0

Pasutri Ini Touring Keliling Indonesia Hingga 65.000 Km Dukung UMKM

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Semangat jelajah nusantara kembali membara di hati pasangan fenomenal, Ricky Rinaldo dan Adriana Vonny Ramli, yang lebih dikenal sebagai Pasutri Touring. Bukan sekadar hobi semata, perjalanan mereka yang telah mencakup lebih dari 65.000 kilometer di hampir seluruh pulau besar Indonesia, kini mengusung misi yang lebih mulia: mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner di penjuru negeri. Kolaborasi apik bersama Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI dan Maxdecal menandai peluncuran program inovatif ‘Maxdecal Foodie’, sebuah inisiatif yang memadukan gairah petualangan otomotif dengan aksi nyata promosi kekayaan kuliner lokal. Program ini bukan hanya tentang menjelajahi keindahan Indonesia, tetapi juga tentang membangun dan memberdayakan perekonomian masyarakat melalui potensi kuliner yang seringkali tersembunyi.

Perjalanan luar biasa Pasutri Touring ini, yang telah membuktikan ketangguhan mereka melintasi berbagai medan ekstrem, kini memasuki babak baru yang lebih bermakna. Berbeda dari touring pada umumnya yang mungkin hanya berfokus pada destinasi wisata semata, kali ini Ricky dan Adriana mengabdikan diri untuk menjadi garda terdepan dalam memperkenalkan dan mempromosikan UMKM kuliner. Dukungan dari Kemenparekraf RI dan Maxdecal menjadi katalisator penting dalam mewujudkan visi ini. Program ‘Maxdecal Foodie’ dirancang secara strategis untuk menjembatani kesenjangan antara potensi kuliner lokal dengan jangkauan pasar yang lebih luas. Melalui kendaraan mereka yang menjadi media promosi berjalan, Pasutri Touring akan membawa cerita dan cita rasa kuliner Indonesia ke berbagai lapisan masyarakat, dari Sabang hingga Merauke, bahkan hingga ke mancanegara.

Nofian Hendra, Project Director & RnD Maxdecal, menjelaskan bahwa momen kolaborasi ini terjadi pada titik temu yang sangat tepat. "Pasutri Touring merencanakan sebuah perjalanan besar, sementara kami baru saja meluncurkan program ‘Maxdecal Foodie’. Kami melihat bahwa kendaraan adalah media promosi yang sangat efektif untuk mengenalkan kekayaan kuliner daerah secara langsung di lapangan," ujar Nofian. Pendekatan ini dianggap relevan dengan tren kekinian yang mengedepankan pengalaman otentik dan narasi yang kuat. Dengan memanfaatkan mobilitas tinggi Pasutri Touring, Maxdecal berharap dapat mendorong pertumbuhan UMKM kuliner, memperkuat apresiasi masyarakat terhadap keragaman cita rasa Indonesia, sekaligus menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan.

Inisiatif ‘Maxdecal Foodie’ ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI, Irene Umar. Beliau menekankan peran kuliner sebagai alat diplomasi budaya yang tak ternilai harganya. "Makanan adalah salah satu pemersatu manusia di belahan dunia manapun. Apalagi kuliner Indonesia yang sangat kaya akan rempah, rasa, dan cerita. Melalui program ‘Maxdecal Foodie’, saya berharap semakin banyak hidden gem kuliner lokal yang ditemukan dan dinikmati oleh pecinta kuliner di seluruh Indonesia, bahkan dunia," tutur Irene. Pernyataan ini menggarisbawahi potensi besar kuliner Indonesia untuk tidak hanya menjadi penggerak ekonomi lokal, tetapi juga duta budaya yang memperkenalkan kekayaan Indonesia ke kancah global.

Sejarah perjalanan Pasutri Touring sendiri sudah sangat menginspirasi. Mulai dari penjelajahan dari Padang ke Perbatasan Timor Leste pada tahun 2021, hingga melakukan perjalanan dari KM 0 Sabang, berkeliling Sumatera, Sulawesi, Mandalika, Kalimantan, bahkan merambah hingga ke Brunei dan Malaysia. Setiap ekspedisi ini bisa memakan waktu berbulan-bulan, menguji ketangguhan fisik dan mental mereka dalam menghadapi berbagai tantangan alam. Ketangguhan mereka ini dinilai sangat sejalan dengan filosofi Maxdecal yang selalu mengedepankan kualitas dan durabilitas produk. Semangat pantang menyerah dan kemampuan adaptasi Pasutri Touring menjadi bukti nyata bahwa perjalanan jauh bukan hambatan, melainkan kesempatan untuk terus belajar dan berkontribusi.

