhadap berbagai peluang karier. Ia tidak melihat adanya pertentangan antara karier akting dan profesi DJ, melainkan melihatnya sebagai sebuah kesempatan untuk mengembangkan diri dan mengeksplorasi berbagai talenta yang dimilikinya. Fleksibilitas jadwal yang ditawarkan oleh profesi DJ menjadi daya tarik tersendiri baginya, memungkinkan ia untuk tetap menjalankan kedua kariernya secara seimbang tanpa harus mengorbankan satu sama lain.
Angelica juga dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak terlalu memusingkan persepsi negatif yang mungkin melekat pada lingkungan dunia malam. Sejak awal, ia sudah memiliki pemahaman yang matang mengenai karakteristik dunia tersebut dan bagaimana cara menempatkan diri dengan baik serta profesional. Baginya, yang terpenting adalah bagaimana ia bisa membawa diri, menjaga etika, dan memberikan penampilan terbaiknya di setiap kesempatan. Ia percaya bahwa profesionalisme dan integritas adalah kunci utama dalam menghadapi segala macam pandangan, baik yang positif maupun yang negatif. Pengalaman dan kedewasaan yang ia miliki membantunya untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu dangkal dan fokus pada tujuan utamanya.
Selain membahas kiprahnya di dunia hiburan, Angelica juga tidak menutup diri soal perawatan kecantikan yang ia jalani untuk menunjang penampilannya. Ia mengakui bahwa menjaga penampilan adalah sebuah hal yang penting, terutama bagi seorang figur publik. Namun, ia menekankan bahwa ia sangat selektif dalam memilih prosedur perawatan. Ia tidak serta-merta mengikuti tren kecantikan yang sedang ramai diperbincangkan tanpa mempertimbangkan keamanannya. Ia sangat berhati-hati dalam memilih, menghindari prosedur-prosedur yang berisiko atau belum terbukti keamanannya, seperti suntik-suntikan yang belum tentu cocok untuk kulitnya.
"Kalau perawatan, ya pernah. Tapi tidak harus sampai stres dan jadi rutinitas yang berlebihan. Kalau lagi ada waktu saja dan merasa muka lagi butuh banget, baru aku lakuin," jelasnya dengan lugas. Pernyataannya ini menunjukkan bahwa ia memiliki pendekatan yang sehat dan seimbang terhadap perawatan kecantikan. Baginya, perawatan bukanlah sebuah keharusan yang membebani, melainkan sebuah bentuk apresiasi diri yang dilakukan secara bijak dan sesuai kebutuhan. Ia tidak terobsesi untuk selalu tampil sempurna setiap saat, namun lebih kepada menjaga kesehatan kulit dan penampilan secara keseluruhan.
Dengan kejujuran yang patut diacungi jempol, wanita yang senantiasa tampil memesona dan awet muda ini mengakui bahwa ia pernah menjalani tindakan estetika ringan demi menjaga parasnya. Salah satu yang ia sebutkan adalah prosedur botox ringan. Pengakuannya ini semakin memperkuat citranya sebagai pribadi yang terbuka dan realistis. Ia tidak ragu untuk berbagi pengalamannya, memberikan gambaran yang lebih utuh kepada publik mengenai bagaimana ia merawat diri.
"Dulu juga sempat botox sedikit," akunya santai. Pengakuan ini bukan untuk menyombongkan diri, melainkan untuk memberikan informasi yang transparan. Ia tidak menganggap perawatan estetika sebagai sesuatu yang tabu atau harus disembunyikan, asalkan dilakukan dengan bijak dan tidak berlebihan. Pengalaman ini juga menjadi bagian dari proses pembelajaran baginya dalam menemukan metode perawatan yang paling tepat dan efektif untuk dirinya.
Yang terpenting bagi Angelica adalah, ia selalu berkonsultasi dengan sang suami mengenai segala bentuk prosedur kecantikan yang akan dijalaninya. Ia tidak sembarangan menerima tawaran endorsement perawatan jika ia merasa tindakan tersebut tidak benar-benar dibutuhkan atau tidak cocok untuk kondisi wajahnya. Hubungan yang harmonis dan saling terbuka dengan suami menjadi pondasi kuat dalam setiap keputusannya, termasuk dalam hal perawatan diri.
"Kalau cocok buat aku ya aku lakuin, kalau nggak ya nggak. Aku selalu ngobrol dulu sama suami, ini perlu nggak, ini perlu nggak," pungkasnya. Penegasan ini menunjukkan betapa pentingnya peran sang suami dalam setiap aspek kehidupannya, termasuk dalam menjaga penampilan. Ia menghargai pendapat dan masukan suaminya, memastikan bahwa setiap langkah yang ia ambil adalah langkah yang disepakati bersama dan membawa kebaikan bagi dirinya. Pendekatan yang didasari oleh komunikasi dan persetujuan ini menjadi kunci dari hubungan yang sehat dan harmonis, sekaligus menjadi jaminan bahwa ia tidak akan pernah melakukan sesuatu yang bertentangan dengan nilai-nilai yang ia pegang teguh. Dengan demikian, Angelica Simperler tidak hanya menunjukkan semangat baru dalam kariernya, tetapi juga memberikan contoh bagaimana menjalani kehidupan yang seimbang, profesional, dan harmonis, baik dalam karier maupun dalam kehidupan pribadi.

