BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menggebrak pasar otomotif dengan meluncurkan pembaruan untuk salah satu skutik andalannya, Honda Dio 110, di Jepang. Skutik yang diposisikan sebagai kendaraan entry-level ini hadir dengan sentuhan stylish berupa pilihan warna baru yang kian memikat, serta mempertahankan reputasinya sebagai motor yang sangat irit bahan bakar. Klaim efisiensi yang diusung bahkan mencengangkan, dengan angka konsumsi BBM yang dikabarkan mampu menembus 55,6 kilometer per liter, menjadikannya pilihan ideal bagi para komuter perkotaan yang mengutamakan efisiensi dan biaya operasional rendah.
Honda Dio 110 versi terbaru ini dijadwalkan akan mulai tersedia di pasar Jepang pada tanggal 21 Mei 2026. Kehadirannya dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian yang praktis, mulai dari aktivitas bekerja, menempuh pendidikan, hingga berbagai keperluan jarak pendek di tengah hiruk pikuk perkotaan. Dengan harga yang dibanderol sebesar 250.800 yen, atau setara dengan Rp 27,8 juta, Honda Dio 110 menawarkan kombinasi antara fungsionalitas, gaya, dan efisiensi yang sulit ditolak.
Inti dari filosofi Honda Dio 110 tetap sama: sebuah skutik yang sederhana, namun sangat fokus pada efisiensi penggunaan bahan bakar, kemudahan dalam pengoperasian, dan biaya perawatan yang minim. Pembaruan yang paling menonjol pada model kali ini adalah penambahan pilihan warna baru yang sangat menarik, yaitu Matt Techno Silver Metallic. Varian warna matte ini memberikan kesan yang lebih modern, elegan, dan berkelas, sehingga mampu menarik perhatian para calon konsumen yang mencari skutik dengan tampilan up-to-date.

Selain warna Matt Techno Silver Metallic yang menjadi bintang utama, Honda juga tetap menyediakan opsi warna favorit lainnya yang telah terbukti disukai konsumen. Pilihan tersebut meliputi Matt Galaxy Black Metallic yang menawarkan kesan misterius dan sporty, serta Pearl Snowflake White yang memberikan tampilan bersih, timeless, dan chic. Dengan tiga pilihan warna yang beragam ini, Honda Dio 110 mampu mengakomodasi selera gaya yang berbeda-beda dari para penggunanya.
Dari sisi desain, Honda Dio 110 tetap setia pada identitasnya sebagai skutik dengan bodi yang kompak dan garis desain yang sederhana namun tetap proporsional. Dimensi motor ini terbilang ringkas, dengan panjang mencapai 1.870 mm, lebar 685 mm, dan tinggi 1.100 mm. Jarak sumbu roda sepanjang 1.255 mm memberikan kelincahan dalam bermanuver, sementara tinggi jok 760 mm memastikan kenyamanan bagi pengendara dengan berbagai postur tubuh, serta kemudahan saat menapakkan kaki di tanah.
Salah satu keunggulan signifikan dari Honda Dio 110 adalah bobotnya yang sangat ringan, hanya 96 kg. Bobot yang minimal ini berkontribusi besar pada kemudahan pengendalian motor, menjadikannya sangat lincah dan responsif, terutama saat bermanuver di jalanan perkotaan yang sempit atau saat parkir di area yang terbatas. Keunggulan ini menjadikannya pilihan yang sangat tepat bagi pengendara pemula yang baru belajar mengendarai motor, maupun bagi para pengguna harian yang membutuhkan kendaraan yang praktis dan mudah dikelola.
Di balik tampilan luarnya yang ringkas, Honda Dio 110 dibekali dengan mesin yang terbukti andal dan efisien. Jantung pacunya menggunakan mesin berkapasitas 109 cc, satu silinder, berteknologi SOHC, dan berpendingin udara. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 6,4 kW atau sekitar 8,7 daya kuda (dk) pada putaran mesin 7.500 rpm. Sementara itu, torsi puncak yang dapat dicapai adalah 9 Nm pada putaran 5.750 rpm. Kombinasi tenaga dan torsi ini sudah lebih dari cukup untuk menunjang performa harian yang responsif di perkotaan.

Namun, daya tarik utama dari Honda Dio 110 terletak pada efisiensi bahan bakarnya yang luar biasa. Angka konsumsi BBM sebesar 55,6 km per liter, yang diukur berdasarkan standar pengujian WMTC, menempatkan skutik ini sebagai salah satu yang teririt di kelasnya. Dengan kapasitas tangki bahan bakar sebesar 4,9 liter, Honda Dio 110 mampu menempuh jarak yang cukup jauh dalam sekali pengisian bahan bakar. Hal ini menjadikannya pilihan yang sangat ekonomis bagi para pengguna yang ingin menekan biaya operasional harian, baik untuk keperluan pribadi maupun profesional.
Meskipun diposisikan sebagai skutik entry-level dengan fokus pada efisiensi, Honda Dio 110 tetap dilengkapi dengan fitur-fitur yang fungsional dan praktis untuk menunjang kenyamanan pengendaranya. Salah satu fitur yang sangat berguna adalah bagasi di bawah jok yang cukup luas, mampu menampung satu unit helm full-face. Selain itu, terdapat juga kompartemen penyimpanan di bagian depan yang dapat digunakan untuk menyimpan barang-barang kecil seperti sarung tangan, dompet, atau ponsel. Honda juga membekali skutik ini dengan standar samping sebagai fitur bawaan, menambah kemudahan saat memarkirkan kendaraan.
Untuk sektor kaki-kaki, Honda Dio 110 menggunakan velg berukuran 14 inci yang dipadukan dengan ban berukuran 80/90-14 untuk roda depan dan 90/90-14 untuk roda belakang. Ukuran ban ini memberikan keseimbangan yang baik antara kenyamanan, stabilitas, dan kelincahan. Sementara itu, sistem pengereman mengandalkan rem cakram pada roda depan dan rem tromol pada roda belakang. Kombinasi ini dinilai sudah memadai untuk memberikan daya henti yang optimal dalam berbagai kondisi penggunaan harian di perkotaan. Kehadiran Honda Dio 110 terbaru ini tentu akan semakin meramaikan segmen skutik ringkas dan irit di pasar otomotif Jepang, menawarkan solusi mobilitas yang cerdas dan ekonomis bagi para penggunanya.

