BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Ketegangan Serie A memuncak di pekan ke-37 dengan sajian laga klasik yang selalu dinanti, Derby Roma antara AS Roma dan Lazio. Pertandingan sarat gengsi ini, bersamaan dengan beberapa duel krusial lainnya yang akan menentukan nasib tim-tim dalam perebutan tiket Liga Champions, dijadwalkan akan tersaji pada Minggu, 17 Mei 2026. Stadion Olimpico akan menjadi saksi bisu bentrokan akbar yang diprediksi akan menyedot perhatian jutaan pasang mata pencinta sepak bola Italia, dengan kick-off dijadwalkan pada pukul 17.00 WIB.
Bagi AS Roma, duel melawan rival sekota ini bukan sekadar pertandingan biasa. I Lupi, yang saat ini menduduki peringkat kelima klasemen sementara Serie A dengan mengumpulkan 67 poin, memikul beban berat untuk merangsek ke zona empat besar. Posisi keempat yang dihuni AC Milan, dengan jumlah poin yang sama, menjadi target utama. Namun, Roma masih tertinggal dalam rekor head-to-head melawan Milan, sehingga setiap poin dalam sisa pertandingan menjadi sangat berharga. Momentum positif tengah memayungi skuad asuhan Gian Piero Gasperini. Mereka datang ke Derby della Capitale dengan rentetan tiga kemenangan beruntun di Serie A, yang terbaru adalah kemenangan dramatis 3-2 atas Parma. Kemenangan ini tidak hanya menambah kepercayaan diri tim, tetapi juga menunjukkan mentalitas pantang menyerah yang krusial di fase-fase akhir kompetisi. Dukungan penuh dari para penggemar di kandang sendiri, Stadion Olimpico, tentu akan menjadi suntikan semangat tambahan bagi Radja Nainggolan dan kawan-kawan untuk meraih kemenangan yang sangat dibutuhkan.
Sementara itu, Lazio memasuki laga derby ini dengan situasi yang sedikit berbeda. Peluang mereka untuk mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan sudah tertutup rapat. Kekalahan dari Inter Milan di final Coppa Italia beberapa waktu lalu semakin menambah daftar kekecewaan bagi para pendukung Biancoceleste. Meski demikian, Lazio tidak akan datang ke pertandingan ini dengan tangan kosong. Semangat untuk gengsi kota, keinginan untuk mengacaukan ambisi rival abadi, dan kebanggaan sebagai pemain profesional akan tetap membakar semangat mereka. Pertemuan kedua tim di stadion yang sama ini selalu menghadirkan drama dan intensitas tinggi, terlepas dari posisi klasemen masing-masing. Derby Roma selalu lebih dari sekadar tiga poin; ini adalah tentang kehormatan, sejarah, dan identitas kota. Pertarungan lini tengah yang sengit, duel-duel individu yang tak kenal kompromi, dan determinasi tinggi dari kedua tim dipastikan akan mewarnai setiap menit pertandingan. Pelatih Lazio akan berusaha meramu strategi terbaik untuk setidaknya memberikan perlawanan sengit dan mengakhiri musim dengan catatan positif, meskipun tanpa target Eropa.
Bersamaan dengan bentrokan Roma dan Lazio, persaingan sengit untuk memperebutkan posisi empat besar juga akan terus berlanjut. Di Allianz Stadium, Turin, Juventus akan kedatangan tamu dari Tuscany, Fiorentina. Si Nyonya Tua hanya unggul tipis satu angka dari AC Milan dan AS Roma, membuat setiap pertandingan menjadi sangat krusial. Kemenangan atas Fiorentina akan menjadi langkah besar bagi Juventus untuk mengamankan tiket Liga Champions, namun tim tamu juga diprediksi akan memberikan perlawanan yang tidak mudah. Fiorentina, meskipun mungkin tidak lagi memiliki target ambisius di papan atas, selalu mampu memberikan kejutan dan bermain tanpa beban. Pertandingan ini akan menjadi ujian mental bagi Juventus untuk menunjukkan konsistensi mereka di kandang sendiri.
Sementara itu, AC Milan akan berupaya keras untuk bangkit dari rentetan dua kekalahan beruntun yang mereka alami. Rossoneri akan melakoni laga tandang ke markas Genoa. Kekalahan-kekalahan sebelumnya tentu menjadi pukulan bagi kepercayaan diri tim asuhan Stefano Pioli. Pertandingan melawan Genoa menjadi kesempatan emas bagi Milan untuk kembali ke jalur kemenangan dan mempertahankan posisi mereka di zona Liga Champions. Genoa, yang bermain di kandang sendiri, tentu akan berusaha memanfaatkan momentum untuk meraih poin penting demi memperbaiki posisi mereka di klasemen. Pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat, di mana Milan harus menunjukkan determinasi dan kualitas mereka untuk mengatasi perlawanan tuan rumah.
Di pertandingan lain yang tak kalah menarik, Napoli akan melakoni laga tandang ke kandang Pisa. Bagi Napoli, setiap pertandingan sisa di Serie A menjadi kesempatan untuk meraup poin demi mengamankan posisi mereka di papan atas klasemen, meskipun mungkin ambisi untuk menjadi juara sudah sulit terwujud. Kemenangan atas Pisa akan menjadi modal penting bagi mereka untuk tetap berada dalam persaingan ketat di liga. Sementara itu, Como akan menjamu Parma. Pertandingan ini bisa menjadi penentu bagi kedua tim dalam upaya mereka untuk mengakhiri musim dengan catatan yang memuaskan, baik untuk memperbaiki posisi klasemen atau sekadar memberikan hiburan bagi para penggemar.
Jadwal lengkap Liga Italia pekan ke-37 pada Minggu, 17 Mei 2026, akan dimulai dengan empat pertandingan serentak pada pukul 17.00 WIB:
- 17.00 WIB: AS Roma vs Lazio
- 17.00 WIB: Como vs Parma
- 17.00 WIB: Genoa vs AC Milan
- 17.00 WIB: Juventus vs Fiorentina
- 17.00 WIB: Pisa vs Napoli
Dilanjutkan dengan dua pertandingan pada malam hari:
- 20.00 WIB: Inter Milan vs Verona
- 23.00 WIB: Atalanta vs Bologna
Sementara itu, persaingan di Serie A akan berlanjut hingga Senin, 18 Mei 2026, dengan tiga pertandingan penutup pekan ke-37:
- 01.45 WIB: Cagliari vs Torino
- 01.45 WIB: Sassuolo vs Lecce
- 01.45 WIB: Udinese vs Cremonese
Dengan demikian, pekan ke-37 Serie A menjanjikan drama, intrik, dan pertandingan berkualitas tinggi yang akan menentukan nasib banyak tim, baik dalam perebutan gelar juara, tiket kompetisi Eropa, maupun upaya menghindari degradasi. Derby Roma menjadi sorotan utama, namun pertandingan lainnya juga memegang peranan krusial dalam peta persaingan Liga Italia musim ini. Para penggemar sepak bola Italia akan disuguhi aksi-aksi menarik sepanjang akhir pekan.