Pelepasan resmi touring ‘Maxdecal Journey to the East’ dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026, menandai dimulainya etape baru yang berfokus pada keindahan dan kekayaan kuliner di wilayah timur Indonesia. Titik awal perjalanan ini adalah Larantuka, Flores, sebuah kota yang memancarkan karakter khas perpaduan budaya, sejarah, dan lanskap timur Indonesia yang masih terasa autentik. Larantuka, sebagai gerbang menuju kawasan timur, dikelilingi oleh destinasi eksotis yang masih jarang tersentuh oleh arus pariwisata massal. Perjalanan ini bukan hanya tentang menempuh jarak, tetapi tentang menyelami dunia yang berbeda, lebih sunyi, lebih alami, dan lebih jujur, di mana keindahan sejati dari timur Indonesia benar-benar terungkap.

Pasutri Ini Touring Keliling Indonesia Hingga 65.000 Km Dukung UMKM

Dalam setiap kunjungannya, Pasutri Touring tidak hanya sekadar mencicipi hidangan, tetapi juga akan mendalami cerita di balik setiap sajian. Mereka akan mengunjungi langsung para pelaku UMKM kuliner lokal, mencicipi produk-produk unggulan mereka, serta mendokumentasikan dan membagikan kisah inspiratif di balik setiap kreasi kuliner kepada publik luas. Pendekatan naratif ini diharapkan dapat membangun koneksi emosional antara konsumen dan produsen, serta memberikan apresiasi yang layak bagi para pelaku UMKM yang telah berjuang keras untuk menghidupi keluarga dan melestarikan warisan kuliner daerah.

Untuk memastikan kelancaran dan ketahanan tunggangan mereka dalam menghadapi berbagai kondisi ekstrem, mulai dari teriknya matahari, derasnya hujan, hingga debu jalanan, Maxdecal telah membekali Pasutri Touring dengan produk unggulan mereka: Maxdecal 9600 dan Paint Protection Film (PPF). Kendaraan yang menjadi andalan dalam petualangan ini adalah Yamaha NMAX Turbo TechMax Ultimate, sebuah pilihan yang tepat untuk menemani perjalanan panjang dan menantang.

Nofian Hendra lebih lanjut memaparkan keunggulan produk Maxdecal yang digunakan. Maxdecal 9600 dan PPF memiliki kualitas material yang superior dengan daya rekat tinggi. Ini memastikan lapisan stiker menempel sempurna dan menjaga tampilan kendaraan tetap estetis serta maksimal di segala kondisi medan dan cuaca. Lebih dari sekadar estetika, material ini juga berfungsi sebagai lapisan pelindung bodi kendaraan dari berbagai paparan eksternal selama perjalanan, menjaga kendaraan tetap prima.

Sebagai bagian dari program ‘Maxdecal Foodie’, akan ada penanda visual yang menarik. Di setiap titik kuliner UMKM yang mendapatkan dukungan, akan dipasangkan stiker eksklusif dari Maxdecal. Stiker ini berfungsi sebagai penanda bahwa UMKM tersebut telah mendapatkan dukungan dari Maxdecal, sekaligus menjadi identitas visual yang membantu meningkatkan visibilitas brand kuliner lokal di mata wisatawan dan masyarakat luas. Ini adalah bentuk nyata kontribusi Maxdecal dalam mempromosikan UMKM kuliner secara berkelanjutan.

Nofian melihat prospek industri stiker otomotif memiliki potensi yang sangat positif di masa depan, terutama dalam mendukung kampanye kreatif untuk UMKM kuliner. Kendaraan, dengan mobilitasnya yang tinggi, telah berevolusi menjadi media promosi yang sangat efektif, mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat dan geografis. Inovasi dalam penggunaan stiker otomotif sebagai alat promosi UMKM membuka peluang baru bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan jangkauan dan pengenalan produk mereka.

Selain dukungan utama dari Maxdecal, ‘Maxdecal Journey to the East’ ini juga didukung penuh oleh berbagai mitra strategis yang turut berperan dalam kesuksesan misi ini. Di antaranya adalah Maxi Yamaha, My Pertamina, Pertamax Turbo, dan Pertamina Enduro yang menyediakan kebutuhan bahan bakar dan pelumas resmi. Dukungan juga datang dari Rabbit & Wheel sebagai penyedia Jaket Official, Extreme sebagai Bengkel Official, serta Axioo, Nikon, Respiro, JPX (Helm), dan AES (Biled) yang melengkapi kebutuhan logistik dan perlengkapan perjalanan. Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan sinergi yang kuat untuk mendukung gerakan positif dalam memajukan UMKM kuliner Indonesia. Perjalanan ini bukan sekadar petualangan pribadi, melainkan sebuah gerakan nasional yang melibatkan banyak pihak untuk kemajuan bangsa.